Nafsu Remaja

Nafsu Remaja
Terbongkar


__ADS_3

Pagi haripun tiba. Naella baru saja berangkat sekolah dan duduk dibangku kelasnya. Tidak seperti biasanya, Puspa belum ada dikelasnya. Mungkin Dia kesiangan. Saat akan menaruh buku ke laci dia teringat dengan bunga mawar. Naella berfikir lain kali, Dia harus berangkat lebih pagi. Sebelum memasukkan bukunya kelaci, dia sempatkan dulu untuk mencari-cari bunga mawar dilacinya.


"Tidak ada"


Naella sempat kaget, Dia sampai melongokkan kepalanya kedalam laci tetapi tidak juga ketemu.


"Kenapa tidak ada lagi bunga mawarnya? "


Seharusnya Naella harus lega karena tidak ada yang menaruh bunga mawar lagi dilacinya, tetapi dia juga penasaran kenapa.


Naella langsung SMS ke Thomas.


💌


"Kak, gak ada yang naro bunga mawar lagi dilaci?"


💌


"Bagus dong"


💌


"iya juga sih, tapi kenapa ya? "


💌


" mungkin dia udah menyerah buat dapetin kamu, haha... "


Naella juga harus lega karena tidak ada lagi yang perlu dikhawatirkan gara-gara bunga mawar itu.


*. *


Waktu istirahat dimulai


Seperti biasa Naella dkk ngumpul satu meja dikantin, tetapi hari ini tidak ada Romi yang biasanya ikut kekantin.


Naella langsung berfikir kalau itu pasti gara-gara kejadian semalam . Memang dari pagi Dia belum berbicara sama sekali dengan Romi.


"Romi kok gak ikutan kekantin Bob tumben? " tanya Puspa


" katanya dia mau keperpustakaan, belajar kalik"


" Susah ya jadi orang pinter, belajar mulu kerjaannya " tawa vivi


" Emm aku mo ketoilet dulu ya " seru Naella lalu segera pergi


" Apa mereka lagi bertengkar ya? " tanya Puspa curiga


" mana mungkin, kemarin aku lihat baik-baik aja kok, malah sampe sender-senderan gitu, romantis deh haha.. " seru Bobi sok imut


" tapi tetep aja, aku ngeliat mereka kok kek gak lagi pacaran gitu, apa karena ada kita berdua ya bob? Apa lagi ada masalah antara mereka yang terlalu rumit" tambah Puspa semakin yakin


"ehh tunggu-tunggu, ini kalian ngomongin apa sih? " tanya Vivi bingung, memang cuma Dia yang tidak tahu ceritanya


" jadi gini, Romi sama Nae itu sebenernya mereka lagi pacaran, tetapi karena ada sesuatu alasan gak tau apa, makanya mereka sembunyiin hubungan mereka " jelas Puspa


Vivi melongo gak percaya.


" gak percaya kan, awalnya aku juga gitu, tapi pas Puspa bilang kalau Romi sering naro bunga mawar dilaci Naella, aku jadi percaya deh? " tambah Bobi meyakinkan


" jadi kalian cuma nebak-nebak aja, tanpa nanya langsung keorangnya? "


Puspa dan Romi menganggu mengiyakan.


" kalian ini... Gimana kalo kenyataannya mereka gak pacaran, cuma Romi yang suka, terus Naella engak? "


" enggak vie, aku yakin banget mereka itu pacaran, soalnya aku pernah ngeliat Naella keluar kelas, terus pas balik lagi dilehernya Nae ada bekas... " jelas Puspa sambil memonyong-monyongkan bibirnya, bermaksud menjelaskan kelanjutan ceritanya.


" wah sampai udah sejauh itu" seru Bobi gak percaya, Dia belum denger cerita ini


"kamu yakin Dia keluar sama Romi? "


Puspa langsung mengingat-ingat kejadian waktu itu.


" ehh tunggu.. Kok aku baru ngeh ya! "


Seru Puspa tiba-tiba


" apaan? "

__ADS_1


" kan waktu itu aku lagi ngerjain tugas fisika, terus Nae bilang mo ketoilet, terus aku mi jem buku catatan Fisikanya Romi... "


Bobi dan Vivi saling pandang mengira-ngira


" Jadi waktu itu si Romi tetep dikelasnya? " tanya Bobi


Puspa mengangguk sambil garuk-garuk kepala.


" berarti yang mencium Nae bukan si Romi tapi cowok lain dong? " tanya Vivi kaget


" Bisa jadi, hehe... "


Bobi langsung tepok jidat gak percaya


" Puspa-puspa, ampun deh... Berarti selama ini aku kamu bohongin sama teorimu yang gak jelas itu " marah Bobi


" lah gara-gara bunga mawar itu tuh, aku jadi gak inget kejadian yang lain"


"wah bener-bener kamu pus"


"kamu juga kenapa langsung percaya sama aku sih Bob! "


" lah malah nyalahin aku sekarang " seru Bobi kesel


" udah-udah gak usah salah-salahan, mendingan kita tanya langsung aja sama sih Romi! " aja Vivi


" setuju tuh, emang Vivi yang terbaik, gak kek orang ini" seru Bobi sambil sinis kearah Puspa


"SMS ke Romi dulu coba, ajak ke taman belakang sekolah, pasti sepi "


" oke! " seru Bobi


*. *


Naella sedang berdiri dihalaman dekat perpustakaan. Dia berniat untuk menemui Romi tetapi ragu-ragu. Saat Dia sedang berperang dengan batinnya, tiba-tiba Romi keluar dari perpustakaan. Naella segera bersembunyi.


