
Setelah memastikan Aisyah istirahat Rayyen pun kembali ke belakang untuk bergabung dengan yang lain.
******
Singkat cerita hari ini adalah hari dimana Aisyah sudah sekitar satu bulan lamanya bekerja di kediaman Santoso.
Dan hari ini juga hari dimana Rayyen akan menghadiri acara pernikahan Soni, dan sekaligus hari ini juga dia sedang bingung akan mengajak siapa untuk menghadiri acara tersebut. Karena Rayyen terlanjur menerima tantangan dari Kendra.
Saat sedang melamun di dekat kolam memikirkan siapa yang akan dia ajak, tiba-tiba Aisyah datang....
“Tuan maaf dipanggil tuan David di ruang kerjanya ..”ujar Aisyah
Sedangkan Rayyen bukanya menjawab atau pergi ke ruang kerja dia malah melihat ke arah Aisyah dan menelisik Aisyah dari ujung kaki sambil ujung kepala... “ COCOK ” Ujar Rayyen mengangetkan Aisyah.
“Apanya yang cocok tuan..?”tanya Aisyah heran karena Rayyen tiba-tiba berteriak .
“Udah entar aja tanyanya,, ayok kamu ikut saya ..”ujar Rayyen sambil menarik tangan Aisyah.
Rayyen terus menarik tangan Aisyah sambil memanggil nama kakaknya, karena kebetulan Mayra sedang berada di rumah.
“kak - kak.. Mey - kak....”ujar Rayyen sambil terus menelusuri ruang tamun sambil tangan nya terus menarik Aisyah yang sedang kebingungan.
__ADS_1
“Tuan sebenarnya ada apa sih..” tanya Aisyah bingung karena dari tadi Rayyen hanya menarik tangannya sambil berteriak memanggil nama Mayra, tanpa memberi alasan.
“udah kamu diam aja bentar... ishh dimana sih kak Mayra ” gerutu Rayyen sambil menarik tangan Aisyah menaiki tangga.
“Kak Mayra lagi di kamar Kayla tuan..”ujar Aisyah sambil terus menarik tangan Aisyah.
Mendengar jawaban Aisyah yang ternyata Mayra berada di kamar Kayla pun, Rayyen langsung menarik tangan nya untuk mengikuti dia menemui Mayra.
Setelah sampai di pintu kamar Kayla, Rayyen langsung masuk membawa Aisyah di belakangnya tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu.
BRRAAKKKK
Mayra yang sedang bermain bersama Kayla pun kaget mendengar suara pintu yang tiba-tiba dibuka secara kasar. mereka berdua melihat ke arah pintu dan.....
“ He - he - he.... maafkan uncle ya sayang ” ujar Rayyen sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.
Sedangkan yang melihat tingkah adiknya pun hanya menggeleng kan kepalanya.
“ Ada apa sih Ray, kamu datang - datang main nge-gebrak pintu aja ” ujar Mayra
“ hehe... maaf ya.. em..aku mau minta tolong boleh gak kak ? ” ujar Rayyen,
__ADS_1
Aisyah yang dibelakangnya pun memilih melangkah ke arah Kayla yang sudah melanjutkan bermain boneka nya.
“ Kak.. em.. em..”
“ Apa sih Ray a..em..a..em.. segala. Kalo ngomong tuh yang jelas kenapa.. ” ujar Mayra jengkel mendengar perkataan adiknya yang gak jelas itu.
“ emm... gini Kak aku mau minta tolong dandanin Aisyah ya kak ya..” ujar Rayyen memelas.
Aisyah yang mendengar perkataan Rayyen mun mengernyitkan dahi nya bingung karena kenapa dia harus didandani.
“ Dandan maksudnya gimana sih,, emang Aisyah kamu mau kemana ? ” tanya Mayra menengok kearah Aisyah.
“ Saya tidak mau kemana-mana kok Kak.. ” Jawab Aisyah yakin bahwa dia tidak mau berpergian.
“ Lah terus kenapa kamu mau Aisyah di dandani, aneh banget si kamu Ray.. ” ujar Mayra
“ Aduh... iya aku lupa belum jelasin ke kamu Ais ..” “ Jadi gini hari ini aku diundang ke acara nikahan nya Sony dan Kendra bikin tantangan katanya aku harus bawa gandengan, karena disana bakal ada game pasangan gitu deh..”.
“ Kamu mau kan Ais bantu aku ya.. mau.. ya..” Lanjut Rayyen memelas sambil menangkub kan tangan nya.
“ ekh.. gak usah gitu tuan..” ujar Aisyah karena melihat ekspresi wajah Rayyen yang memelas.
__ADS_1
Mayra yang melihat ke arah Aisyah dan Rayyen secara bergantian pun berkata......
“ oh... jadi kamu nyuruh kakak buat dandani Aisyah, karena mau kamu ajak ke acara itu ” ujar Mayra mengangguk - anggukan kepalanya.