NANNY CANTIK I LOVE YOU

NANNY CANTIK I LOVE YOU
Bab 13 NCILY


__ADS_3

Sore harinya. Aisyah membuka matanya dan melihat sekelilingnya ternyata dia bukan di dalam kamarnya, dia pun melihat sekeliling nya dan pandangan nya melihat ke arah sofa yang terdapat Rayyen yang sedang memejamkan matanya.


“Dimana ini sepertinya ini bukan di kamar aku..” gumam Aisyah dengan lirih, karena tubuh nya masih lemah.


Karena haus Aisyah pun berusaha bangun dan mengambil air yang ada di nakas samping ranjang.


Namun karena keadaannya masih lemah Aisyah tidak mencapai gelas tersebut dan malah menyenggolnya dan terjatuh.... praanggg.... bunyi gelas pecah.


Sedangkan Rayyen yang sedang tertidur terkejut mendengar suara gelas pecah yang begitu nyaring. Dia pun bangun dari dan melihat ke arah Aisyah yang sedang berusaha bangun ingin membersihkan pecahan kaca nya.


“ Astagfirullah Ais... Kamu mau apa Hem?.. udah istirahat aja biar saya yang bereskan..” Ujar Rayyen sambil menahan tubuh Aisyah yang ingin bangun.


“Tapi saya haus tuan...”ujar Aisyah dengan nada lemah.


“Yasudah bentar saya ambilkan minum.. tapi kamu jangan bangun dulu ya kamu masih butuh istirahat..” ujar Rayyen sambil berlalu keluar kamar untuk mengambil minum.


Setelah mengambil minum Rayyen pun berjalan ke arah kamar tamu yang ada di dekat ruang tamu.


Dan saat ingin membuka pintu bertepatan dengan kepulangan Kayla bersama kedua orang tua nya.


“Loh Ray kamu ngapain ke kamar tamu..?” tanya Mayra yang sedang berjalan ke arah Rayyen sambil menggandeng tangan Kayla, sedangkan Alex dia sudah pamit terlebih dahulu ke kamarnya karena ada pekerjaan mendadak.


“ ekh kalian udah pada pulang.. ini aku mau ngasih minum ke Aisyah karena dia sedang. kurang enak badan gara-gara tadi tengelam di kolam renang..”pernyataan Rayyen tersebut membuat Mayra terkejut sedangkan Kayla dia langsung saja berjalan ke arah Rayyen dan ingin segera masuk untuk melihat Aisyah.


“uncle Kayla mau lihat kakak Syah..” ujar Kayla dengan nada sendu.


“Yasudah ayok kita masuk..” ujar Rayyen sambil membuka pintu, dan Kayla pun langsung berlari ke arah ranjang dan menaiki nya dan duduk di samping Aisyah yang sedang memejamkan matanya.


Sedangkan Aisyah yang merasakan pergerakan di ranjang pun bangun dan melihat ke arah Kayla yang sedang memegang tangannya dan menatapnya dengan sendu.


Aisyah yang melihat itupun tersenyum dan berkata..“Kayla sudah pulang??...giman seru tidak jalan-jalannya..?” tanya Aisyah dengan lirih namun tetap tersenyum lembutnya.


Rayyen yang melihat itupun tersenyum. Dan Mayra yang melihat itupun pun tersenyum dan merasa terharu karena merasa bahwa Kayla begitu sangat menyayangi Aisyah.


“Kamu minum dulu Ais.. ” Ujar Rayyen sambil menyodorkan minum


Aisyah pun minum dengan rakus. Setelah minum dia pun melihat ke arah Mayra dan berkata... “Kak Mayra... ” ujar Aisyah menyapa Mayra dengan lirih.

__ADS_1


“Gimana Syah keadaan kamu..?” tanya Mayra sambil duduk di pinggir ranjang, karena pecahan gelas tadi sudah dibersihkan oleh Rayyen.


“Alhamdulillah.. Sudah baikan kok Kak..” ujar Aisyah sambil tersenyum.


“Syukurlah kalo gitu... Kay ayok kita bersih-bersih dulu kan baru pulang dari luar..” ujar Mayra mengajak Kayla. Namun Kayla tak bergeming masih memeluk Aisyah yang sedang berbaring.


“Kayla mandi dulu ya nanti boleh ke sini lagi kok ..” ujar Aisyah sambil membujuk agar Kayla mau mandi.


Tapi di jawab gelengan kepala oleh Kayla dan masih saja memeluk Aisyah.


“Nanti kakak sendiri kalo Kayla ke kamar.”ujar Kayla membuka suara sambil mendongakkan kepalanya ke arah Aisyah.


