
Oh ya rian, gimanapun nantinya kedepan hubungan lu ama dita
semoga apa yang gua liat dan temen-temen gua lita semoga salah besar, dan gua
minta jangan libatkan gua dalam masalah lu bedua, gua ga mau ribet. Jangan lupa
ada mbak sarah menanti lu hahaha becanda rian, balas vera
\==
Kami pun mengakhiri obrolan kami melalui sambungan seluler,
aku masih bingung dengan mendengar kabar yang diberikan vera, seorang vera
tidak mungkin memberikan informasi yang mengada-ngada, yah vera seorang manusia
yang tidak mau direpotkan dengan hidup orang lain. Untuk hal remeh temeh
seperti ini untuk apa dia ambil bagian kalau hanya untuk membuat hubungan ku
hancur? Yah tidak ada salahnya aku mempercayai informasi yang vera berikan.
Bagaimana dengan sarah? Yah aku tak ambil pusing tentang
dia, pikiranku saat ini hanya tentang dita,dita,dita !!!
Aku membuka facebookku dan membuka profil dita, aku telurusi
semua yang berkaitan dengan dita hingga kutemukan photo-photo yang menandai
Nama dita, yah sesorang itu adalah teman KKN dita, aku melihatnya menjadi
panas, photo-photo tersebut hasil kegiatan-kegiatan mereka di desa itu,
terlihat dita bersama teman-temanya dalam photo tersebut, yang menjadi permasalahan
bagiku adalah kenapa si br*ngs*k itu selalu didekat dita\, aku sudah bisa menebak
mungkin ini manusia yang diceritakan oleh vera. Kembali aku penasarn aku
mencari profil manusia itu, akhirnya kutemukan dan benar saja terlihat ekspresi
bahagia\, dua orang manusia dalam postingan photo br*ngs*k itu. Yah perempuan
disebelahnya adalah wanitaku. Aku menutup facebookku, dan aku terbaring lemas
dengan apa yang kudapatkan hari ini,
Kenpa tidak aku menannyakan hal ini kepada dita? Dihubungi saja
sudah super sibuk,
Kenapa tidak menghampirinya saja? Dan meminta kejelasan atas
semua ini?.. aku sudah tidak mood untuk bertemu dita dalam waktu dekat ini, dan aku
tidak mau membuat keributan didesa itu, akan merusak pandangan orang-orang
disekitar dan akan menyangkut nama baik almamaterku.
__ADS_1
Kan bisa dibicarakan baik-baik? , iya bisa , tapi dengan
kondisiku yang tidak stabil aku sudah bisa memprediksi akan ada keributan yang
muncul akibat emosiku.
Aku kembali berpikir,
ini merupakan sebuah pengujian hubungan kami, yang nantinya akan membuat pilihan
penguatan hubungan kami dengan hadirnya orang ketiga diantara kami dan atau
Takdir berkata lain? Yah Aku hanya seorang perencana yang berharap rencana baik
berpihak padaku.
aku akan bersikap seperti biasa seolah-olah tidak terjadi
apa-apa, akan ku hubungi dia seperti biasa, dan apabila tidak mendapat respon
dengan alasan yang ia buat aku akan percaya saja.
Sampai Nantinya Ia sudah selesai KKN di desa itu, Kembali
Lagi kekampus ini.
Aku kembali menjalani aktifitasku dikampus, aku melakukan
bimbingan dengan Pembimbing akademik tentang penelitian proposalku, dikarenakan
matakuliahku sudah tidak ada yang perlu diambil.
Setalah selesai diskusi dengan PA ku, aku Menuju
kepengurusan, dikarenakan beberapa program kerja sudah tidak mungkin lagii
dilaksanakan, akhirnya aku merencakan dalam beberapa hari kedepan untuk mengadakan rapat resmi untuk membahasa
persiapan musyawarah besar (mubes), dan akan membentuk kepanitiaan.
Kalau ada yang bertanya kampuskan sedang libur, kenapa masih
ada aktifitas dikampus?
Kampus memang libur bagi mereka yang tidak mengikuti
Semester Pendek, Bimbingan Skripsi, KKN dan Mahasiswa yang mengikuti
organisasi, pada umumnya mereka yang sibuk dengan aktifitas organisasi akan
menghabiskan masa liburanya dengan bermacam kegiatan yang mereka buat.
Sayangkah ? waktu liburan dihabiskan untuk rapat-rapat,
membuat kegiatan? Yah semua punya pilihan hidup masing-masing.
Kembali lagi dengan dita, aku masih menghubungi dita
sebagaimana biasanya, terkadang mendapat balasan, terkadang tidak dengan alasan
kesibukanya, dan dita sudah tidak pernah
__ADS_1
memintaku untuk mengunjunginya, yah aku pikir dia sudah mendapatkan
penggantiku,
Setelah semua kedaan ini kujalani tibalah saatnya dita akan
pulang kembali kekampusku untuk beraktifitas kesediakala, dita memintaku untuk
menjemputnya, yah seperti biasa yang kulakukan sebelum ia KKN.
Aku sudah merencanakan membuat sebuah klarifikasi Atas
informasi yang kudapatkan, dan perubahan sikapnya kepadaku selama ia disana,
tentunya tidak dihari kedatanganya, aku akan menentukan moment yang tepat untuk
melakukan itu.
Aku sudah bersiap menerima resiko atas hubunganku ini,
jikalau nantinya akan berakhir menyakitkan.
Malam itu aku sudah menunggu disbuah parkiran yang dimana
menjadi tempat berkumpulnya mahasiswa yang baru pulang KKN, setelah 30 menit ku
menunggu, akhirnya bus yang ditumpangi dita datang,… setelah bus itu parkir
dengan teratur, satu persatu penumpang didalam bus itu turun, terlihatlah vera
dan sarah yang turun diantara kerumunan penumpang, vera menyapaku, ia
menghampiriku, tak lupa sarah yang menyapaku dengan senyumannya yang indah,
terlihat cantik dengan busana yang eleganya, wibawa seorang dokter terlihat
jelas dari aura tubuhnya.
Aku dan vera memulai obrolan ringan tentang jurusanku,
pembahasan sedikit tentang proposal penelitian.
“Kenapa vera tak terlihat ketika aku mengantar dita ketika
keberangkatan KKN? (Karena vera, bersama beberapa temanya yang lain sudah
duluan kelokasi, untuk memastikan acara pembukaan didesa sudah dipersiapkan
dengan matang. Mereka berbagi tugas)”
dalam obrolan ku dan vera, seketika aku melirik sarah yang selalu memperhatikanku
yang membuatku salah tingkah, cara menatapnya yang menurutku itu penuh dengan
rasa cinta (yah lebay hahaha) berubah drastis dengan kehadiran dita
disampingku,kamipun menuju kekontrakan dita.
yah pada saat itu aku bersikap seperti biasa dan aku merasakan ini bukan dita yang kukenal bagaimana tidak ?
dita hanya memberikan waktunya sebentar, ia seperti tidak ingin berlama-lama bertemu denganku, sangat berbeda dengan sebelum ia pergi KKN, ia selalu ingin berlama-lama denganku untuk menghabiskan waktunya bersamaku, sikap manjanya denganku sudah tidak terlihat lagi, dita berubah sangat drastis, namun ya sudahlah dia mungkin benar-benar lelah atas perjalananya menuju kota ini. Dan bisa saja ini tahap menuju akhir dari hubungan kami.
__ADS_1