
“ Hai .... ”
“ Oh hai kak ... ”
“ Lagi ngapain disini sendiri ... ? ”
“ Aku lagi nunggu anak asuh aku kak .. dia disitu .. ” ujar Aisyah menunjuk ke arah Kayla yang sedang bermain bersama teman sebaya nya .
“ Aku temenin kamu disini ya .. ” ujar Vano
“ Akh iya kak silahkan ... ”
Mereka berdua duduk berdampingan dengan rasa canggung .
“ Kamu cuman berdua aja Syah.. ? ” tanya Vano mengawali obrolan
“ Iya kak aku cuman berdua aja .. Kakak sendiri ? ” tanya Aisyah
“ Iya aku sendiri .. aku tadi lagi olahraga aja ekh liat kamu sendiri jadinya aku kesini deh .. ” terang Vano melihat ke arah Aisyah yang sedang menatap lurus dimana Kayla sedang bermain .
“ Loh .. lanjut aja kak olahraga nya , aku gak papa sendiri, lagian aku juga seneng lihat suasana disini yang sangat sejuk dan ramai .. ” ujar Aisyah mengalihkan pandangannya kearah Vano yangs sedang menatap nya .
“ gak akh aku mau temenin kamu aja di sini.. lagian juga aku udah dari tadi lari nya . itung - itung ngadem di sini bareng cewek cantik . ” kekeh Vano sambil melihat sekeliling .
Setelah itu mereka pun mengobrol ringan sambil memperhatikan Kayla yang sedang bermain .
**
Sedangkan di tempat lain Rayyen sedang duduk di meja kebesaran nya dengan setumpuk berkas yang belum ia kerjakan .
“ Huh,. Dit kenapa kerjaan gue banyak banget sih . ” keluh Rayyen melihat Adit yang memasuki ruangan nya .
“ HM, mana gue tau kan itu kerjaan lo yang, beberapa hari ini belum beres . ” jawab Adit menaruh berkas lagi, padahal yang ada di meja saja belum beres , Rayyen kerjakan.
“ ini apa lagi coba. ” ujar Rayyen mengacak rambut nya .
“ Ini berkas yang akan kita bawa buat meeting tar siang, Lo baca dulu aja siapa tau ada yang kurang cocok sama lo ” ujar Adit tanpa memperdulikan keluhan dari Rayyen .
Rayyen hanya bisa menghela nafas dan kembali fokus pada kerjaan nya .
Sedangkan di taman, saat sedang asik mengobrol tiba - tiba Kayla datang
“ Kak Syah .. Kayla mau itu. tu tu ” Kayla menarik - narik ujung kaos Aisyah sambil menunjuk arah penjual gula - gula kapas
“ Kayla mau permen gula - gula itu . ” tunjuk Aisyah ke arah penjual .
Kayla mengangguk sambil menarik tangan Aisyah .
“ Ya sudah bentar kakak pamit dulu sama teman Kaka ya. ”
“ Kak aku pamit mau beli itu dulu ya , sekalian langsung pulang udah mau siang ” Ujar Aisyah kepada Vano yang sedari tadi memperhatikan mereka berdua .
__ADS_1
“ Gimana kalo aku anter aja sekalian ? . ” tawar Vano
“ ekh gak usah kak aku bisa naik taksi kok ” tolak Aisyah
“ Gak papa udah ayok ”
“ Hai adik manis ayo om anter beli gula - gula yuk ”
Vano menggandeng Kayla tanpa persetujuan Aisyah, dan dengan terpaksa Aisyah pun mengikuti mereka berdua
Setelah membeli keinginan Kayla mereka pun langsung pulang ke mansion karena hari sudah mulai terik .
“ Makasih ya kak udah nganter aku sama Kayla pulang ”
ujar Aisyah sebelum terus sambil mengendong Kayla yang tertidur karena kecapekan bermain .
“ Iya sama - sama . ya udah aku langsung pulang ya . Assalamu'alaikum ”
“ waalaikum salam ”
Aisyah masuk dengan Kayla yang berada di gendongan nya .
Setelah memastikan Kayla tidur nyenyak Aisyah turun ke bawah untuk mempersiapkan makan siang untuk Kayla .
****
Sore harinya Rayyen pulang dengan keadaan berantakan . Dasi yang sudah tidak beraturan dengan jas yang dia jinjing di tangan kanan nya .
Aisyah yang kebetulan lewat pun menjawab salam dan mengambil tas kerja Rayyen karena melihat Rayyen yang kelihatan sangat capek .
“ Waalaikum salam..”
“ Sini tuan biar saya saja yang bawa ”
“ HM . makasih bisa tolong ambilkan saya minum "
“ Iya tuan sebentar . ”
Setelah meletak kan tas ke sofa, Aisyah lantas bergegas ke dapur untuk mengambil kan minum .
Aisyah berjalan membawa baki berisi minuman dingin, dan ternyata Rayyen juga sedang duduk bersandar sambil memejamkan mata nya .
