NANNY CANTIK I LOVE YOU

NANNY CANTIK I LOVE YOU
Bab 12 NCILY


__ADS_3

Sudah satu Minggu ini Aisyah berkerja sebagai babysister. Dan satu Minggu ini juga hubungan Aisyah dengan Kayla sangat dekat, bahkan kedekatan Kayla dengan Aisyah melebihi kedekatannya dengan mommy nya.


Saat ini mereka berdua sedang bermain bersama kelinci di halaman belakang.


TIBA-TIBA.....


Byurrr ...... Suara seseorang yang menceburkan diri kedalam kolam berenang yang ada di dekat kandang kelinci di halaman belakang rumah.


Mereka berdua pun melihat siapa yang sedang berenang. Dan ternyata yang sedang berenang adalah Rayyen karena hari ini dia libur ke kantor karena hari ini weekend.


“ uncle -uncle.. ”teriak Kayla sambil berlari ke arah kolam berenang dan di ikuti oleh Aisyah karena takut Kayla jatuh.


“Kayla jangan lari-lari nanti jatuh...”ujar Aisyah sambil terus melangkah mengikuti Kayla yang sedang berlari ke arah Rayyen yang sedang berenang.


“uncle kok berenang gak ngajak Kayla sihh ...”ujar Kayla mengerucutkan bibirnya.


Sedangkan Rayyen Yangs sedang berenang mendengar suara Kayla pun berhenti dan menengok ke arah belakang, disana ada Kayla dan Aisyah yang sedang melihat kearah Rayyen.


“Ekhh.... kirain Kayla gak mau berenang karena keasyikan main sama kelinci nya makanya uncle gak ajak..”ujar Rayyen sambil berenang ke arah Kayla yang sedang ada di pinggir kolam.


“ikh uncle mh gitu...” Kayla berkata sambil cemberut dan di balah kekeh oleh Rayyen sedangkan Aisyah hanya menggelengkan kepalanya.


“Yasudah kalo Kayla mau berenang sana ganti dulu pake baju berenang..”ujar Rayyen setelah sambil dan diduduk di pinggir kolam dengan keadaan telanjang dada dan hanya memakai celana selutut saja


Sedangkan Aisyah yang melihat Rayyen dengan telanjang dada tiba-tiba wajahnya merah karena malu sendiri melihat dada bidang Rayyen.


“Kak Syah... Kay mau berenang... ”ujar Kayla sambil melihat ke arah Aisyah yang berada dibelakangnya.


“em - ekh... iya bentar kakak ambil baju berenang nya dulu ya..”ujar Aisyah bubu-buru berbalik masuk karena takut ketahuan oleh Rayyen kalau dia terpesona karena melihat Rayyen yang bertelanjang dada.


Sedangkan Rayyen sebenarnya melihat Aisyah yang sedang terpesona kepadanya cuman dia pura-pura tidak melihat karena takut nya Aisyah semakin malu lagi kepadanya.


********


Setelah berganti pakaian Kayla pun langsung menceburkan diri ke kolam berenang dengan dipegang oleh Rayyen karena Kayla belum terlalu mahir berenang. Sedangkan Aisyah melihat Rayyen yang sedang melatih renang Kayla sambil duduk di pinggir kolam dan kedua kaki nya berada di dalam air.


“ Hi-Hi-Hi... seru sekali uncle,, Kakak Syah ayokk sini berenang sama-sama... Seruu sekali” ujar Kayla dengan bergembira.


“Tidak Kayla saja... Kakak tidak bisa berenang..”ujar Aisyah, karena memang dia tidak bisa berenang.


“Uncle ajarin Kakak Syah berenang ya.. biar entar Kayla bisa berenang bareng kakak Syah kalo uncle lagi gak ada.. kan uncle pinter berenang nya..” Ujar Kayla sambil melihat ke arah Rayyen.


