NANNY CANTIK I LOVE YOU

NANNY CANTIK I LOVE YOU
Bab 4 NCILY


__ADS_3

Pukul 01:12


Rayyen baru saya mendaratkan tubuh atletis nya di ranjang empuk yang ada di kamarnya. Karena Rayyen baru saja selesai mandi setelah pulang dari kantor.


Keesokan harinya. Rayyen baru saja selesai bersiap untuk pergi ke kantor karena jam sudah menunjukkan pukul 7 pagi.


Rayyen menuruni tangga, melangkah ke arah meja makan yang sudah ada tuan David dan nyonya Zia.


“Pagi Pah-Mah” sapa Rayyen sambil mendarat kan bokongnya di kursi sebelah kanan tuan David.


“ Pagi Ray” ujar berbarengan tuan David dan nyonya Zia.


“Oh iya Kayla mana Mah..?” tanya Rayyen sambil menyantap nasi goreng yang ada di piring nya.


“ Kayla lagi main sama mbok Mina di taman belakang” jawab nyonya Zia.


“ ouh yaudah mah aku berangkat ke kantor dulu soalnya ada meeting pagi” ujar Rayyen sambil mencium tangan tuan David dan nyonya Zia.


“Iya hati-hati di jalan Ray dan jangan ngebut” ujar nyonya Zia.


“ iya mah... Assalamualaikum”


“ waalaikumsalam” jawab tuan David dan nyonya Zia berbarengan.


*******


Sedangkan Aisyah hari ini iya berniat untuk kerumah Siska untuk menanyakan soal pekerjaan yang Siska tawarkan.


“ Assalamualaikum” ujar Aisyah sambil mengetuk pintu rumah Siska.


“ Waalaikumsalam” jawab orang yang ada di dalam rumah.


“ ekh kamu toh Syah. Ayo masuk Siska nya masih tidur dia” ujar ibu Siska sambil mempersilahkan masuk.


“ iya Bu Aisyah mau ketemu sama Siska mau ada yang di omongin” ujar Aisyah sambil mencium tangan ibunya Siska.


“ oh yaudah kamu masuk aja ke kamar Siska ibu mau ke pasar dulu” ujar ibu Siska.


“ ekh iya Bu makasih, yaudah Aisyah ke kamar Siska dulu ya Bu” ujar Aisyah ijin.


Di depan pintu kamar Siska, Aisyah mengetuk pintu berkali-kali tapi tidak ada yang membuka, dan Aisyah memberanikan diri masuk dan untung nya pintu nya tidak di kunci.


“ Astagfirullah ini anak udah siang masih tidur aja” gumam Aisyah melihat ke arah ranjang Siska yang masih bergulung di dalam selimut nya.

__ADS_1


“ Siska bangun, hey Siska bangun udah siang ini” ujar Aisyah sambil menggoyangkan bahu Siska.


“ eugh..” lenguh Siska.


“Siska bangun ikh udah siang ini, mentang- mentang dah lulus malah males- males an ” ujar Aisyah sambil menarik selimut Siska


“ ikhhh apaan si Syah gue masih ngantuk nih” ujar Siska sambil mengambil selimut yang ada di tangan Aisyah.


“ kamu pasti bergadang nonton drakor lagi ya” ujar Aisyah sambil duduk di tepi ranjang Siska.


“ ehm...lo ada apa pagi- pagi tumben kesini, gak ke Tika bi Eem lo” ujar Siska sambil mengintip di balik selimut yang ini pakai.


“ makanya kamu nya bangun dulu aku mau ngomong ni” ujar Aisyah sambil menarik tangan Siska agar duduk.


“ iya iya ini gue bangun” ujar Siska sambil duduk menyender kan tubuhnya ke kepala ranjang.


“ emm..soal tawaran yang jadi babysister itu udah ada yang daftar belum Sis..?” tanya Aisyah


“ gak tau, tanya aja sama ibu. emang elu mau ambil pekerjaan itu Syah? . kalo Lo ambil berarti elo harus ke Jakarta dong. Tar gue sama siapa kalo elo ke Jakarta” ujar Siska dengan gaya lebay nya sambil menggoyang kan tangan Aisyah.


“ ikh kamu kenapa si Sis kok jadi lebay gini” kekeh Aisyah sambil mendorong tangan Siska.


“ ichh elo mh kok gitu si kan gue sedih klo Lo bener bakal ke Jakarta. Gue kan gak punya temen selain elo di sini” ujar Siska sambil cemberut.


