
Hari ini nyonya Zia pulang ke mansion setelah 2 hari berkunjung ke rumah kerabat jauh yang berada di kota C .
“ Kayla kita ke bawah yuk , kakak mau ada yang di bicara in sama Oma .. ” Aisyah mengajak Kayla turun karena nyonya sedang bersantai di taman samping mansion .
“ Ayok kakak Syah .. ”
Mereka berdua pun turun dan menuju pintu samping yang mengarah ke taman , dimana nyonya Zia sedang bersantai .
“ Omaaaaaa ” teriak Kayla melihat sang Oma yang sedang bersantai di bawah payung taman yang ada persis di pinggir taman .
“ Ouhhh, sayang sini ... Aduh Oma kangen banget sama kamu ” Nyonya Zia merentangkan tangannya, dan Kayla pun berlari ke pelukan sang Oma .
“ Aduhhhh , Oma kangen banget sama sayang .”
Nyonya Zia memeluk Kayla dan mencium bertubi-tubi pipi gembul Kayla .
“ Kayla juga kangen banget sama Oma . ” Kekeh Kayla yang merasakan geli karena mendapat ciuman bertubi-tubi dari Oma .
“Syah sini duduk ” menepuk kursi sambil
Aisyah duduk di samping nyonya Zia yang hanya di halangi oleh meja yang berisi minuman dan cemilan yang menemani nyonya Zia bersantai .
“ Nyonya.. em .. ” Aisyah merasa ragu untuk mengucapkan kata-kata yang sudah ia siapkan sedari tadi untuk membicarakan tentang kegiatan kampus .
“ Kamu mau ngomongin masalah kampus Syah . ? ” tebak nyonya Zia , karena dia susah dengar dari Rayyen kemarin sore di telpon .
Aisyah kaget bagaimana nyonya Zia bisa tau padahal kan dirinya belum membicarakan masalah itu , apa Rayyen yang ngomong dengan nyonya Zia ? . Tebak Aisyah dalam hati .
“ Kamu gak usah bingung masalah itu Syah , kalo kamu mau ikut kamu ikut aja gak papa jangan merasa sungkan untuk mengungkapkan apapun masalah kamu Syah . ” Ujar nyonya Zia karena sudah mendengar cerita dari Rayyen masalah Aisyah yang terlalu sungkan untuk mengungkapkan apapun itu kepada dirinya .
“ Tapi nyonya .... ” belum selesai Aisyah berbicara sudah di potong lagi oleh nyonya Zia....
__ADS_1
“ Udah gak usah tapi tapian lagi . Lebih baik kamu persiapkan kebutuhan yang akan kamu bawa nanti untuk acara tersebut dari sekarang biar nanti kamu gak usah ribet buat nyari ini itu .. ” titah nyonya Zia .
“ Untuk masalah Kayla kamu tenang aja di sini juga banyak kok yang jaga Kayla Syah .. ” Lanjut nyonya Zia .
****
Hari ini Rayyen dan kedua sahabat nya sedang berkumpul di apartemen Adit. Mereka bertiga sedang berkumpul, karena akhir-akhir ini mereka jarang berkumpul karena sibuk dengan urusan masing-masing.
“ Ray gimana keadaan baby sister cantik gue Ray ... ” Tanya Kendra dengan gaya playboy nya .
Rayyen melotot mendengar Kendra yang menyebut Aisyah sebagai milik nya .
“ Apa maksud Lo bilang 'cantik gue' ? ” Tanya nyolot Rayyen sambil memelototi Kendra yangs Edang cengengesan .
“ Ya kan gue cuman nanya gimana kabar nya Aisyah doang , kenapa Lo sewot banget sih Ray . emang nya Aisyah sapa nya lu ” Ujar Kendra
“ Ya, tapina kan apa maksud lu bilang Aisyah punya lu, kan lu udah punya Miranda ” Ujar Rayyen kembali ke mode santai
“ Ya emang kenapa lagian juga gue cuman nanya keadaan Aisyah doang kan ? ” Kendra yang tak mau kalah pun terus nyerocos.
“ Dih siapa bilang gue ngomong Aisyah milik gue, perasaan gue gak pernah ngomong gitu deh ” elak Kendra memancing emosi Rayyen .
“ Ya tad... ”
Saat kembali ingin menimpali omongan Kendra , ucapan Rayyen di sela oleh Adit .
“ Udahlah Ray jangan di turusin elo mau aja di kibulin sama kunyuk satu ini ” ujar Adit santai yang sedari tadi hanya geleng-geleng kepala karena melihat Kendra yang terus memancing emosi Rayyen dengan membawa - bawa nama Aisyah .
Sedangkan Kendra yang menjadi tersangka malah cengengesan.
“ Sialan Lo , jadi dari tadi ngerjain gue .. ” Rayyen menimpuk bantal sofa ke arah Kendra , dan Kendra dengan sigap menangkap bantal tersebut . Jika tidak mungkin banyak sofa tersebut bakal terkena muka ganteng nya .
__ADS_1
“ Ha ha ha .... lagian Lo mau aja gue kibulin ” tawa Kendra pecah karena sudah berhasil mengerjain Rayyen .
“ Sialan lo.... ” umpat Rayyen
****
Hari ini hari dimana kegiatan kampus akan di mulai sedari malam Aisyah sudah mengecek apa saja yang belum dia masuk kan kedalam tas yang akan dia bawa ke area kampung yang akan di laksanakan di kota B .
“ Gimana Syah udah kamu cek , ada yang kurang enggak buat kamu bawa ? ” tanya Mayra yang akan mengantarkan Aisyah ke tempat kumpul bus yang akan membawa para mahasiswa ke kota B yang sudah di rencanakan panitia penyelenggara .
“ Udah kak kayaknya udah semua deh .. ” ujar Aisyah melihat - lihat apa saja yang mungkin dia lupa bawa .
“ Ya udah kalo udah semua yuk kita berangkat , nanti kamu ketinggalan yang lain lagi .. ” ujar Mayra menggandeng tangan Aisyah .
“ Ayok Ray kita berangkat , Aisyah udah siap juga nih .. ” ujar Mayra kepada Rayyen yang sedang duduk di teras mansion .
“ Ayuk.. gak ada yang kelupaan kan obat sama kebutuhan kamu udah semua kan ? ” tanya Rayyen memastikan apa saja yang kurang takut nya Aisyah kelupaan .
“ Udah kok tuan semua nya insyaallah udah .. ” ujar Aisyah
“ Ya udah yuk kita berangkat . ” ajak Rayyen masuk terlebih dahulu kedalam mobil .
Sedangkan Mayra dan Aisyah duduk di belakang ,dengan Rayyen yang mengemudikan mobil .
Saat sampe tempat kumpul ternyata di sana sudah banyak mahasiswa yang datang dan berkumpul , Aisyah turun dari mobil bersama Mayra dan di susul Rayyen .
“ Kamu di sana hati - hati dan jaga kesehatan sama jangan lupa kalo ada apa- apa langsung kabarin kami ya .. ” pesan Mayra kepada Aisyah sebelum Aisyah menuju ke Sifa yang sudah menunggu dirinya di samping bis grup .
“ Iya kak akan Aisyah ingat , kalo gitu Aisyah berangkat ya .. ” Pamit Aisyah.
“ Tuan saya berangkat ya .. ” lanjut Aisyah berpamitan kepada Rayyen .
__ADS_1
Aisyah pun berjalan menuju Sifa yang sudah menunggu dan kemudian mereka berdua pun masuk ke dalam bis .
💫💫💫💫💫💫💫💫💫💫💫💫💫💫