
Tidak terasa sudah 3 bulan lebih Aisyah bekerja sebagai babysister dari Kayla. Hari ini rencana nya Aisyah akan pulang kampung karena mendapat kabar bahwa bapak nya masuk rumah sakit.
Pagi sekali Aisyah sudah siap karena mengejar jam keberangkatan bus yang akan ke Bogor.
Sebenarnya Rayyen sudah menawarkan untuk dia antar ke kampung, Namun Aisyah menolak nya karena takut merepotkan Rayyen.
****
Pukul 12.30 siang Aisyah sudah sampai di terminal bus yang berada di situ.
Turun dari bus Aisyah celingukan mencari keberadaan Siska, karena Siska berjanji akan menjemput ke terminal bus.
Aisyah berjalan menyusuri tempat parkiran mencari keberadaan Siska.
“ Aisyahhhh.. ” Teriak seseorang sambil berlari menuju Aisyah .
Bugh...
Siska menubruk badan Aisyah dan memeluk nya erat.
“ Aisyah gue kangen banget sama loh.. huwaaaa ” ujar Siska masih memeluk erat Aisyah sambil berakting menangis .
“ Ha ha ha.. kamu lebay banget sih Sis, Baru juga di tinggal tiga bulan ” ujar Aisyah terkekeh sambil membalas pelukan dari Siska .
“ Sialan loe, gue kan lagi akting kaya yang di pelem - pelem yang ada di tv ” ujar Siska mengurai pelukan nya .
“ He He,, becanda kali sis baper amat sih kamu ” ujar Aisyah terkekeh .
“ Yaudah yuk pulang, loe pasti capek kan duduk terus ” ujar Siska menggaet kan tangan nya di tangan Aisyah .
“ Tau aja nih bestiee aku ” ujar Aisyah sambil memeluk tangan Siska
“ Lebay loe.. ” ujar Siska melepaskan tangan nya dan menaik motor .
“ Ayok naik ”
Siska pun menjalankan motor nya membelah jalan yang sedikit sempit .
__ADS_1
“ Syah loe mau langsung pulang apa gimana ? ” tanya Siska
“ Em, kita kerumah sakit dulu yuk Sis aku mau jenguk bapak dulu ” ujar Aisyah
“ Oke deh ”
****
Beberapa menit kemudian mereka sampai di rumah sakit yang tidak terlalu besar di kampung nya .
Mereka berdua berjalan menuju ruangan dimana Bapak dari Aisyah dirawat, setelah sampai mereka pun mengetuk pintu dan di bukan oleh seorang suster yang berjaga.
“ Assalamu'alaikum ” ucap salam mereka berdua berbarengan .
“ Waalaikumsalam ” jawab semua yang ada di ruangan itu
Ya karena bapak dari Aisyah di rawat di kelas 3 yang dimana setiap ruangan berisi beberapa pasien .
Aisyah mencari keberadaan Bapaknya, yang ternyata berada di pojok ruangan .
“ Waalaikumsalam,, ya seperti ini lah keadaan bapak,, kamu gimana kabarnya Syah ” tanya bapak Andi mengelus puncak kepala sang putri nya .
“ Alhamdulillah.. Aisyah baik pak.. Dimana ibu sama kakak, pak ? ” tanya Aisyah.
Pak Andi yang di tanya pun menghela nafasnya dan menjawab....
“ Mereka selama bapak dibawa kerumah sakit belum ada yang jenguk bapak, mungkin mereka masih sibuk ” Jawab Bapak Andi yang tersenyum tipis
Dan Aisyah pun hanya bisa menggeleng kan kepalanya, mendengar kenapa mereka tidak menemani bapaknya yangs sedang sakit di rumah sakit .
“ Syah lebih baik kamu istirahat dulu aja di rumah, kamu nyampe pasti kan ? ” ujar Pak Andi
“ Gak usah pak Syah disini saja, nanti sore baru pulang. Oh iya Sis kalo kamu mau pulang duluan gak papa aku masih mau disini ” ujar Aisyah kepada Siska yang masih berad di belakang nya .
“ Yaudah gue pulang dulu nya, soalnya mau ada kelas ” ujar Siska pamit dan di anggukan oleh Aisyah .
Setelah Siska pulang di ruang itu ada Aisyah bersama bapak nya dan para keluarga pasien yang lain nya . Setelah mengobrol dan minum obat pak Andi pun tertidur mungkin pengaruh dari obat .
__ADS_1
Aisyah menyenderkan tubuhnya di kursi yang ada di sisi ranjang, dan dia lupa mengabari Rayyen bahwa dia sudah sampai di kampung. Karena sebelum Aisyah berangkat Rayyen sudah mewanti-wanti agar Aisyah mengabari nya jika sudah samapi ke kampung .
“ Astagfirullah aku lupa belum mengabari kak Ray ” Aisyah menepuk jidatnya . Aisyah merogoh saku celananya dan mengambil handphone nya dan mengirim pesan kepada Rayyen bahwa dia sudah sampai ke kampung nya .
***
Sedangkan Rayyen yang berada di kantor uring-uringan karena belum mendapat kabar dari Aisyah. Adit yang melihat itupun bertanya....
“ Seperti nya anda, sedang tidak fokus tuan ” ujar Adit yang sedari tadi menjelaskan berkas yang akan mereka bahas di meeting nanti sore. Namun, Rayyen seperti tidak menyimak dan terus saja menengok ke arah handphone nya .
“ Ah, ya aku khawatir kepada Aisyah kenapa dia belum mengabari kalo dia sudah sampai, padahal dari jadwal nya sampai kampung seperti nya sudah lewat dari tadi, apa terjadi sesuatu ya diperjalanan ? ” ujar Rayyen yang masih mencemaskan Aisyah .
“ Mungkin saja Aisyah, langsung ke rumah sakit tuan bukan kah Ayah nya sedang sakit ” Ujar Adit memberi jawaban yang masuk akal .
“ Ya mungkin tapi kenapa tidak memberi kabar kalo dia sudah sampai ” gerutu Rayyen .
Tiba-tiba ponsel Rayyen bergetar menandakan ada pesan masuk. Dret-dret-dret
✉️ : “ Assalamualaikum... kak maaf saya tadi lupa mengabari kakak bahwa saya sudah sampai. Dan saya sekarang sedang menjaga bapak di rumah sakit , sekali lagi saya minta maaf🙏 ”
Isi pesan dari Aisyah tersebut membuat perasaan Rayyen yang tadinya cemas sekarang sudah baik baik saja .
📩 : “ Waalaikumsalam.. syukur lah kalau kamu selamat sampe sana, dan semoga bapak mu cepat sembuh ”
✉️ : “ Terima kasih doanya kak 😊 ”
📩 :” iya kalo begitu saya lanjut kerja dulu ”
✉️ : “ iya kak semangat kerjanya* ”
Rayyen yang membaca kata semangat dari Aisyah pun menjadi senyum - senyum sendiri. Adit yang melihat nya pun jadi merinding di buatnya.
Setelah itu mereka pun kembali fokus membahas bahan meeting .
🌸🌸🌸🌸🌸
-
__ADS_1