NANNY CANTIK I LOVE YOU

NANNY CANTIK I LOVE YOU
Bab 22 NCILY


__ADS_3

Pagi ini dikediaman Santoso sedang berduka karena Ayah dari Alex atau suami dari Mayra berpulang ke Rahmatullah.


Pagi ini mereka berencana akan berangkat ke kota x dimana kediaman kedua orangtuanya Alex tinggal.


Pagi sekali tuan David, nyonya Zia, Rayyen dan Aisyah akan pergi ke kota X dengan 2 mobil. Kalau kalian tanya kenapa Aisyah harus ikut jawaban nya pasti karena Kayla.


Disana Kayla menangis terus dan tidak mau ke siapa - siapa dan Mayra mengabari nyonya Zia agar Kayla ada yang jaga karena, Mayra pun masih sibuk mengusung ini itu sedangkan sang suami masih sedih atas berpulangnya sang ayah.


nyonya Zia dan tuan David satu mobil yang di supir'in oleh mang Dadang. Dan Aisyah bersama Rayyen satu mobil dengan Rayyen sendiri yang mengendarai nya.


Di perjalanan Aisyah dan Rayyen masih sama - sama diam, karena merasa canggung apa lagi masalah kemarin Aisyah belum meminta maaf dan Rayyen pun belum berbicara dengan Aisyah.


“ Kak... ” panggil Aisyah memulai pembicaraan


“ hm ” jawab Rayyen dengan deheman. Padahal dalam hati nya dia ingin tersenyum karena mendengar Aisyah yang memanggil nya dengan benar yaitu dengan sebutan kak..


“ Maaf soal kemarin... ” belum selesai Aisyah berkata sudah dipotong oleh Rayyen


“ Soal apa ya.. ” tanya Rayyen pura - pura lupa


“ Soal yang kemarin aku manggil kakak dengan Tuan. Aku beneran gak sengaja kak ” jelas Aisyah sambil menengok ke arah Rayyen yang sedang mengemudi


“ Oh ” Rayyen menjawabnya dengan singkat, padat dan jelas.


“ Tu- ekh,, Kak Ray masih marah ya sama aku ? ” tanya Aisyah yang merasa Rayyen masih marah karena menimpali ucapan dengan kata oh doang


“ Enggak kok aku gak marah, lagian masalah gitu doang ” ujar Rayyen yang masih fokus pada jalanan yang dilalui nya


“ Bener kakak udah gak marah sama aku ? ” tanya Aisyah menyakini.


“ Hmmm ”


“ Kok hmm, Mulu sih kak jawabnya ” kata Aisyah sambil cemberut mendengar jawaban Rayyen yang hanya deheman.


“ Ya terus aku harus jawab apa doang ? ” bukan nya menjawab Rayyen malah menanya balik ke Aisyah


“ Serah kakak saja lah. ” Rajuk Aisyah


Tanpa mereka berdua sadari bahwa percakapan mereka berdua barusan tidak ada kata formal sekali pun. Dan tanpa Aisyah sadari dia pun mengeluarkan sisi manja nya kepada Rayyen.


Padahal Aisyah tidak pernah mengeluarkan sisi manja nya kepada siapapun kecuali sang sahabat kalo gak kepada ibu dari Siska.


“ Ya salah lagi.. ” gumam Rayyen dalam hati melihat ke arah Aisyah yang sedang merajuk , dan melihat ke arah luar jendela

__ADS_1


“ Ya sudah maaf ya.. Janji deh gak akan jawab dengan deheman lagi ” ujar Rayyen memberhentikan mobilnya nya di depan Indomaret.


“ Kok kita berhenti disini sih kak ? , emang nya sudah sampe ya ? ” tanya Rayyen


“ Kita beli roti dulu, soalnya kan kamu belum sarapan dari tadi karena sibuk membereskan barang bawaan kita. Tunggu disini ya aku masuk dulu ” ujar Rayyen melangkah ke dalam Indomaret.


Rayyen membeli beberapa roti, cemilan, dan air mineral untuk menemani mereka diperjalanan.


Rayyen masuk kedalam mobil dan menyodorkan belanjaan nya ke arah Aisyah.


“ Nih, kamu makan dulu tadi belum makan kan ? ” ujar Rayyen


“ ekh makasih kak ” ujar Aisyah


Mereka pun melanjutkan perjalanan dengan Aisyah yang sedang memakan roti nya.


“ Kakak mau ? ” tanya Aisyah menyodorkan cemilan yang sedang dia makan.


“ Boleh.. aaaa ” Rayyen membuka mulutnya


Aisyah pun menyuapi Rayyen yang sedang mengemudi. Mereka pun makan cemilan sambil di selingi obrolan ringan.


