Nafsu Remaja

Nafsu Remaja
Perpisahan


__ADS_3

Kejarlah ilmu sampai ke negeri Cina.


Mungkin ini pepatah yang paling cocok untuk mengambarkan suasana anak kelas tiga saat ini.


Setelah melewati hari-hari yang penuh dengan ketegangan. Hari-hari dimana semua ditumpahkan hanya untuk belajar-belajar dan belajar.


Akhirnya hari ini pun tiba. Yaitu hari dimana perpisahan anak kelas tiga ,setelah mereka menerima hasil ujian.


Disekolah sedang mengadakan acara pensi untuk perpisahan anak-anak kelas tiga. Hari ini akan menjadi hari perpisahan buat mereka disekolah ini.


Sekolah yang telah meninggalkan kenangan Suka dan duka yang berusaha mereka lewati disekolah ini. Sekarang saatnya untuk mulai maju ke masa depan yang lebih baik.


Disaat semua sedang bergembira menikmati alunan musik pemain band diatas panggung. Thomas tampak lesu dibarisan penonton paling belakang. Dia sedang sibuk dengan pikirannya sendiri.


Tak terasa dua hari lagi, Dia akan berangkat study ke luar negeri. Padahal baru saja dia merasakan indahnya jatuh cinta dengan seseorang yang Dia kenal baru sebentar, namun sudah membuatnya nyaman dan sangat mencintai. Apakah kisah cintanya akan sesingkat ini, apakah Dia mampu melanjutkannya walaupun jarak yang memisahkan.


Thomas menatap Naella dari kejauhan, Naella berada dipinggir panggung karena dia Didaulat sebagai panitia pensi. Naella tampak sibuk, dan Thomas tidak ingin menganggunya. Walaupun sebenarnya Dia ingin bersama-sama terus dengan Naella diwaktu yang sebentar lagi ini. Tanpa diduga Naella mengarahkan matanya kearah Thomas. Tanpa diduga mata mereka saling bertemu. Seperti seolah-olah saling berbicara dalam hati. Naella tampak memberikan senyumannya pada Thomas. Thomas membalas senyuman Naella dan tampak menyemangati dengan tangannya.


"Aku janji Naella, suatu saat nanti aku akan selalu ada disisimu" Batin Thomas dalam hati.


*.*


Hari dimana keberangkatan Thomas pun tiba. Orang tua Thomas tidak bisa mengantar Thomas karena urusan pekerjaan. Jadi Naella dan Nadia yang dipercaya untuk mengantarkan keberangkatan Thomas sampai bandara. Tetapi tanpa diduga pacar Nadia, Bima ikut mengantarkan Thomas ke Bandara. Ini adalah pertemuan pertama mereka.


"Harusnya kita bisa berkenalan lebih lama bro, tapi malah kenalan disaat gue harus pergi" Seru Thomas pada Bima


"Entar kalo kamu balik kesini, jagan lupa mampir dikafe ya!" Minta Bima sambil berpelukan


"Iya...iya..., tolong jaga Nadia ya, jangan sakiti Dia, kalo kamu sakitin Nadia gue bakal kejar elo, Mata-mataku banyak disini!" Seru Thomas bercanda


"Ihhh kamu apaan sih!" Omel Nadia sambil memukul Thomas


Thomas memeluk Nadia sebagai salam perpisahan.


"Nad jaga diri baik-baik ya, Maaf Superheromu harus pergi jauh, kalo Ada apa-apa langsung beri tahu aku!" Minta Thomas


"Aku akan baik-baik aja disini!" Seru Nadia mencemoh


Lalu yang terakhir Thomas memeluk Naella. Naella sangat sedih tapi berusaha dia tahan, karena tidak ingin dilihat Thomas.


"Maaf!" Seru Thomas lesu


"Semangat ya kak, aku tunggu kepulangan Kakak!" Seru Naella sambil senyum


Thomas memeluk Naella dengan erat, tapi tak bisa lama karena harus segera pergi. Thomas segera berjalan meninggalkan mereka.


Naella sangat sedih harus jauh dengan orang yang dicintai, tapi dia tidak bisa berbuat apa-apa.


Tiba-tiba Thomas menghentikan langkahnya, dan berbalik kearah Naella. Dia segera berlari menuju kearah Naella meninggalkan Kopernya.


Thomas berlari dan dengan tiba-tiba mengecup bibir Naella.


Nadia dan Bima yang melihatnya tampak kaget dan berusaha mengalihkan perhatiannya kearah lain. Pemandangan apa ini, ditempat seramai ini kenapa harus berciuman.


Thomas melepaskan ciumannya, diperlakukan seperti itu, Naella akhirnya menumpahkan tangisannya yang selama ini Dia pendam didepan Thomas.

__ADS_1


Naella menangis dipelukan Thomas.


"Aku sayang kamu Nae!"


Pengumuman Pemberitahun Keberangkatan sudah di kumandakan. Naella harus segera melepaskan pelukannya.


"Cepat kakak berangkat, aku akan baik-baik disini" Seru Naella


Thomas mengangguk dan segera berlari mengambil tasnya dan pergi meninggalkan Naella, Nadia dan Bima.


"Nae..yang kuat ya, Aku tau Thomas Cowok seperti apa, Dia akan selalu setia kok sama kamu, percayalah!" Seru Nadia Menyemangati.