“tid--- ” “Gak kok kata siapa sendiri kan di temenin sama uncle.. ” ujar Rayyen baru masuk ke kamar setelah tadi membuang serpihan gelas..


Kayla pun bangun dan menatap Rayyen dan berkata ..“Yasudah Kayla mandi dulu tapi uncle harus janji jagain kakak Syah ya jangan di tinggal entar kalo butuh sesuatu harus di ambilkan ya..”ujar Kayla.


“ Iya sayang uncle janji, udah saya kamu bersih-bersih dulu gih..” ujar Rayyen


“Kalo gitu Kayla mandi dulu ya kakak Syah..” pamit Kayla setelah mencium pipi Aisyah. Dan di jawab oleh senyuman Aisyah.


“emm... Tuan apa saya merepotkan kan tugas menjaga Kayla itu harusnya pekerjaan saya.. Dan juga Tuan jadi repot menjaga saya..” ujar Aisyah karena dia merasa tidak enak harus merepotkan keluar Santoso.


“ Tidak kok kamu tidak merepotkan bagi saya. Lagian kamu juga kan masih sakit jadi kamu harus banyak istirahat..” Ujar Rayyen sambil duduk di samping Aisyah.


Tiba-tiba nyonya Zia datang membawa nampan berisikan makanan untuk Aisyah.


“ Aisyah gimana keadaan kamu..? ” Tanya nyonya Zia yang baru masuk kamar.


“Alhamdulillah sudah baikan kok nyonya..” ujar Aisyah sambil menyenderkan tubuhnya di kepala ranjang, di bantu oleh Rayyen.


“ Syukur lah kalo sudah enakan, kalo gitu kamu makan terus minum obatnya ya..” ujar nyonya Zia sambil menaruh nampan tersebut di sisi nakas.


“ Terimakasih nyonya maaf kalo Aisyah jadi merepotkan nyonya..” ujar Aisyah merasa terharu atas kebaikan keluarga Santoso terhadap dirinya.


“Sudah tidak papa kalo gitu saya keluar dulu, dan kamu Ray temenin Aisyah ya.. ” ujar nyonya Zia sambil menepuk pundak Rayyen dan berlalu keluar kamar.


Setelah nyonya Zia keluar, Rayyen pun mengambil nampan yang berisi makanan tersebut dan menaruh nya di pangkuan nya..

__ADS_1


“ayok..aaaaa..” ujar Rayyen sambil menyodorkan sendok yang berisi nasi dan lauk nya ke arah Aisyah.


“ekh tidak usah tuan, biar saja sendiri saja..” ujar Aisyah menolak untuk disuapi karena malu.


“sudah tidak papa ayokk... aaa..” ujar Rayyen sambil menyodorkan sendok tersebut.


Dengan terpaksa Aisyah pun makan dengan di suapi Rayyen hingga habis..


Sedangkan di balik ada yang mengintip mereka berdua, ya mereka adalah nyonya Zia dan Tuan David yang sedang senyum-senyum sendiri melihat bagaimana perhatian anak nya kepada Aisyah.


“Mami baru kali ini Papi liat Rayyen bersikap begitu kepada perempuan..” ujar tuan David setelah mereka kembali ke dalam kamar.


“ Sama Pih mami juga lihat sepertinya Rayyen begitu khawatir tadi saat Aisyah di cek dokter saja dia nemenin sampai genggam tangan nya Aisyah loh.. ”ujar nyonya Zia sambil menyenderkan kepalanya ke Bahu sang suami.


“wahh yang bener mih... ?” tanya tuan David yang tidak percaya karena menurutnya anak nya itu terlalu irit bicara dan cuek.


“iya Pih seperti Rayyen sangat menyayangi Aisyah deh ..” ujar nyonya Zia.


“sudah lah kita hanya bisa mendoakan yang terbaik untuk mereka berdua..” ujar tuan David.


*************


Balik lagi ke Aisyah dan Rayyen. Setelah menaruh piring kotor ke dapur Rayyen pun kembali ke kamar yang ditempati Aisyah.


“obat nya sudah diminum kan Ais...” tanya Rayyen sambil mendudukkan dirinya di samping Aisyah.


“sudah tuan..” ujar Aisyah yang masih menyenderkan tubuhnya di kepala ranjang.


“Yasudah lebih baik kamu segera tidur, istirahat yang cukup agar besok sudah baikan.” ujar Rayyen.


Aisyah pun menuruti perkataan Rayyen, diapun merebahkan dirinya dan tak lama kemudian dia pun tertidur mungkin karena efek obat juga.


Rayyen yang melihat Aisyah Tertidur pun membenarkan selimut yang dipakai Aisyah hingga lehernya.


Setelah itu dia pun pergi ke kamar nya..


*******

__ADS_1


__ADS_2