
“ Sudah - sudah... lanjut nanti saja nanya - nanyanya sekarang kamu makan dulu Ais... kamu belum makan dari tadi berangkat ” Ujar Rayyen yang tiba-tiba datang menyela ucapan Kendra yang sepertinya akan terus bertanya.
Kendra yang masih penasaran pun ingin bertanya lagi, tapi dia urungkan karena melihat pelotot-tan dari Rayyen.
Mereka pun makan dengan tenang, setelah selesai makan mereka para lelaki pun berjalan menyapa para klien yang mereka kenal.
Sedangkan di meja Aisyah dan Miranda pun sudah tidak canggung lagi, mereka mengobrol dengan lancar dan sesekali di iringi kekehan mereka berdua.
Tak lama kemudian terdengar suara MC yang menyambut para hadirin yang datang.
“ Hallo semua nya selamat malam ” dengan ceria sang MC semua hadirin
“ Saya mewakili pengantin mengucapkan terima kasih atas kehadiran semua nya yang ada disini ” di sambut tepuk tangan meriah oleh tamu undangan.
“ Dan seperti kita akan langsung aja menuju ke acara yang selanjut yaitu, Lempar buket bunga pengantin ” ujar sang MC
“ Baik untuk yang punya pasangan atau yang jomblowati dan jomblowan, mari mendekat ke arah panggung untuk menangkap buket nya biar cepat cepat dapet nyusul ” ujar sang MC dan di sambung meriah oleh para undangan yang memang menanti bagian acara ini.
Dimeja Rayyen and Geng,. Kendra memaksa semuanya untuk ikut memperebutkan buket,. namun yang lain nya tidak mau dan dengan terpaksa Kendra pun menarik tangan para sahabatnya agar ikut serta.
“ Ayo lah,,, Ray.. Dit.. kali aja kalian cepat nyusul kaya si Sony. Yukk buruan tar keburu dilempar bunga nya ” Kendra memaksa dengan terus menarik tangan kedua sahabat nya.
“ Apaan sih Ken, males banget ikutan kaya gitu ” Ujar Adit dengan melepaskan tangan nya dari tarikan Kendra.
“ Iya lagian juga gak aada kerjaan ngerebutin kaya gitu. Kalo Lo mau bunga tar gue kasih sama toko nya ” ujar Rayyen
“ Ishh loh berdua mh gak asik, Yaudah yuk sayang sama kamu aja, kamu juga. Aisyah ayok ikut siapa tau kamu nyusul duluan sama si Ray” ujar Kendra mengajak Aisyah
“ Enggak deh kak aku disini aja ” ujar Aisyah menolak
“ Udah gak papa ayok kita seru - seruan aja ” ujar Miranda menarik tangan Aisyah agar bangun dari duduk nya.
Aisyah pun hanya pasrah di tarik menuju ke arah panggung dimana sang pengantin sudah berdiri dan bersiap - siap untuk pelemparan bunga.
“ ck dasar laki bini sama aja tukang maksa ” gerutu Adit melihat Aisyah yang pasrah saja di tarik tangan nya ke depan.
“ hm mereka emang cocok ” ujar Rayyen membenarkan ucapan Adit
“ Oh iya Dit, loh Dateng kesini bareng sama si Kendra. ? ” tanya Rayyen
“ Gak gue kebetulan aja ketemu mereka berdua di parkiran ” jawab Adit. di jawab anggukan saja oleh Rayyen.
__ADS_1
“ Udah ini masih ada acara lagi apa udah selesai ? ” tanya Rayyen kepada seorang pelayan yang melewati nya.
“ Ada acara dansa tuan, setelah ini dan acara game dan yang menang akan dapat give tuan ” ujar sang pelayan tersebut.
“ Hem.. makasih ” Ujar Rayyen
“ iya tuan saya permisi dulu ” pamit sang pelayan
Sebenar nya Rayyen sudah ingin pulang, karena besok pagi dia akan menghadiri rapat. Tapi karena tidak enak kepada teman kuliah nya dia pun akan menunggu sampai acara selesai.
“ Kenapa loh ? udah pengen pulang aja ini kan masih jam sembilan ” ujar Adit melihat ke arah Rayyen yang sedang memerhatikan ke arah acara lempar bunga.
