
Baru setengah perjalanan nyonya Zia menghubungi Rayyen untuk berhenti istirahat makan malam dahulu di restoran yang mereka lewati.
Dan Aisyah pun menyetujui nya karena Kayla pun seperti nya sudah lapar karena sebelum pulang tadi mereka tidak makan terlebih dahulu padahal sudah di suruh oleh besannya.
Mereka bertiga pun turun dari mobil beriringan sedangkan Kayla berada di gendongan Rayyen.
Nyonya Zia bersama tua David sudah menunggu di dalam restoran. Mereka berdua melihat ke arah datang nya Rayyen yang sedang menggendong Kayla dan disampingnya ada Aisyah yang tidak menyadari bahwa mereka bergandengan tangan.
“ Pih, mereka cocok banget ya ” ujar nyonya Zia melihat mereka berjalan ke arah meja yang mereka duduki.
“ Iya mih, mereka seperti keluarga kecil yang sangat harmonis ” ujar tuan David menyetujui
“ Iya kalo orang lain yang gak tau pasti mengira mereka sepasang suami - istri ” ujar nyonya Zia tersenyum kearah Rayyen dan Aisyah yang sudah berada di hadapan nya.
“ Papih, sama mamih sudah dari tadi ? ” tanya Rayyen sambil mendudukkan Kayla diantara dirinya dan Aisyah.
“ Enggak kok papih, sama mamih juga baru nyampe ” jawab tuan David
“ Sudah lebih baik kalian pesan dulu makanan, mamih sama papih sudah pesan duluan soalnya. ” ujar nyonya Zia
“ Ayok Syah kamu juga pesan mau yang mana ? ” lanjut nyonya Zia kepada Aisyah yang berada di samping nya. Karena mereka duduk di kursi bundar yang berisi 5 kursi.
“ Iya nyonya.. ” jawab Aisyah tersenyum
“ Kamu mau apa Ais.. ? ” tanya Rayyen sambil menyodorkan daftar menu
“ Saya samakan saja tuan ” ujar Aisyah merasa bingung dengan nama makanan yang ada di restoran tersebut.
Setelah memesan makanan, tak berapa lama makanan pun sudah disajikan di atas meja.
Rayyen memesan steak dan potato wedges untuk dirinya dan Aisyah, sedangkan Kayla makan dengan ayam goreng.
Mereka pun memakan makanan dengan tenang. Sedangkan Aisyah makan sambil menyuapi Kayla makan.
Rayyen yang selesai lebih dahulu pun menyuruh Aisyah agar makan dulu sedangkan Kayla dia yang suapi.
“ Ais kamu makan dulu aja, Kayla biar saya yang suapi ” ujar Rayyen merebut piring makan Kayla
“ Kayla makan sama uncle ya, kakak nya mau makan dulu ” Lanjut Rayyen merayu Kayla agar mau makan dengan nya.
“ Apa gak papa kak ? ” tanya Aisyah merasa tidak enak.
“ Sudah enggak papa Syah, biar Ray aja yang suapi Kayla mending kamu habiskan makanan nya. ” ujar nyonya Zia, Aisyah pun mengangguk kepalanya dan melanjutkan makan nya.
“ Ray papih sama mamih mau lanjut perjalanan duluan ya kalian bereskan saja makan nya ya .” pamit tuan David pulang terlebih dahulu.
“ Iya Pih, hati - hati ” ujar Rayyen
“ Kayla Oma sama opa pulang duluan ya kamu sama uncle ” ujar nyonya Zia mencium pipi Kayla
“ Iya Oma..”
__ADS_1
Setelah kepergian nyonya Zia dan Tuan David mereka melanjutkan makan dengan tenang.
Setelah selesai dan bersantai sebentar Rayyen pun mengajak Aisyah untuk melanjutkan perjalanan, karena seperti nya Kayla sudah mengantuk.
Benar belum sampe 10 menit perjalanan Kayla sudah tertidur dipangkuan Aisyah.
“ Ais kalo kamu pegel mending Kayla di tidurkan dibelakang saja ” ujar Rayyen melirik ke arah Aisyah
“ enggak usah kak gak papa kok, kalo dibelakang takutnya tar jatuh ” ujar Aisyah sambil membenarkan posisi tidur Kayla yang berada di depan dada nya.
“ Ya sudah kalo pegel atau capek bilang aja tar kita berhenti dulu ”
“ Iya kak... ”
Didalam mobil pun kembali hening. Rayyen pun menengok ke arah Aisyah dan ternyata Aisyah pun tertidur sambil mendekap tubuh Kayla.
Dan Rayyen yang melihat nya tersenyum, dan merasa bahwa Aisyah sangat menjaga dan menyayangi Kayla.
Setelah kurang lebih jam 10 malam mereka pun sampai di mansion, dengan Aisyah dan Kayla yang masih tertidur.