“ sialan lo” ujar Siska. Dan mereka pun tertawa bersama.


Setelah menunggu Siska mandidan bersiap, mereka berdua pun ke dapur untuk menanyakan soal pekerjaan kepada ibu Siska.


“ekh kalian..sini ayo kita makan siang bareng” ajak ibu Siska.


“iya Bu makasih” ujar Aisyah.


Setelah mereka makan siang dan membereskannya, mereka pun berkumpul di teras rumah Siska sambil mengobrol.


“ Oh iya Bu gimana tawaran buat jadi babysister yang di tawarkan uwa Mina udah ada yang mau..?” tanya Siska mewakili Aisyah.


“ Belum nih ibu juga udah tawarin ke ibu pengajian tapi belum ada yang mau" jawab ibu Siska.


“ em.. Bu kalo Aisyah aja yang jadi babysister boleh gak?” tanya Aisyah dengan ragu kepada ibu Siska.


“ ekh kamu bener mau Aisyah?” tanya Ibu Siska.


“ Iya Bu insyaallah Aisyah mau” dengan tegas Aisyah berucap.

__ADS_1


“ ya udah tar ibu tanya dulu ke wa Mina udah dapet belum dia babysister nya” ujar ibu Siska.


“ iya Bu makasih” jawab Aisyah dengan berbinar.


“ ngomong- ngomong kenapa kamu Syah jadi babysister ? kamu gak lanjut kuliah..?” tanya ibu Siska.


“ ya sebenarnya Aisyah mau kuliah tapi belum ada biaya, dan rencana Aisyah klo kerja bakal ngumpulin uang biar bisa kuliah lagi bu” ujar Aisyah.


“ maaf ya Syah ibu gak bisa bantu kamu. Dan semoga kamu juga kalo di terima kerja wa Mina betah ya” ujar ibu Siska sambil tersenyum dan menepuk pundak Aisyah.


“ iya Bu ga papa lagian Siska juga masih butuh untuk kuliah, dan terima kasih doa nya Bu” ujar Aisyah sambil tersenyum “ oh iya Bu kalo gitu Aisyah harus pulang dulu takut kesorean soalnya ada jemuran” pamit Aisyah sambil mencium tangan ibunya Siska.


“ Sis pamit ya” dan di jawab anggukan oleh Siska.


“ kasian ya Bu Aisyah” ujar Siska setelah Aisyah berlalu pulang.


“ iya makanya kamu harus bersyukur karena masih bisa kuliah” ujar ibu Siska sambil berlalu masuk ke rumah.


“ iya ibuku sayang” ujar Siska sambil memeluk ibunya dari belakang.


********


Setelah sampai rumah Aisyah langsung saja mengangkat jemuran dan menyetrika nya. Setelah selesai Aisyah mandi dan sholat ashar terlebih dahulu sebelum ia memasak.


Setelah makanan selesai Aisyah pun sholat maghrib terlebih dahulu dan istirahat karena iya harus menunggu semua orang makan baru iya makan dan membereskan nya.


setelah semua orang beres makan baru iya keluar kamar untuk makan, selesai makan Aisyah membereskan piring kotor na mencucinya.


diruang tamu orang tua Aisyah sedang berkumpul bersama kakak kembar Aisyah sedang menonton sambil berbincang.


“ Bu- Pak Aisyah mau bicara” ujar Aisyah dengan ragu.


“ ya bicara aja orang dari kamu bicarakan” ujar ketus ibu Aisyah.


“ em Aisyah mau ijin, Aisyah mau kerja di Jakarta Bu karena tadi ibunya Siska ngabarin. bahwa Aisyah di terima kerja jadi babysister, dan lusa Aisyah bakal berangkat di jemput uwa Mina” ujar Aisyah menjelaskan.


“ hm bagus lah kamu gak di sini gak nambah beban aja, tapi awas kalo udah gajian kirim kesini itung-itung bayar selama ini kamu tinggal di sini sama saya urus dari kecil” ujar ketus ibu Aisyah tanpa mengalihkan perhatian ke-tv yang sedang iya tonton.


Sedangkan Bapak dan kedua kakak nya hanya diam sembari mendengarkan pembicaraan mereka berdua.


“ ### yaudah Bu kalo gitu Aisyah mau ke kamar dulu ” ujar Aisyah sambil menahan tangisnya.


-

__ADS_1


__ADS_2