"Kak Belajar yang giat ya, aku selalu menunggumu disini" Batin Naella disela tangisannya


*.*


Setelah liburan panjang, sudah saatnya masuk sekolah kembali.


Naella berangakat sekolah sendirian , Dia masih ingat hari-harinya saat berangkat dan pulang bersama Thomas. Tapi sekarang Dia harus melakukan aktifitasnya sendiri.


Sekolah tampak sangat berbeda baginya, entah itu perasaan Naella atau memang isi sekolahnya yang sudah berbeda. Tidak ada Kakak-kakak kelas yang biyasa Dia lihat. Sekarang malah tampak murid-murid baru di kelas satu.


Puspa dan Bobi juga baru berangkat sekolah. Setelah melihat Naella, mereka segera menghampiri Naella.


"Hai Nae..."Sapa Puspa dan Bobi


"Hai..."


"Kamu berangkat sendiri Nae?" Tanya Bobi dan segera Puspa menyikut perut Bobi


"Maaf Nae, !" Seru Bobi merasa bersalah sudah menanyakan pertanyaan itu


"Semangat Nae, kan masih ada akuh, !" Seru Puspa sambil merangkul Naella menyemangati


"Ada aku juga Nae!" Seru Bobi menambahkan


"Ahhh jangan mau sama Dia Nae , Rese!" Seru Puspa meledek


"Yeee... elu tuh yang rese!" Omel Bobi tidak terima


Naella tertawa melihat tingkah Puspa dan Bobi yang selalu berantem tiap hari. Padahal mereka selalu berangkat sekolah bareng, kemana-mana bareng. Mungkin dengan ini juga , Naella bisa sedikit melupakan kesedihannya. Dia bersyukur mempunyai teman yang sangat mensuport dirinya dikala sedih.


*.*


Mungkin Naella dan Thomas harus berpisah karena Thomas harus bersekolah diluar negeri. Tetapi ternyata berlaku berbeda antara Puspa dan Elo. Entah bagaimana Elo malah semakin akrab dengan Puspa. Seperti hari ini Puspa tiba-tiba dijemput oleh Elo yang sudah menunggunya didepan gerbang. Padahal didekatnya juga sudah ada Bobi yang memang selalu menunggu Puspa.


Puspa tampak berdiri bingung antara mau pulang bareng siapa, karena Elo tiba-tiba saja mau menjemputnya.


Naella dan Vivi juga tampak penasaran mana yang akan dipilih Puspa. Apakah nanti akan menjadi perang dunia ke 3 karena merebutkan Puspa.


"Puspa..!" Seru Elo sambil melambaikan tangannya


"Nie Bocah maunya apa sih" Seru Bobi pada Elo yang berada dibelakang motor Elo


"Hari ini aku yang nganterin Puspa pulang ya, kamu pulang aja sendiri!" Seru Elo

__ADS_1


"Apa-apaan.. !" Seru Elo tidak terima


Puspa mendekati Elo dan Bobi dengan pikiran yang bingung.


"Puspa buruan naik"Bentak Bobi


"Puspa kamu dah janji kan kapan-kapan mau jalan sama aku, nah hari ini tuh waktunya!" Seru Elo sambil senyum


Bobi tampak kesal mendengar ucapan Elo.


"Puspa...!" Seru Bobi tapi dipotong Puspa


"Emmm...Bob, aku hari ini pulang bareng Kak Elo ya!" Seru Puspa merasa tak enak pada Bobi


Bobi tampak kesal dibuatnya.


Lalu Puspa segera naik kemotor Elo .


Merasa menang Elo malah sengaja mengeber gas motornya memanas-manasin Bobi dan segera pergi meninggalkan Bobi.


Bobi dengan raut wajahnya sangat terlihat jelas sedang kesal.


Naella dan Vivi segera mendekati Bobi untuk menenangkan.


"Wahhh... waebiyasa ya Drama sore ini!" Seru Vivi


"Tetep semangat Bob!" Seru Naella ragu-ragu apakah benar yang dia lakukan ini


Lalu terlihat Romi melajukan motornya mendekati motor Bobi.


"Aku duluan ya" Seru Vivi tiba-tiba mendekati Romi dan segera membonceng motor Romi.


Lalu motor Romipun pergi meninggalkan pertanyaan di pikiran Naella dan Bobi.


"Kenapa mereka berdua akhir-akhir ini jadi sering bareng-bareng?" tanya Bobi


"Entahlah aku juga tidak tahu"


"Hah.... Menyebalkan sekali hari ini, Romi juga sama, menyebalkan...!" Gerutu Bobi


"Sabar Bob!" Seru Naella menyemangati


"Kamu pulang naik Bus Nae?" Tanya Bobi


Naella mengangguk mengiyakan.


"Kalau begitu ayo aku anterin pulang, daripada jok motor aku isinya angin!" Ajak Bobi


"Emm... gak usah...!" Tolak Naella


"Udah ayooo...entar aku yang ngomong sama Thomas!" Seru Bobi


Karena Bobi terus-terusan memakasa Naella, akhirnya Naella tidak bisa menolaknya juga.


Mereka pun pulang bersama.

__ADS_1


__ADS_2