NANNY CANTIK I LOVE YOU

NANNY CANTIK I LOVE YOU
Bab 34 NCILY


__ADS_3

Malam ini setelah makan Aisyah dan Vano pun mampir di taman yang ramai pengunjung .


Mereka berdua duduk di bangku taman di temani es krim yangs Edang mereka makan .


“ Gimana enak gak ?.. ” tanya Vano memperhatikan Aisyah yang sedang makan eskrim nya .


“ Iya kak, eskrim nya enak banget.. ” Antusias Aisyah .


“ Hahaha.. kamu lucu banget sih kalo lagi makan eskrim gitu kayak masih bocah ... ” kekeh Vano melihat cara makan eskrim Aisyah yang sedikit berantakan .


“ Ishh.. apaan sih nggak kok .. ” ujar Aisyah mengelap pinggiran bibir nya .


Vano mendekat ke arah Aisyah, membuat Aisyah reflek memundurkan badan nya gugup takut Vano berbuat macam-macam .


“ Ekh - eh - K- kak ... ”


“ Ini ... ” Vano mengusap eskrim yang berada di dagu Aisyah dengan ibu jari nya membuat mereka begitu dekat. mungkin orang yang lewat bakal mengira bahwa mereka sedang berciuman .


“ Akh- makasih kak ... ” gugup Aisyah.


Vano pun memundurkan kan lagi badan nya, dan mereka berdua menjadi salah tingkah .


“ Em Kak kita pulang yuk udah malem.. ” ujar Aisyah setelah beberapa saat diam .


“ Tapi ada yang mau omongin sama kamu Syah... ” tiba-tiba Vano menjadi serius .


“ Ngomong apa kak ? .. ” Aisyah menengok ke arah Vano


“ emm gimana ya ,, em -mmm ” bukanya langsung ngomong Vano malah gugup duluan .


“ Jadi sebenarnya aku --- ” belum selesai Vano bicara tiba-tiba handphone Aisyah berbunyi .


Ting - tirk


💌 : Kamu dimana ini sudah malam.


💌 : cepet pulang !!!


💌 : saya tunggu sampai jam 10.30 kalo kmu belum sampai juga kamu akan saya kasih hukuman !!!!


Pesan berturut-turut dari Rayyen menyuruh Aisyah untuk segara pulang.


Aisyah yang membaca pesan dari Rayyen pun langsung saja membalas nya .


📩 : Iya kak sebentar lagi aku pulang .


Read.


Setelah membalas pesan Rayyen, Aisyah pun langsung meminta untuk segera pulang kepada Vano .


“ Kak kita pulang yuk, Kak Ray udah nyuruh aku pulang ini. ” ujar Aisyah dengan gelisah takut Rayyen marah kepadanya .


“ Tapi--- akh. sudahlah ayok .. ” dengan terpaksa Vano menuruti kemauan Aisyah padahal dia masih belum selesai berbicara kepada Rayyen .


Diperjalanan pulang Aisyah sedikit khawatir karena waktu yang di berikan Rayyen tinggal 5 menit lagi .


“ Kak bisa agak cepet gak soalnya kak Ray , udah nanyain terus . ” ujar Aisyah sambil meremas tangan nya sendiri yang berada di pangkuan an nya .

__ADS_1


Vano pun hanya menjawab dengan anggukan , dan melajukan mobil nya dengan sedikit kencang .


Pas pukul 10.30 , Mobil Vano terparkir di halaman mansion yang ternyata Rayyen sudah menunggu nya di teras mansion .


“ Kak aku masuk duluan ya, gak enak sama kak Rayyen.. ” pamit Aisyah


“ Kakak hati - hati dijalan ya .. ” lanjut Aisyah lalu turun dari mobil berjalan menuju Rayyen yang sedang menatapnya .


“ Masuk ” ucap datar Rayyen. Saat Aisyah ingin menjawabnya Rayyen sudah terlebih dahulu menyala .


“ MASUK.. ”. Tekan Rayyen.


Aisyah pun menurut masuk ke dalam mansion dan berjalan ke kamar nya .


Sedangkan Rayyen berjalan menuju mobil yang belum beranjak dari tempat nya .


*Tok - Tok


Rayyen mengetuk pintu* mobil . Vano pun membuka nya dan Rayyen berkata...


“ Kalo sekali lagi loe ngajak Aisyah jalan sampe malem gini lagi gue gak akan ngizinin lagi. ” tekan Rayyen lalu berlalu masuk kedalam mansion .


Vano yang belum sempat menjawab perkataan Rayyen pun hanya mengedik kan bahu nya .


“ Kayaknya tuh cowok suka deh sama Aisyah, keliatan dari gestur nya sih ... ” batin Vano yang berada di jalan pulang .


****


Dikamar yang bernuansa abu - hitam seorang laki-laki sedang uring - uringan .


“ Duh gimana nih, Aisyah marah gak ya sama gue ? mana tadi pake bentak dia lagi ? ” Rayyen masih saja mundar - mandir tidak jelas karena kepikiran Aisyah terus .


“ Udahlah mending gue tidur aja, dari pada pusing ” lirih Rayyen memejamkan matanya .


