Narasi Minim Dialog (Tentang Perasaan Ku)

Narasi Minim Dialog (Tentang Perasaan Ku)
Episode 1


__ADS_3

**


Disuatu Malam dikota pusat pelajar kawasan barat Indonesia, terdapat


pemuda yang beristirahat dari aktifitasnya di siang hari,yang berencana


menghubungi sesorang, sekitar jam 8 Malam,.


Call…..


Tuutt….tuuttt……..


3 X Panggilan tidak diangkat,


Hanya suara nomor yang anda tuju tidak dapat menerima panggilan….


Kenapa ga diangkat yah, ga biasa-biasanya seperti ini, apaaku harus curiga yah..


Hmm sudahlah, aku mencoba mencari aktifitas lain untuk


mengalihkan kerinduanku, pada sesorang itu


.


.


.


.


Prolog...

__ADS_1


Dalam Perjalanan Hidup tentunya akan melewati cerita manis pahit bercampur aduk ala mipan zuzu nyam nyam.


Yah  liku-liku perjalanan hidup, bicara dalam konteks mahasiswa, Tentunya


Ketika kita menjadi Mahasiswa baru, akan menemukan dengan ospek atau sebutan lain, ada yang bahagia melewatinya, ada yang merasa sengsara mengikutinya.


Bagi yang merasa sengsara dalam satu minggu terasa seabad melewatinya, setelah melalui fase ini, kita akan melangkah dengan namanya tugas yang menumpuk, berbagai cara mahasiwa untuk melewati fase ini, ada yang dengan SKS (system Kebut semalam), dan ada yang sama sekali masa bodoh, ini akan mempengaruhi IPK diakhir semester.


Dan Ada Fase dimana Mahasiswa akan berbagi cerita, kesenangan kebahagian ataupun kesedihan, pada sebuah kegiataan yang hampir menghabiskan waktu dua bulan, yang akan membentuk kelompok dari berbagai fakultas, KKN namanya (kuliah Kerja Nyata) Pada Fase inilah banyak cerita yang berkesan (mayoritas) ketika mereka sudah pulang nanti kembali kekampus,dan ada juga yang bersedih, atau biasa-biasa saja.dan akan menjadi topic trending diangkatan masing-masing,


baik kita tinggalkan sejenak pada runutan perkuliahan yang ku jabarkan singkat ini.


Perkenalkan Aku Rian. aku punya cerita sedikit yang membekas dalam hatiku, ketika aku menjadi mahasiswa,


penjabaran singkat diatas merupakan perjalanan hidup dikampusku,yang pernah ku alami, setiap kampus tentu mempunyai cerita berbeda, ini versiku.


Aku mengenyam studi disalah satu


mestinya mahasiswa pada umumnya. Dari ospek atau sebutan lainya, yah aku salah


satu mahasiswa kurang menikmati kegiataan ini karena tidak sesuai dengan


logikaku, yah begitulah aku pada proses ospek ini aku tidak akan membahas


begitu dalam, kapan-kapan akan kubahas jika memungkinkan.


Aku cukup aktif diberbagai


organisasi, dari sinilah awal mula cerita yang membekas dalam hidupku,


kehidupan mahasiswa tidak saja berbicara tentang tugas skripsi wisuda,

__ADS_1


Organisasi, pertemanan, dan tak lupa masalah perasaan, yah kehidupan kampus


tidak semenyenangkan seperti di FTV, Kuliah ketemu cowok ganteng atau cewek


cantik kemudian wisuda, dapat kerja bagus. Karena di TV hanya menampilkan kehaluan


semata, masih banyak cerita-cerita lainnya, yah seperti permen nano campur aduk asam manis asin,


Kembali lagi ketopik, dalam sebuah kegiatan seminar aku menjadi Ketua Panitia yang diadakan oleh


komunitasku, komunitas itu bergerak dibidang pendidikan Anti Korupsi. Singkat cerita acara seminar hari itu telah usai aku kembali ke secretariat komunitas ku, baru saja aku duduk temanku memanggilku, memberi tahu bahwa ada yang mencariku.


Yang mencariku adalah seorang


perempuan yang aktif di jurnalistik kampus, dia ingin berdiskusi denganku


tentang seminar yang diadakan oleh komunitasku.


Perempuan itu yang akan


kuceritakan dalam goresan kertas hidupku.


Sebelum lebih lanjut, aku ingin


menggaris bawahi, bahwa aku ingin menceritakan tentang perasaanku pada


perempuan itu…..


Karena dia orang yang pertama


yang membuatku serius dalam menjalani sebuah ikatan perasaan…

__ADS_1


__ADS_2