" ehh kenapa aku sembunyi ya? " Batin Naella


Naella pun segera mengikuti Romi Diam-Diam, dan sampailah dia ke taman belakang sekolah. Mau apa Romi kesini?


*. *


Romi mencari-cari Bobi, dan segera melihat saat Bobi memanggilnya.


Puspa agak merasa canggung


" Sorry Rom, aku tau kita ini baru aja kenal, baru aja temenan, jadi maaf kalau kita mau nanya tentang masalah pribadimu! " seru Bobi langsung melempar kePuspa, tetapi Puspa sama balik melempar ke Bobi


Vivi hanya bisa menghela nafas frustrasi.


" oke biar aku yang nanya, sebenarnya ini bukan masalahku sih, tapi masalah mereka berdua" seru Vivi sambil menunjuk ke Puspa dan Bobi


"Biar gak ada salah paham lagi, jadi tolong dijawab ya Rom, plisss! "


" ada apa sih? " tanya Romi penasaran dengan tingkah teman-temannya


" Apa kamu sama Naella pacaran? "


Romi kaget tidak percaya,


" maaf Rom maaf banget, sebenarnya kemarin itu kita jalan bareng supaya kamu sama Naella bisa memperbaiki hubungan kalian , karena aku lihat Naella kek ada masalah gitu, jadi aku fikir kalian lagi ada bertengkar " jelas Puspa


" Aku sama Naella cuma berteman kok" jawab Romi sambil nyengir


"kalian beneran gak pacaran? Terus mawar dilaci Naella? "tanya Bobi


" ya itu emang dari aku, tapi kita cuma berteman kok selama ini, lagian Nae juga udah punya pacar! " jelas Romi masih memaksakan senyum


" kamu juga tau kalo Nae punya pacar? " tanya Puspa tidak percaya


" Baru kemaren juga aku tahu, ya sudahlah "


Puspa, Bobi dan Vivi ikut bersedih dengan kenyataan ini.


" udahlah yang lalu biarlah berlalu, kalau gak gara-gara kemarin pasti aku gak bakalan tau yang sebenarnya "


" Maafin kita Rom" seru Puspa menyesal


"santai "

__ADS_1


Tiba-tiba mereka mendengar jeritan dan Suara tertawa dari belakang.


Romi, Bobi, Puspa dan Vivi sama-sama menoleh kesumber suara .


" Hahahaha "


" Kak Thomas ngagetin aku aja! "


" Lagian ngapain kamu sembunyi - sembunyi disini, lagi ngintipin apa sih" seru Thomas sambil tertawa lalu melihat kearah Romi dkk.


Thomas kaget


"Loh ada apa ini Nae? " tanya Thomas sambil berbisik


" emm... Anu, tadi kebetulan aku lagi lewat, hehe! " seru Naella kikuk


" Kak Thomas! Sejak kapan mereka terlihat akrab? " tanya Vivi dan diiyakan Puspa dan Bobi


" situasi macam apa ini? " batin Naella dalam hati


" ada apa sih? " Tanya Thomas merasa tidak nyaman


" Emm maaf teman-teman " seru Naella dan akan pergi


" Iya kita berdua memang dekat, karena kita Pacaran " Seru Thomas tiba-tiba


Naella kaget tidak percaya dengan ucapan Thomas, dan segera menatap Thomas bertanya - tanya. Kenapa Thomas bisa segamblang itu mengakui.


" mereka seolah-olah menanyakan itu, jadi aku jawab saja! " Seru Thomas pada Naella, seolah mengerti apa yang ada dipikiran Naella.


Puspa, Bobi dan juga Vivi sama-sama kaget tidak percaya.


" Seperti dinegeri dongeng"


"gak kusangka Naella "


" Naella yang terbaik"


"Maaf temen-temen " seru Naella menunduk


Puspa dan Vivi langsung memeluk Naella mengucapkan selamat.


Bobi merangkul Romi sambil berbisik


" Tetep kuat Bro! "


Romi hanya tersenyum kecut.


" ohh iya, maaf soal semalem ya Romi! " seru Thomas


Bobi, Vivi dan Puspa bertanya-tanya dengan apa yang terjadi semalam didalam pikiran mereka.


" Gak masalah, ya sudah ya aku mau keperpustakaan, ada buku yang ketinggalan, sebentar lagi juga masuk " seru Romi segera berjalan pergi


Naella melihat Romi dengan perasaan yang tidak nyaman. Dia sekarang tahu siapa yang menaruh bunga dilacinya. Dan Dia juga tahu alasannya kenapa.


Naella tidak tahu harus berbuat apa untuk memperbaiki situasinya saat ini.


"ehh ya udah yuk kita kembali kekelas masing-masing! " ajak Thomas


Mereka pun setuju


*. *


Saat pulang sekolah Thomas sudah menunggu dihalaman sekolah dekat dengan gerbang.


Puspa dan Vivi yang sedang berjalan dengan Naella pun segera meledeki.


" Ayo pulang bareng " ajak Thomas sambil mengulurkan tangannya


Sedikit malu-malu Naella pun segera meraih tangan Thomas. Mereka pun segera bergandengan tangan untuk pulang.


" duhhh Romantisnya, jadi pengen " seru Puspa tersipu


"Emang kalo sama Bobi gak pernah gandengan?" ledek vivi


"ihh kenapa jadi sama Bobi sih nyebelin "


Puspa ngambek dan jalan meninggalkan Vivi.

__ADS_1


" Puspa tungguin dong, apa udah gak sabar mau boncengan sama mas Bobi" ledek Vivi


Tidak jauh dari sana ada grombolan NADIA


__ADS_2