“ Gak papa cuman gue kan besok ada meeting, taku ya gue kesiangan ” jawab Rayyen, tanpa mengalihkan perhatian dari orang - orang yang sedang berkerumun untuk mendapatkan sang buket yang sedang terbang di atas mereka.
Adit pun hanya mengangguk, dan melihat ke arah orang - orang yang sedang berteriak dan melihat siapa yang mendapat buket pengantin tersebut.
***
Sedangkan ditempat lain, Aisyah hanya diam berdiri di belakang sedangkan Miranda bersama Kendra sangat bersemangat sampai, mereka meninggal kan Aisyah. Mereka berdua memilih berdesak desakan agar mendapatkan buket nya.
Aisyah hanya berdiri di belakang kerumunan orang yang sangat menginginkan buket, Aisyah hanya melihat saja karena dia berada di situ pun karena di tarik paksa oleh Miranda.
Saat sang MC menghitung mundur orang - orang pun semakin histeris untuk mendapatkan bunga nya.
HAPP
Bungan pun mendarat tepat di depan Aisyah yang dengan reflek Aisyah menangkapnya membuat dia hilang keseimbangannya. Hampir saja Aisyah terjatuh karena kehilangan keseimbangan dengan keterkejutan akan kedatangan buket yang tiba-tiba.
Untung nya da seseorang yang menarik tangan Aisyah dan membawanya ke pelukan orang tersebut.
DEG
Jantung Aisyah berdebar karena pelukan orang tersebut, dan entah kenapa dia merasa kan kenyamanan.
Aisyah pun mendongakkan kepalanya dan melihat siapa yang sudah menolong nya. Dan
“ K- KAK RAY ” Ucap Aisyah dalam hati nya kaget.
Dan mereka yang hadir pun mengalihkan perhatian nya kepada Aisyah dan Rayyen dengan posisi yang sangat sweet itu.
“ *Wah mereka sangat cocok ya ”
__ADS_1
“ uhhh sweet banget sih, mana ganteng lagi ”
“ Cewek nya cantik banget, sangat cocok buat cowok nya ”
“ Couple Goals banget sih ”
“ Bukan nya itu tuan Rayyen ya, CEO dari RYN CROP ”
“ Iya itu tuan Rayyen, apa jangan - jangan perempuan itu kekasih nya ? ”
“ Wah kekasih nya tua Rayyen sangat cantik ya*”
Kurang lebih seperti itu lah bisik - bisik orang yang melihat adegan di depan sana.
Setelah sadar menjadi pusat perhatian Rayyen pun melepaskan pelukan nya dengan membatu Aisyah agar berdiri tegak lagi.
“ Kamu gak papa ? ” tanya Rayyen setelah memastikan Aisyah berdiri dengan benar.
“ iya gak papa kak, dan makasih ya udah nolongin aku ” ujar Aisyah
“ Iya sama - sama lain kali jangan bengong ya ” peringatan Rayyen dan di balas anggukan oleh Aisyah.
****
Setelah kejadian itu Rayyen pun mengajak Aisyah pulang terlebih dahulu karena waktu sudah menunjukkan pukul 11 malam.
Di perjalanan pulang mereka hanya diam, dan Aisyah pun hanya memainkan buket bunga pengantin yang ada di pangkuan nya. Dan Rayyen pun memilih fokus menyetir mobil nya.
Beberapa menit kemudian, Rayyen pun bertanya...
“ Ais kamu mau makan dulu apa langsung pulang saja ? ” tanya Rayyen masih fokus ke jalanan depan
Rayyen mengernyitkan dahinya karena tidak ada jawaban dari Aisyah.
Karena merasa tidak ada menjawab dan sunyi Rayyen pun menengok sekilas ke arah Aisyah yang ternyata dia tertidur pulas. Mungkin Aisyah kelelahan makanya dia tertidur.
Melihat Aisyah Tertidur dengan menyenderkan kepalanya dan mulut yang sedikit terbuka Rayyen pun senyum karena merasa lucu melihat Aisyah yang sedang tertidur.
Rayyen pun memberhentikan mobilnya di jalan yang tidak terlalu ramai.
Dia pun melepaskan jas nya dan di selimut kan kepada Aisyah, karena Aisyah memakai gaun tanpa lengan.
__ADS_1
Setelah menyelimuti Aisyah, Rayyen pun melajukan kembali mobil nya ke arah mansion nya / kediaman Santoso.
🌸🌸🌸