Nafsu Remaja

Nafsu Remaja
Teror Mantan 2


__ADS_3

Naella dan Timnya langsung mendapatkan apresiasi dari Bosnya karena berhasil mengundang Thomas untuk wawancara eksklusif. Karena belum ada dimedia lain dan ini sangat luar biasa. Entah apa alasanya memilih program Naella dan Timnya bukan program atau media lain. Naella ingin berkirim pesan kepada Thomas kenomernya dulu yang semalam aktif lagi tetapi ragu-ragu. Dia hanya ingin berucap terimakasih sih bukan yang lain.


Tetapi kalau melihat gelagatnya tadi, soal sikap Thomas kepada dirinya. Tampak dia sangat cuek saja seperti tidak pernah terjadi apa-apa atau mungkin karena sudah melupakannya. Yang jelas Naella juga penasaran kenapa tiba-tiba Thomas mau wawancara eksklusif hanya diprogramnya.


***


Hari ini adalah jatah Naella libur kerja, dan setiap libur kerja Dia lebih memilih untuk pergi ke restoran milik Puspa. Dan itu sudah menjadi rutinitas setiap libur kerja.


Yang engak disangka-sangka disana ternyata sudah ada Nadia dan Bima, dua sejoli yang sudah menikah setahun yang lalu.


"Kak Nadia Kak Bima!" seru Naella sambil berpelukan


"Haiii Nae apa kabar, udah lama banget Kita gak ketemu!" Seru Nadia


"Wahhh iya, kok bisa pas sih Kalian disini? kapan Kakak kembali kesini?" Tanya Naella


Sebelumnya Naella maupun Puspa memang los kontak dengan Bima dan Nadia setelah mereka menikah. Karena mereka tinggal sementara diluar negeri sehabis nikah dalam momen pengantin baru untuk menikmati waktu berdua saja sebagai pasangan pengantin baru. Dan Puspa membuka restoran ini baru setelah Nadia dan Bima stay diluar negeri.


"Emmm kita baru disini 3 hari kok, dan aku juga baru tahu kalau ini restoran milik Puspa!" jelas Nadia


"emmm.. apa kamu gak tahu tentang sesuatu Nae?" tanya Nadia dengan nada hati-hati


"Tahu apa?"


Nadia tampak melirik Bima yang duduk disampingnya. Dan Bima terlihat mengangguk-angguk seperti mengiyakan pembicaraan batin Nadia. Naella jadi penasaran dengan gelagat mereka, ada apa sih sebenarnya?


Nadia tampak menarik nafas dan menenangkan dirinya sendiri sebelum berbicara.


"Nae sebenernya kita kesini karena undangan dari Thomas!"


Naella langsung kaget, kenapa tiba-tiba ada Thomas. Situasi macam apa lagi ini.


"Siapa? Thomas?" tanya Puspa ikutan kaget yang memang sedari tadi memang ikut duduk disana


"emm iya, kalian sudah tahu kan kalau Thomas sering muncul di TV beberapa hari ini?" tanya Nadia


Naella langsung lemes dan gak tau harus berbuat apa. Kenapa akhir-akhir ini kehidupannya tidak jauh-jauh dari Thomas.

__ADS_1


Puspa tampak melirik Naella menanyakan kesiapan dirinya untuk bertemu dengan Thomas. Dan Naella jelas belum siap dilihat dari gelagatnya.


"Aku tahu sih kalau hubunganmu terakhir sama dia kurang baik, kamu bisa pergi dulu Nae sebelum Dia datang!" Saran Nadia


"emm iya juga sih, tetapi aku rasa aku gak akan pergi Kak, kemarin Dia wawancara esklusif di program TV ku, kami sudah bertemu sih!"


Nadia dan Bima tampak kaget juga. Dan baru teringat kalau Naella bekerja sebagai reporter tetapi tidak tahu dimedia mana.


"ohh iya katanya kamu kerja jadi reporter berita ya, wahhh gak nyangka banget ya kalian bisa pas ketemu diprogram yang sama, ternyata dunia ini sempit, lalu kalian sudah bicara apa saja?" Tanya Nadia dan Puspa juga ikut antusis pastinya


"Tidak ngomongin apa-apa juga , selain ngomongin soal kerjaan!, lagian yang wawancara Mbak Diaz Candrawinata, lebih banyak ngobrol sama Dia sih dibandingkan sama aku hehe" seru Naella berusaha biasa saja


Nadia dan Puspa tampak kurang puas dengan jawaban Naella tadi. Tetapi wajar juga sih kalau mereka mungkin terlihat canggung namun harus tetap prifesional dengan pekerjaan.