Dikamar Aisyah setelah tadi membersihkan diri, kini dia sedang duduk dimeja belajar yang disiapkan oleh nyonya Zia .


“ Huh, kak Ray kenapa ya, kayaknya tadi marah banget sama aku ?! apa karena aku kemalaman ya pulang nya . ” Aisyah terus memikirkan kan nya sambil menopang dagu nya di atas meja .


*****


Pagi harinya Aisyah terbangun dari tidurnya karena mendengar suara mbok Mina yang membangunkan nya .


“ Syah. Syah bangun Syah pindah tidur nya jangan disini . ” ujar mbok Mina menepuk pundak Aisyah


eught ....


Lenguh Aisyah merasakan tepukan dari mbok Mina.


“ Iya uwa ada apa ? ,. ” Tanya Aisyah yang masih mengumpulkan nyawanya dan merenggangkan badannya karena pegal tidur menyender ke meja .


“ Kamu tidurnya pindah jangan disini, pasti badannya pegel entar. .. ” ujar mbok Mina menggeleng kepala nya .


“ Udah pagi ya uwa ... ? ” tanya Aisyah


“ baru jam 5 kok kamu kalo mau tidur lagi juga papa... ” ujar mbok Mina mengelus sayang rambut panjang Aisyah .


“ enggak deh uwa, mau bantu uwa aja di dapur ... ” ujar Aisyah tersenyum kepada mbok Mina .

__ADS_1


“ Yasudah terserah kamu ,sana mandi terus sholat dulu . ” Titah mbok Mina lalu diangguki Aisyah.


Setelah mbok Mina keluar kamar nya, Aisyah pun mandi dan sholat .


****


Di dapur Aisyah bersama Santi sedang membersihkan Sayur yang akan di masak , sedangkan Mbok Mina tadi pergi ke pasar untuk membeli ikan yang di pesan oleh Nyonya Zia .


Setelah selesai masak Aisyah membantu Santi membersihkan alat masak dan membersihkan rumah .


“ Syah udah gak papa, kamu ke kamar aja belajar. Ini kan bukan pekerjaan kamu. ” ujar Santi


“ Enggak deh mbak , lagian juga aku gak ada kerjaan soalnya kan Kayla lagi gak ada di rumah ... ” ujar Aisyah meneruskan membersihkan debu yang ada di situ .


Mendengar jawaban Aisyah, membuat Santi bangga karena Aisyah tidak pernah membedakan pekerjaan siapa pun , kalo ada waktu Aisyah selalu saja membantu nya .


Pukul 7 pagi di ruang makan semua keluarga Santoso sudah berkumpul mines keluarga kecil Mayra .


“ Kamu hari ini ke kantor Ray ?.. ” tanya Tuan David


“ Iya Pih, soalnya jam sepuluh ada meeting masalah proyek baru lagi ... ” Jawab Rayyen


“ Ya , tapi kmu juga harus jaga kesehatan Ray, jangan lupa makan nya .. ” ujar nyonya Zia mengingatkan .


“ Iya mih,, kalo gitu aku berangkat dulu ya .. Assalamualaikum ” pamit Rayyen mencium tangan kedua orang tuanya .


****


Sedangkan di belakang Aisyah, Santi beserta Mbok Mina sedang mengobrol karena pekerjaan mereka sudah selesai .


“ Syah kamu mau pulang kapan ke kampung ? ... ” tanya mbok Mina .


“ Gak tau mbok, tapi kayaknya kalo sekarang - sekarang gak bisa soalnya kan aku sekarang kuliah .... ” jawab Aisyah


“ Kalo uwa rencana nya kapan pulang uwa ... ? ” balik tanya Aisyah


“ Kalo uwa rencana nya mau balik entar sekitar dua Minggu lagi soalnya anak uwa yang ada Surabaya mau ke kampung ... ” ujar mbok Mina


Aisyah mengangguk mengerti .


“ Kalo Mbak Santi gimana, semenjak aku kerja disini belum pernah liat Mbak Santi pulang kampung. ... ” Aisyah mengingat - ngingat


“ Aku pernah pulang kok, cuman kebetulan waktu kamu pulang kemarin dan cuman sebentar ,.... ” jawab Santi .


Aisyah mengangguk .


mereka mengobrol sesekali tertawa mendengar cerita dari mbok Mina saat masih muda dulu .


Nyonya Zia yang melihat mereka sedang mengobrol dan tertawa pun berjalan menuju mereka dan bergabung berbincang tentang pengalaman mereka .


Ya, nyonya Zia , walaupun kaya raya tapi tidak pernah memandang rendah orang lain, dia selalu saya menyamaratakan nya .


Makanya orang yang berkerja di mansion ini pasti betah ,karena kebaikan nyonya Zia dan keluarnya yang selalu saja membantu saat sedang kesulitan .


Pernah sekali dulu Bapak Santi, sakit dan haru di operasi karena terkenal gagal ginjal . Dan bersyukur nya Keluarga Santoso dengan suka rela nya membayar semua biaya nya secara gratis tapa cuma - cuma .


Makanya Santi sudah berjanji kepada dirinya sendiri untuk selalu mengabdi kepada keluarga Santoso dan akan selalu setia .

__ADS_1


🌸🌸🌸🌸🌸🌸


__ADS_2