“ekh--- tidak perlu Kayla nanti kakak belajar sendiri saja kalo Kayla mau ditemenin berenang..”ujar Aisyah dengan gugup karena malu jika benar kalo harus diajarkan berenang oleh Rayyen.


Sedangkan Rayyen yang melihat kearah Aisyah menahan senyum nya karena melihat muka Aisyah yang gugup seperti itu ...


“ternyata kalian disini..” ujar Mayra melihat mereka yang sedang duduk dipinggir kolam sedangkan Rayyen sedang berenang ke tengah kolam..


“Kayla sudah yuk berenang nya. Kan kita mau pergi ke mall bareng Daddy..” Lanjut Mayra menghampiri ke arah kolam berenang .

__ADS_1


Aisyah yang melihat Mayra pun tersenyum dan menunduk. di balas senyum oleh Mayra.


“asikkk.... ayok mommy Kayla sudah gak sabar ingin main bareng mommy sama Daddy... ”ujar Kayla sambil merentangkan kedua tangannya minta di gendong Mayra.


Aisyah yang melihat itupun langsung berbicara.....


“Kayla di gendong sama kakak saja,, tar kalo di gendong mommy baju mommy nya basah..”ujar Aisyah sambil merentangkan tangan nya ingin mengendong Kayla.


“tidak perlu Syah kamu istirahat saja, saya yang akan menjaga Kayla untuk seharian ini..”ujar Mayra sambil menggendong Kayla. Dan tersenyum kearah Aisyah.


Setelah Mayra dan Kayla masuk ke dalam rumah, Aisyah pun juga ingin masuk namun....


“Ais.. tolong buatkan jus jeruk..”ujar Rayyen menghentikan langkah Aisyah.


“em.. Baik tuan..”ujar Aisyah dan berlalu membuatkan minuman yang diinginkan Rayyen.


Sebenarnya Aisyah pertama menyadari panggilan Rayyen yang berbeda Aisyah sedikit canggung saat Rayyen memanggil dengan sebutan 'Ais' . Namun semakin kesini Aisyah semakin terbiasa dan merasa nyaman dengan panggilan baru Rayyen.


***************


Setelah selesai membuat jus Aisyah pun kembali ke arah kolam sambil membawa baki berisi jus jeruk pesanan Rayyen.


Sedangkan Rayyen dia sedang beristirahat di sebarang kolam renang..dengan menyandarkan badan nya di pinggir kolam..


“ini tuan jus nya..”ujar Aisyah


“bawa sini Ais.. ”ujar Rayyen yang masih menyenderkan tubuhnya di pinggiran kolam berenang seberang Aisyah.


BYURRRR.


Aisyah pun tercebur ke dalam kolam. Rayyen yang melihat itupun kaget dan langsung berenang ke arah Aisyah yang sedang melambaikan tangan nya yang sepertinya kesusahan untuk bernafas sangking panik nya dia.


Rayyen pun langsung menarik tubuh Aisyah ke dalam pelukan nya dan menariknya ke pinggir kolam renang. Setelah nya dia pun menidurkan Aisyah dipinggir kolam renang sambil menepuk-nepuk pipi Aisyah.


“Ais- bangun- Ais..”ujar Rayyen khawatir sambil terus menepuk-nepuk pipi Aisyah dan mencoba menekan dada Aisyah cuman Aisyah masih saja pingsan.


Karena Aisyah pingsan, Rayyen pun mengendong nya masuk ke dalam rumah sambil berteriak memanggil nama mami nya.


“Mami- mami tolong panggil dokter mamii..”ujar Rayyen terus berlari sambil berteriak memanggil mami nya untuk menelpon dokter.


Sedangkan nyonya Zia yang sedang di dapur bersama mbok Mina pun terkejut mendengar suara teriakan Rayyen.


“ astagfirullah ada apa sih Rayyen ini kok teriak-teriak..” ujar nyonya Zia sambil berjalan ke arah suara Rayyen yang sedang memanggil namanya, dan di ikuti mbok Mina karena khawatir terjadi sesuatu.