"Ehhh...itu Thomas udah datang tuh! ehh itu beneran Thomas kan?" Seru Bima sambil menunjuk ke pintu masuk, Dia agak pangkling juga dengan penampilan Thomas sekarang.


Mereka semua melirik kearah pintu masuk, tampak seorang cowok berjalan dengan memakai kaos hitam, celana jins dan topi. Sebuah setelan yang sangat santai sekali berbeda banget saat tampil dimedia. Naella langsung takjub, kenapa Thomas terlihat lebih tampan dengan setelan ini. Setelah Thomas sudah mendekat Naella tampak menyembunyikan wajahnya karena merasa malu.


"Thomas!" seru Nadia menyambut kedatangannya


"Sory ya aku telat, dan sory baru nemuin kalian lagi!" Seru Thomas


"Kak Thomas, masih inget aku?" tanya Puspa ragu-ragu


"Hahaha Si telur gulung kan!" Seru Thomas lalu memeluk Puspa juga


Naella juga ikut berdiri tetapi tidak berani menampakkan wajahnya. Dia menyesal kenapa tadi tidak pergi saja pas disarankan untuk pergi.


Thomas melihat kearah Naella, dan yang lainnya menyadarinya dan mulai merasa tidak enak dengan situasi ini.


"emm Thom... Dia Naella!" Seru Nadia akhirnya untuk memutuskan ketegangan


Naella tampak ragu-ragu mengulurkan tangannya.


"Haiiii..." Seru Naella singkat


"Haiii juga, Kemarin kita juga sudah bertemu kan!" Seru Thomas sambil senyum dan membalas jabat tangan Naella

__ADS_1


"Ohh iya kita bertemu lagi!" seru Naella kaku


Teman-tamannya merasa ikutan cangung dalam situasi ini.


"ahhh haha... Pumpung kalian ngumpul disini, mending pesen makanan ya, dan aku akan buattin telur gulung spesial buat kalian oke!" Seru Puspa berusaha mencairkan suasana


Merekapun setuju dan segera memesan makanan walaupun dalam kondisi dan situasi yang sangat kaku.


Puspa segera pergi untuk menyiapkan pesanan teman-temannya.


Nadia ikutan berasa tidak enak karena tidak ada yang berbicara.


"Oh ya Thom, aku kaget banget loh ternyata si misterius dibalik kosmetik yang aku selalu pakek itu ternyata kamu! Kok bisa sih?" tanya Nadia berusaha mencairkan suasana


"Wahh sory gak bisa jawab soal kerjaan, aku gak mau sih ada yang menggambil keuntungan dari kedekatan kita!" Jawab Thomas sambil melirik Naella


Dan Naella juga sadar kalau dia seorang Reporter dan kata-kata itu ditunjukkan padanya.


"ohhh hahaha iya juga ya, terus apa yang kamu lakukan selama ini sampai bener-bener bisa menghilang tanpa jejak?" tanya Nadia lagi


"Banyak orang yang ingin tahu tentang kehidupanku, tapi aku rasa sekarang bukan waktu yang tepat untuk bercerita!" jawab Thomas lagi-lagi jelas menyindir kedudukan Naella sebagai Reporter


Mungkin aku tidak diharapkan ada disini batin Naella.


"Wahhh jadi bingung aku!" seru Nadia


"Emm aku baru ingat ada kerjaan, sepertinya aku harus pergi sekarang deh!" Seru Naella permisi karena mulai merasa tidak nyaman dengan keberadaannya


"Bukannya kamu hari ini lagi libur, kenapa tidak makan dulu, kamu sudah memesan makanan kan?" Tanya Thomas yang langsung membuat Naella kembali duduk


Nadia dan Bima tampak saling bertatapan karena ikutan canggung dengan hubungan mereka berdua.


"Ohh iya juga!" Seru Naella pasrah


Walaupun dia juga merasa heran darimana Thomas tahu kalau hari ini Dia libur.


Kalau memang keberadaan dirinya tidak diharapkan, kenapa tidak boleh pergi saja sih. Batin Naella

__ADS_1


__ADS_2