NANNY CANTIK I LOVE YOU

NANNY CANTIK I LOVE YOU
Bab 18 NCILY


__ADS_3

Didalam ruangan tersebut sudah ramai tamu undangan yang datang dan sepertinya ijab Kabul nya pun sudah terlaksana terbukti dari sepasang pengantin yang sudah duduk di kursi pelaminan.


Dari arah meja tamu ada sepasang kekasih melihat ke arah pintu masuk, dimana Rayyen sedang berjalan bergandengan tangan bersama Aisyah.


“ Itu kan Rayyen sama siapa dia,Cantik banget ” ujar orang tersebut dan lirih di akhir nya.


“ kenapa yang ” ujar seorang wanita yang duduk di samping nya


“ ekh engga papa kok beib... itu kayanya si Ray deh ” ujar Kendra.


Ya, sepasang kekasih tersebut adalah Kendra bersama kekasih nya Miranda.


Mereka datang sedari tadi. Adit yang mendengar Kendra menyebut nama atasan sekaligus teman nya itu pun menengok ke arah pintu masuk.


“ Bukan nya itu Aisyah ” lirih Adit setelah melihat ke arah Rayyen yang sedang menggandeng tangan seseorang.


“ Siapa,, Dit ” tanya Kendra, karena mendengar suara lirih Adit.


“ gak.. ” jawab singkat Adit


“ HUHH.. dasar kutub ” dengus Kendra


Sedangkan Rayyen berjalan menuju ke arah pengantin dengan terus menggandeng tangan Aisyah, sesekali Rayyen membalas sapaan para klien yang ikut hadir di acara pernikahan Soni.


“ Selamat ya bro..” ujar Rayyen sambil menjabat tangan Sony dan berpelukan dengan gaya laki - laki.


“ Thanks bro.. udah Dateng ” . “ BTW,,, Siapa nih cantik banget ” lanjut Sony yang melihat keberadaan Aisyah yang berada di samping Rayyen.


“ Kepo loh,,, nih liat bini loh cemburu karena loh puji cewek gue ” ujar Rayyen mengalihkan perhatian.


Sony pun melihat ke arah samping dimana sang istri berdiri sambil memelototi nya.


“ HE HE HE HE ...Canda sayang tetep kamu yang paling cantik sedunia ini kok ” Rayu Sony sambil memeluk sang istri.


Aisyah yang melihat itu pun tersenyum karena melihat kelakuan mereka.


“ Selamat ya kak, semoga cepat di beri momongan ” doa Aisyah sambil memeluk istri dari Sony.


“ Terima kasih ya,, semoga cepat nyusul ” ujar istri Sony sambil melepaskan pelukan nya.

__ADS_1


“ Aminn,, mohon doa nya aja ” Bukan Aisyah yang menjawab tetapi Rayyen yang langsung mengaminkan nya.


Aisyah yang mendengar Rayyen mengaminkan pun hanya tersenyum canggung.


“ Yaudah gue,, mau nyamperin Kendra dulu ” ujar Rayyen.


Rayyen pun berjalan menuruni tangga dan berjalan ke arah meja dimana Kendra bersama Adit.


“ Wohowww.. Akhir nya si CEO kita bawa gandengan ke acara, Hay cantik ” Ujar Kendra meledek Rayyen sekaligus menyapa Aisyah.


Sedangkan Aisyah yang di sapa pun hanya tersenyum dan mengangguk.


“ Sialan loh... Dasar buaya ” ujar Rayyen menoyor kepala belakang Kendra.


HA HA HA HA HA


Disambut gelak tawa Kendra, sedangkan Adit yang melihat kelakuan sahabat yang satu nya itupun hanya geleng-geleng kepala.


“ Hai kenalin gue Miranda ” ujar Miranda sambil menyodorkan tangan nya.


“ Hay kak saya Aisyah, salam kenal ” menerima uluran tangan Miranda.


“ Gak usah kaget gitu dia emang gak biasa Lo / Gue ” ujar Rayyen sambil mempersilahkan Aisyah duduk.


“ ekh... iya ” Miranda


“ Hay kenalin gue Kendra, paling tampan diantara mereka berdua ” ujar Kendra dengan percaya dirinya mengulurkan tangannya.


“ iya kak, aku Aisyah ” belum sampai menyentuh tangan Kendra, Rayyen terlebih dahulu menjabat tangan Kendra.


“ Dih posesif amat loh Ray ” Ujar kesal karena uluran tangan nya di ambil Rayyen.


Sedangkan Rayyen hanya acuh mendengar ucapan Kendra.


“ Hay Syah ” sapa Adit. Karena Adit sudah beberapa kali bertemu dengan Aisyah.


“ iya kak ” balas sapaan


“ Lah... Lo udah kenal Dit sama cem-ceman nya si Ray ” ujar Kendra sambil menunjuk ke arah Rayyen dan Aisyah.

__ADS_1


Bukannya menjawab Adit malah mengangkat pundak nya dengan acuh.


“ Kebiasaan Lo,, kalo gue nanya gak pernah dijawab ” keluh Kendra sambil meminum minuman ya.


Sedangkan Rayyen acuh kepada keluhan Kendra, Rayyen malah fokus menawarkan minum dan makan terhadap Aisyah.


“ Kamu mau makan atau minum apa Ais ” tanya Rayyen dengan mengelus tangan Aisyah yang berada di atas meja.


“ Terserah kakak aja deh ” ujar Aisyah karena dia merasa masih canggung.


“ Ya sudah kalo gitu aku mau ambil makanan dulu ya, kamu tunggu sini aja sama yang lain ” ujar Rayyen melenggang dari meja.


“ Oh iya Syah kamu dari mana ? ” tanya Miranda memulai obrolan


“ Saya dari Bogor kak ” ujar Aisyah tersenyum


“ ouhh.. kamu tinggal dimana ? ” tanya Miranda lagi.


“ Saya jadi babysister nya Kayla kak ” jawab Aisyah dengan senyum yang masih belum luntur.


“ HAHH... ” teriak kaget Miranda bersama Kendra bersamaan, membuat orang-orang melihat ke arah mereka.


Miranda yang sadar menjadi pusat perhatian pun hanya membalas senyum canggung sambil membungkuk kan sedikit badan nya ke arah orang - orang .


“ Kamu beneran jadi babysister nya anak kakak nya Rayyen ? ” ujar Kendra yang kaget mendengar penuturan Aisyah.


Mereka tidak percaya karena melihat dari umur Aisyah yang masih sepertinya baru lulus SMA dan dari paras nya yang cantik, siapa saja tidak akan menyangka bahwa, ia seorang babysister.


“ Tapi kelihatan nya kamu baru lulus sekolah ”lanjut Kendra


“ Iya kak Aisyah baru lulus sekolah tahun ini ” jawab Aisyah


“ Sudah - sudah... lanjut nanti saja nanya - nanyanya sekarang kamu makan dulu Ais... kamu belum makan dari tadi berangkat ” Ujar Rayyen yang tiba-tiba datang menyela ucapan Kendra yang sepertinya akan terus bertanya.


Kendra yang masih penasaran pun ingin bertanya lagi, tapi dia urungkan karena melihat pelotot-tan dari Rayyen.


-


-

__ADS_1


__ADS_2