Rayyen pun keluar dari mobil menuju ke arah dalam mansion untuk meminta bantuan untuk memindahkan Kayla ke kamar nya.
“ Santi.. saya bisa minta tolong, tolong gendong Kayla ke kamar nya solnya Aisyah tertidur ” ujar Rayyen meminta tolong kepada Santi yang kebetulan sedang lewat.
“ Baik tuan ”
Mereka pun melangkah ke arah mobil yang masih di depan rumah.
Setelah memindahkan Aisyah ke kamarnya. Rayyen pun melanjutkan pergi ke kamarnya karena lelah menyetir dari jauh.
Setelah membersihkan diri nya, Rayyen pun melangkah ke luar kamar menuju kamar tidur Kayla.
Setelah memastikan Kayla tidur dengan nyaman karena sudah berganti pakaian oleh Santi, Rayyen pun kembali ke kamar nya untuk tidur.
****
Pagi harinya Aisyah terbangun karena mendengar suara azan dari masjid komplek.
Aisyah masuk ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya dan juga ber- wudhu.
Setelah selesai sholat Aisyah keluar kamar untuk melihat Kayla.
Setelah memastikan Kayla belum bangun, Aisyah pun jalan ke dapur untuk masak untuk sarapan.
Di dapur sudah ada mbok Mina yang sedang membersihkan sayur.
“ uwa hari ini mau masak apa ? ” tanya Aisyah yang sudah berada di samping mbok Mina
“ Hari ini uwa mau masak sup ayam sama tahu goreng sambel terasi ” jawab mbok Mina.
“ Yaudah Aisyah bantu bersihin ayam nya ya uwa ” ujar Aisyah
__ADS_1
Ya, Aisyah sering membantu pekerjaan mbok Mina ,kalau Kayla sedang tidur atau sedang bersama orang tua nya.
Setelah makanan selesai Aisyah pun menyajikan nya si meja makan. Setelah selesai Aisyah pergi menuju ke kamar Kayla untuk membangun kan nya .
“ Kayla.. bangun yuk..Kayla.. bangun yuk sayang sudah siang juga ” kata Aisyah sambil mengelus tangan atas Kayla
“ eught ... ” Kayla pun menggeliat merasakan elusan dari Aisyah
“ Kakak... ” Panggil Kayla dengan suara serak khas bangun tidur nya
“ iya sayang,, ini kakak bangun yuk kita mandi ” ujar Aisyah mengelus rambut Kayla yang berantakan
“ eught... gendong ” ujar Kayla dengan manja minta di gendong
“ Ya sudah ayuk.. kita mandi dulu Kayla bau acem ” goda Aisyah melihat kelakuan manja dari Kayla
“ gak kok Kayla enggak acem ” kilah Kayla yang berada di gendongan Aisyah
“ Ha Ha Ha Ha ” Aisyah yang mendengarnya pun tertawa
Setelah selesai mandi dan berpakaian Kayla pun di gendong oleh Aisyah menuju ke ruang tamu sambil menunggu yang lain siap untuk sarapan.
“ Kakak, mommy belum pulang ya ? ” tanya Kayla yang berada di pangkuan Aisyah sambil bermain Barbie
“ Belum sayang, Mommy nya Kayla belum pulang soalnya di sana masih ada urusan ” jelas Aisyah
“ ohhh ”
Setelah itu Meraka melanjutkan main. Tak lama kemudian nyonya Zia bersama tuan David menuruni tangga.
“ Sayang kamu sudah bangun ternyata ” kata nyonya Zia mendudukkan dirinya di sofa
“ iya Oma. Kata kakak kalo perempuan harus belajar bangun pagi ” ujar Kayla mengingat ajaran dari Aisyah
“ uchh.... pinter banget sih cucu Oma ini ” ujar nyonya Zia mengelus rambut Kayla yang berada di bawah nya. Sedangkan Kayla hanya tersenyum malu atas pujian nya.
“ Terima kasih Aisyah kamu udah mengajar cucu saya dengan baik ” ujar tuan David yang melihat perkembangan Kayla setelah bersama Aisyah
“ Sudah kewajiban saya juga tuan ” jawab Aisyah sambil tersenyum ke arah tuan David.
Sedangkan seseorang yang berada di atas tangga melihat itu pun tersenyum.
“ Kamu sangat baik Ais.. ” lirih orang tersebut.
“ Selamat pagi.. ” Orang tersebut menyapa semuanya
“ Pagi.. Ray, Uncle ” jawab semua orang. Ya orang tersebut adalah Rayyen, sebenarnya dia melihat semuanya di atas sedari tadi.
“ Ya sudah yuk. Kita sarapan ” ajak nyonya Zia.
Mereka pun menuju ruang makan, mereka makan dengan tenang sedangkan Kayla di suapi oleh Aisyah.
__ADS_1
🌸🌸🌸🌸