Sedangkan Kayla dan kedua orang tuanya sudah pergi ke mall.


“Ada apa sih Ray Kam... Astagfirullah Aisyah kenapa Ray??...”tanya nyonya Zia khawatir melihat anaknya yang sedang mengendong Aisyah yang sedang pingsan.


“ini mah tadi Aisyah kecebur di kolam berenang, dan seperti nya Aisyah syok karena tidak bisa berenang..”jelas Rayyen sambil berjalan ke arah ruang tamu dan membaringkan tubuh Aisyah.

__ADS_1


“yasudah bi maaf tolong panggilkan dokter dan kamu Ray lebih baik ganti baju dulu biar Aisyah mami yang ganti bajunya..” ujar nyonya Zia.


Mbok Mina pun langsung ke luar kamar untuk menghubungi dokter, sedangkan Rayyen masih saja berdiri di samping Aisyah sambil menggenggam tangan Aisyah.


“Ray lebih baik kamu mandi dan ganti baju sana..” perintah nyonya Zia.


“ tapi mam-- ” belum selesai Rayyen bicara sudah dipotong terlebih dahulu oleh Mami nya.


“Sudah cepet kamu mandi dan ganti baju,, mami mau gantiin baju Aisyah dulu takutnya makin parah dinginnya..”ujar nyonya Zia.


Setelah itu Rayyen pun berlari ke arah kamar nya dan di kamar dia langsung ganti baju tanpa mandi dulu karena dia masih khawatir terhadap Aisyah.


Setelah selesai berganti baju Rayyen pun mengetuk pintu karena takut nyonya Zia belum selesai menggantikan baju Aisyah.


( tok-tok )....... “Apa sudah beres mam..”tanya Rayyen sambil mengetuk pintu.


“sebentar Ray..”ujar nyonya Zia.


Rayyen pun menunggu di depan pintu sambil menyenderkan tubuhnya, dan tak lama ada seorang dokter bersama mbok Mina yang baru saja datang


“siang tuan..” sapa dokter tersebut dan di jawab saja oleh Rayyen.


Tak lama pintu pun dibuka dan keluarlah nyonya Zia .


“ekh dokter sudah datang,, ayok dok masuk ”.


Dokter pun memeriksa keadaan Aisyah sedangkan Rayyen berdiri di sambil Aisyah sambil menggenggam tangan Aisyah.


Nyonya Zia yang berdiri di belakang Rayyen bersama mbok Mina pun memerhatikan perlakuan Rayyen terhadap Aisyah yang sepertinya sangat khawatir.


Nyonya Zia pun tersenyum kepada mbok Mina yang juga melihat perhatian yang di berikan Rayyen terhadap Aisyah.


Setelah memeriksa keadaan Aisyah dokterpun menjelaskan....


“Nona Aisyah tidak apa-apa mungkin hanya syok saja dan juga sepertinya nona sedikit mempunyai trauma ..” jelas Dokter tersebut sambil menuliskan resep obat


“dan ini obat yang harus di tebus, dan di minum sesuai anjuran yang sudah saya tulis” lanjut dokter tersebut sambil menyerahkan resep obat tersebut ke arah Rayyen.


“Baik terima kasih dok..”ujar Rayyen sambil mengambil resep obat tersebut.


“baik kalo begitu saya permisi..”ujar dokter tersebut dan di jawab anggukan oleh nyonya Zia.


Setelah dokter tersebut keluar kamar Rayyen pun berkata ...


“mbok maaf tolong tebus obat ini ya di apotek ..”ujar Rayyen sambil menyerahkan note obat tersebut.


“Baik tuan”...


Dan didalam kamar itu pun kini hanya tinggal ada nyonya Zia dan Rayyen yang masih setia menggenggam tangan Aisyah.

__ADS_1


************


__ADS_2