
Malam harinya tiba - tiba di kediaman Santoso kedatangan tamu laki - laki muda yang mencari Aisyah .
“ Ada yang bisa saya bantu tuan ? .. ” tanya mbok Mina yang kebetulan membukakan pintu nya .
“ Saya mau cari Aisyah Bu . Apa Aisyah nya ada ? ” tanya Vano .
Ya dia adalah Vano yang berniat ingin mengajak jalan Aisyah, karena tadi di kampus dia mendengar percakapan Aisyah dan Sifa yang memberitahu bahwa kalo anak yang di asuh oleh Aisyah sedang pergi .
Jadi, niat nya dia akan meminta ijin kepada tuan rumah untuk mengajak Aisyah jalan, karena ada yang ingin dia sampaikan .
“ Oh Aisyah, ada tuan kalo begitu mari masuk ..” ujar Mbok Mina membukakan pintu .
“ Ada apa Mbok ? ” tanya nyonya Zia yang sedang nonton bersama Rayyen yang sedang bermain handphone nya .
“ Ini nyonya ada yang mencari Aisyah .. ” ujar nyonya Zia
Mendengar kata Aisyah, Rayyen langsung mengalihkan pandangan nya melihat ke arah orang yang di belakang mbok Mina .
“ Bukanya dia orang yang waktu itu bonceng, Aisyah ya ... ” Batin Rayyen melihat ke arah laki - laki tersebut .
“ Maaf nyonya saya mau ijin mengajak Aisyah keluar jalan . ” Ujar Vano langsung pada inti nya .
“ Oh iya kamu duduk dulu sini, dan mbok maaf panggilkan Aisyah .. ” ujar nyonya Zia
“ Baik nyonya ... ”
Setelah beberapa saat Aisyah pun datang, sedangkan mbok Mina di dapur mengambilkan minum .
“ Iya ada apa nyonya ? ” tanya Aisyah yang belum menyadari keberadaan Vano yang membelakangi nya .
“ Oh Syah sini duduk , ini ada yang mencari kamu .. ” tunjuk Nyonya Zia kearah Vano .
Aisyah berjalan ke samping nyonya Zia dan melihat siapa yang mencari dirinya .
__ADS_1
“ Loh Vano ??! ... ” kaget Aisyah ternyata yang mencari nya adalah Vano .
Vano tersenyum dan berkata ... “ Hai.. ”
“ Ada apa kamu ke sini ??.. ” tanya Aisyah merasa tidak enak karena Vano bertamu ke mansion majikan nya .
“ Rencana nya aku mau ngajak kamu jalan ,, mau ya . ” ujar Vano langsung ke inti nya .
“ Em- Em- ... ”
Aisyah ragu untuk menjawab karena seharusnya dirinya bekerja di sini bukan malah main ke luar .
“ Udah gak papa Syah. sekali - kali kamu jalan ² , lagian juga Kayla kan lagi gak ini. Gak papa ” ujar nyonya Zia melihat keraguan dari mata Aisyah .
“ Tapi nyonya... ” belum selesai Aisyah berkata sudah di potong eh nyonya Zia .
“ Udah gak papa sekalian refreshing kan ..? ” ujar Nyonya Zia
“ Betul Syah mau ya, sekali ini aja ada yang mau aku omongin. sama kamu ” ujar Vano memohon kepada Aisyah .
Nyonya Zia mengangguk sedangkan Rayyen hanya menatap Aisyah sebentar lalu berpura - pura fokus ke handphone nya lagi .
“ Baiklah. tapi jangan malam - malam ya pulang nya ... ” ujar Aisyah
Setelah itu Aisyah kembali ke kamarnya untuk bersiap, beberapa menit Aisyah sudah siap dan langsung berjalan ke luar setelah terlebih dahulu pamit kepada nyonya Zia dan Rayyen .
Aisyah masuk ke dalam mobil yang di kendarai oleh Vano . Ya malam ini Vano membawa mobil bukan motor .
Diperjalanan hanya ada keheningan karena Aisyah merasa canggung, karena pertama kalinya dia jalan malam berdua bersama Vano .
“ Kamu mau makan apa Syah ? ” tanya Vano memecahkan keheningan di dalam mobil tersebut .
“ Apa aja deh kak, aku makan kok.. hehe ” ujar Aisyah melirik ke arah Vano yang sedang mengemudi .
__ADS_1
“ Tapi kamu gak ada alergi apa pun kan ? ” tanya Vano kembali
“ Em... enggak kok kak aku aman semua makanan. ” jawab Aisyah
“ Yaudah kita makan seafood aja gimana ? .. ” tanya Vano
“ Boleh Kak... ”
Setelah itu kembali hening, dan beberapa saat mereka sampai di restoran seafood .
***
Sedangkan di kediaman Santoso, setelah Aisyah berangkat bersama Vano , Rayyen juga tiba - tiba beranjak dari ruang tv menuju ke kamar nya tanpa ngomong apa-apa . Padahal disana masih ada nyonya Zia .
Nyonya Zia yang melihat sang putra kelihatan kesal hanya geleng-geleng kepala. Karena Nyonya Zia sudah menyangka kalo Rayyen sebenarnya suka terhadap Aisyah. Cuman Rayyen masih belum menyadari nya .
“ Cemburu pasti tuh .. hehe ” lirih nyonya Zia sambil terkekeh geli .
“ Kenapa mih ... ? ” tanya tuan David yang sudah berada di samping sang Istri .
“ Ekh papih .. biasa Pih ada yang cemburu. .. ” ujar nyonya mencium tangan sang suami .
“ Siapa yang cemburu mih,, ? ” tanya tuan David mengangkat sebelah alis nya .
“ Itu si Aisyah tadi ada temen nya ngajak jalan ke luar , ekh si Ray setelah Aisyah berangkat uring - uringan sendiri deh .. ehehe ” ujar nyonya Zia
“ Haha ... Dasar anak itu. Bukannya ngomong aja kalo suka pake gengsi segala . ck . ” ujar tuan David
“ Bukan gengsi Pih, tapi kayaknya Ray belum menyadari perasaan nya deh... ” ujar nyonya Zia
“ Mungkin .. ”
Setelah menghibahkan putranya sendiri kedua orang tua itu pun masuk ke dalam kamar mereka .
__ADS_1
🌸🌸🌸🌸🌸