NANNY CANTIK I LOVE YOU

NANNY CANTIK I LOVE YOU
Bab 14 NCILY


__ADS_3

Setelah beristirahat selama 2 hari keadaan Aisyah semakin membaik dan tubuhnya pun sudah tidak lemah lagi. Hari ini rencana nya Aisyah akan menemani nyonya Zia dan Kayla untuk pergi ke mall..


“Gimana sudah siap kan??..”tanya nyonya yang melihat Aisyah berjalan bergandengan tangan bersama Kayla.


Dengan gembira Kayla menjawab... “Sudahh Oma..”


Nyonya Zia pun tersenyum melihat Cucunya yang begitu semangat untuk pergi ke mall.


*************


Awalnya mereka ingin berangkat bersama supir , namun kebetulan Rayyen pun akan berangkat ke kantor karena dia hari ini berangkat siang. Dan mereka pun jadi berangkat bareng di supir'in oleh Rayyen, dengan Aisyah yang duduk di samping Rayyen karena disuruh nyonya Zia.


Setelah menempuh sekitar 30menit mereka pun sampai di depan mall..


“Yasudah Rayyen mami mau masuk dulu,, kamu hati-hati di jalan nya ya...”pamit nyonya Zia ingin keluar mobil bersama Kayla.


Setelah nyonya Zia keluar mobil bersama Kayla, Aisyah pun berniat keluar namun di tahan oleh Rayyen...“Ada apa tuan..?” tanya Aisyah karena tangannya di tahan Rayyen.


“ Kamu kalo capek istirahat saja, kamu kan baru sembuh..”ujar Rayyen menatap Aisyah dengan perhatian.


“em... iya tuan makasih,, kalo begitu saya keluar dulu sudah di tunggu nyonya. ” ujar Aisyah sambil melepaskan cengkraman tangan nya.


Sedangkan Rayyen yang melihat Aisyah sudah berjalan menghampiri Mami nya pun, kembali melajukan mobilnya yang kurang lebih membutuhkan waktu sekitar 15 menit lagi.


**************


Setelah sampai di basemen khusus petinggi Rayyen pun langsung berjalan memasuki lift yang berada di basemen yang langsung menuju ke ruangan nya.


Ternyata di ruangan nya sudah ada Adit yang menunggu dirinya.


“Selamat pagi Tuan..” sapa Adit sambil membungkuk kan badan nya.


“ Hem... Pagi. ” jawab Rayyen sambil mendudukkan dirinya di kursi kebesaran nya.


“Apa jadwal ku hari ini Dit..” ujar Rayyen

__ADS_1


“Jadwal anda hari hanya meeting di restoran 'Damaaz Dining' dan selebihnya anda hanya perlu menandatangani berkas dan mengecek nya..”ujar Adit menjelaskan.


“Hem.. makasih Adit..” ujar Rayyen.


“Baik tuan kalau begitu saya pamit dulu ke ruangan saya..” ujar Adit sambil membungkuk.


Dan di jawab anggukan oleh Rayyen.


*************


Sedangkan di mall mereka bertiga sedang berada di toko baju branded, nyonya Zia sibuk memilih-milih baju yang dia anggap bagus sedangkan Aisyah dari tadi hanya duduk di sofa bersama Kayla.


“Syah gimana baju ini bagus gak..?” tanya nyonya Zia membawa gaun berwarna putih kehadapan Aisyah.


“Bagus kok nyonya... em tapi maaf itu kelihatan muda kalo di pakai nyonya..” ujar Aisyah takut-takut nyonya Zia tersinggung.


“hahaha kamu bisa saja,, baju ini memang bukan buat saya .”ujar nyonya tertawa mendengar komentar Aisyah.


“hehe maaf nyonya saya lancang... Buat kado ya nyonya.. ” ujar Aisyah menebak.


“ekh kok saya nyonya..” ujar Aisyah


“udah kamu coba dulu gih... Mbak maaf tolong bantuin Aisyah ya..” ujar nyonya Zia kepada penjaga toko perempuan.


Setelah Aisyah masuk ke ruang ganti di temani oleh pelayan di sana. Nyonya Zia pun duduk di samping Kayla yang sedang bermain bersama boneka yang dia bawa.


“Oma kakak Syah mana...?” tanya Kayla yang tidak melihat keberadaan Aisyah.


“ Kakak Syah sedang mencoba baju dulu sayang..” ujar nyonya Zia.


Tidak lama kemudian Aisyah keluar dengan menggunakan gaun tersebut...



“Wow... kakak Syah cantik sekali..” ujar Kayla sambil bertepuk tangan dan lari menghampiri Aisyah yang berdiri di dekat pintu ruang ganti.

__ADS_1


Sedangkan Aisyah yang mendengar pujian dari Kayla pun merona dan tersenyum lembut kepada Kayla yang berada di depan nya, Nyonya Zia yang melihat Kayla berlari pun menyusulnya.


“ Kamu cantik sekali nak.. Dan bajunya sangat pas di pakai kamu..” ujar Nyonya Zia .


“Mbak tolong bungkus gaun ini ya.. sama heels nya juga..” ujar nyonya Zia.


“Ekh nyonya tidak perlu...” belum Aisyah beres bicara sudah di potong. “Sudah tidak papa lagian bajunya juga sangat pas dipakai kamu..”


Setelah beres membeli baju yang pas mereka pun memutuskan ke restoran yang berada di mall dulu karena sudah waktunya makan siang.


“Emm.. nyonya saya merasa tidak pantas,, dan lagi bajunya terlalu mahal untuk saya..” ujar Aisyah karena masih tidak enak di berikan gaun yang sangat mahal oleh nyonya Zia.


“Sudah tidak papa anggap saja itu hadiah dari saya karena kamu sudah menjaga Kayla dengan baik..” ujar nyonya Zia.


“emm,, tapi nyonya...” “Sudah tidak papa lebih baik kamu pesan makanan mana yang kamu kamu..” ujar nyonya Zia memotong pembicaraan Aisyah.


***********


Setelah makan siang dan berbelanja kebutuhan Kayla mereka pun memutuskan untuk pulang karena waktu sudah menunjukan pukul 4 sore. Mereka keasyikan berbelanja sampai lupa waktu.


Mereka bertiga pulang dengan di jemput oleh supir.


Setelah sampai rumah Aisyah membantu pak supir mengeluarkan paper bag belanjaan dari bagasi dan membawanya ke dalam rumah.


sedangkan Kayla sudah lebih dahulu masuk ke rumah bersama nyonya Zia.


“Syah sini barang belanjaan nya biar uwa yang bawa saja, lebih baik kamu istirahat sana kamu pasti capek apalagi baru sembuh..” ujar mbok Mina yang melihat kedatangan Aisyah.


“Apa tidak apa-apa Uwa,, tar uwa capek lagi..” ujar Aisyah merasa tidak enak kepada mbok Mina.


“Sudah tidak papa kamu lebih baik istirahat..” ujar mbok Mina menyuruh Aisyah beristirahat dan mengambil barang belanjaan dari tangan Aisyah.


“ Yasudah uwa makasih... Kalo gitu Syah ke kamar dulu..” ujar Aisyah .


*******

__ADS_1


__ADS_2