“ ini tuan minumnya ” ujar Aisyah meletakkan minum nya di atas meja .
“ HM. makasih ” Rayyen pun menenggak habis minuman yang di bawa Aisyah .
“ Kayla dimana ? ” Tanya Rayyen karena tidak melihat keberadaan Kayla yang biasa nya sedang main di ruang keluarga .
“ Kayla masih tidur tuan , ini saya mau membangunkan nya. kalo begitu saya pamit dulu tuan ”
Rayyen memperhatikan Aisyah yang menaiki tangga menuju kamar Kayla . Setelah istirahat sebentar Rayyen pun menuju ke kamarnya karena sudah merasa risih dengan badan nya yang sudah penuh keringat .
__ADS_1
Malam ini di mansion Santoso kembali terjadi keributan karena ulah bumil yang mengidam ingin Rayyen memakai daster yang sudah dia beli tadi siang .
“ Ayolah Ray kakak pengen banget lihat kamu daster ini .. mau ya Ray pliss ” ujar Mayra memelas karena ingin melihat sang adik memakai daster pilihan nya .
“ Gak aku gak mau kak , masa orang ganteng ke aku di suruh pake daster begitu sih ” ujar Rayyen memalingkan pandangannya karena tidak ingin melihat sang kakak yang memelas seperti itu .
“ Udah lah Ray turutin aja apa sudah sih cuman pake daster doang .. ” ujar nyonya Zia sambil menahan tawa nya karena mendengar permintaan Mayra yang aneh ,
“ Tapi ma... shitt ya udah iya Ray pake ”
Karena terus menolak pun percuma, dia pasti kalah , apa lagi kalo sudah ada Kayla , Rayyen pasti gak bisa menolak permintaan dari ponakan kesayangan nya itu .
Setelah menunggu beberapa menit Akhirnya Rayyen keluar dengan menggunakan daster. Dan Mayra yang melihat itu pun langsung kegirangan melihat sang adik berjalan menuju dirinya dengan menggunakan daster tersebut .
Sedangkan nyonya Zia yang melihat itu tak tahan langsung tertawa terbahak- bahak . sambil mengambil hp nya untuk mengabadikan momen tersebut
Sedangkan Rayyen yang melihat kelakuan sang kakak pun merasa jengah apalagi melihat sang mama sedang merekam dirinya yang sedang berjalan menuju sofa .
“ Hahaha. Ray kamu cantik banget , tapi kok kaya ada yang kurang ya . ” ujar Mayra setelah Rayyen berdiri di depan dirinya.
“ enggak usah aneh - aneh lagi teh kak . ” ujar Rayyen cepat setelah mendengar ucapan Mayra barusan .
“ Ikh iya bener may kayak nya ada yang kurang . Oh iya kurang make up nya May ” ujar nyonya Zia mengompori Mayra .
“ Iya ikh Ray kurang make up , mau ya kita make up on ya Ray ya ” ujar Mayra
“ Enggak ya , ini aku udah turutin pake baju beginian gak ada lagi pokoknya. atau kalo nggak aku buka lagi ni ini baju sialan . ” ujar Rayyen
“ Ishhh. iya iya enggak . ayok Ray kita Poto ” ujar Mayra memeluk Rayyen sambil mengarahkan kamera hp nya .
Sedangkan nyonya Zia sedari tadi sudah tidak bisa menahan tawa nya melihat Rayyen yang tersiksa karena permintaan dari sang bumil tersebut .
***..
Di kamar Kayla saat ini keduanya sedang bermain boneka . Karena mendengar suara ribut-ribut di luar akhirnya keduanya pun turun untuk melihat sedang apa di ruang keluarga karena mendengar suara gelak tawa .
Mereka berdua menuruni tangga dengan Aisyah yang menggandeng tangan Kayla dengan hati- hati
Saat sudah di depan ruang keluar , mereka pun semakin di buat penasaran dengan suara gelak tawa dari nyonya Zia
“ Kakak Syah ada apa sih kok Oma sampai ketawa kenceng gitu sih ” tanya Kayla merasa penasaran mendengar suara tawa di ruang keluarga
“ Enggak tau sayang. gimana kalo kita liat yuk ”
keduanya pun masuk dan langsung di suguhkan dengan seseorang Yangs Edang memakai daster dengan Mayra Yangs Edang memeluk nya sambil berselfi ria .
Sedangkan nyonya Zia tersendiri sedang tertawa di sofa yang menghadap ke arah orang tersebut .
“ Oma kenapa kok ketawa sampe kedengaran ke kamar Kay . ” ujar Kayla berjalan menuju sang Oma sambil menengok ke arah sang mommy yangs Edang memeluk entah siapa karena belum melihat wajah nya .
“ Sini sayang kamu harus lihat sini sini. kamu juga sini Syah ... "
__ADS_1
💫💫💫💫💫💫💫💫