****


Setelah menempuh kurang lebih 2 jam, mobil mereka pun masuk ke halaman yang dipenuhi karangan bungan bela sungkawa dari para kerabat dan kolega bisnis dari ayah Alex.


“ Assalamualaikum ” ucap salam mereka bersamaan


“ Waalaikumsalam mih, Pih ” jawab salam mereka yang ada di situ


“ Turut berduka cita ya besan ” ucap nyonya Zia kepada ibu dari Alex yang kebetulan berada di situ juga


“ Terimakasih besan sudah jauh - jauh kesini ” ujar ibunya Alex


“ Mari masuk maaf masih berantakan ” Lanjut ibunya Alex mempersilahkan masuk


Mereka pun berjalan masuk, sedangkan keluarga dari Alex pamit pulang.


“ Kakak Syah.. ” teriak Kayla yang melihat Aisyah dan berlari ke arah Aisyah


“ Kayla kangen sekali sama Kakak.. ” ujar Kayla memeluk Aisyah dengan erat dan disambut dengan senang hati oleh Aisyah.


“ uch, kakak juga kangen banget sama Kayla ” ujar Aisyah

__ADS_1


Mereka pun yang melihat nya tersenyum karena sepanjang hari Kayla murung bosan tidak ada yang mengajak nya main. Karena Daddy nya sedang bersedih dan mommy nya sedang sibuk ini itu.


“ Turut berduka cita Bang.. ” ujar Rayyen sambil memeluk Alex yang kelihatan masih bersedih


“ Makasih Ray.. ” jawab Alex tersenyum kecil


“ Sebaik nya kalian istirahat dulu disini, pasti capek abis perjalanan jauh ” ujar ibu dari Alex yang seperti nya sudah ikhlas dengan kepergian sang suami nya.


“ Mayra sebaiknya kamu ajak besan untuk istirahat dulu ” lanjut nya kepada Mayra


“ Baik Mah.. Ayuk mih, Pih aku Anyer ke kamar " ajak Mayra


Setelah kepergian Mayra dan kedua orang tuan Rayyen. Saat ini di ruang tamu Aisyah dan Rayyen sedang main sedangkan Alex bersama ibunya juga ke kamar untuk istirahat.


“ Ais kamu kalo capek lebih baik istirahat aja di kamar tamu itu. ” ujar Rayyen menunjuk ke arah kamar tamu yang sudah diberitahu oleh Mayra


“ enggak kak aku gak capek kok. Lebih baik kakak aja yang istirahat apalagi kakak pasti capek kan tadi nyetir jauh. ” ujar Aisyah menyuruh Rayyen istirahat


“ Ya sudah saya istirahat dulu ya, kamu kalo mau istirahat di kamar sebelah bersama Kayla ” ujar Rayyen beranjak ke kamar tamu


Aisyah pun melanjutkan maunya bersama Kayla.


“ Kak Syah, kata mommy kakek meninggal ya ? . sebenarnya meninggal itu apa sih kok Daddy sama Nenek sedih sekali ? ” tanya Kayla


Aisyah yang mendapat pertanyaan itupun tersenyum dan menjawab...


“ Sayang meninggal itu berarti Kakek nya Kayla pulang ke rumah yang sudah di persiapkan oleh Allah di atas sana ” ujar Aisyah menunjuk ke langit


“ Berarti Kakek ada di atas langit itu ” kata Kayla mendongakkan kepalanya ke atas


“ Iya sayang kakek sudah di atas situ, dan kakek akan selalu melihat Kayla di atas situ ” jelas Aisyah sambil mengelus rambut Kayla


Setelah menjelaskan itu Aisyah pun mengajak Kayla untuk tidur siang dahulu.


( Maaf ya kalo penjelasan yang di berikan Aisyah kepada Kayla nya kurang nyambung )


***


Sore harinya di kediaman keluarga Alex mengadakan pengajian. Pengajian di gelar dengan mengundang tetangga di situ.


Selesai pengajian keluarga Santoso berserta Aisyah pun pamit pulang. Dan Kayla ikut serta karena di sini masih berduka dan masih membutuhkan ketenangan makanya Kayla ikut pulang karena kalau disini pasti Kayla kesepian.


Setelah berpamitan mereka pun melajukan kendaraannya menuju ke kota J atau kembali ke mansion.

__ADS_1


Kayla ikut bersama Aisyah dan Rayyen. Di perjalanan terdengar obrolan kecil dari mereka berdua dengan menjawab celotehan dari Kayla.


🌸🌸🌸🌸🌸


__ADS_2