Narasi Minim Dialog (Tentang Perasaan Ku)

Narasi Minim Dialog (Tentang Perasaan Ku)
Episode 3 (Penembakan)


__ADS_3

Secara resmi aku belum mempunyai ikatan apa-apa dengan dita,


hanya teman dekat, tapi tak bisa dipungkiri aku memang ada perasaan dengan dia.


Tapiiii.


\=========


Tapii aku bingung bagaimana cara mengungkapkannya, aku


berpikir tidak mungkin kami akan seperti ini saja berteman sedekat ini, tanpa


hubungan, dan terlihat lucu jika bermain diranah persahabatan diantara


perempuan dan laki-laki tanpa ada perasaan.


Aku memutuskan untuk memperjelas hubungan ini, memang tidak


ada sinyal-sinyal dia untukku, agar memperjelas hubungan ini, aku beranggapan


seorang pria haruslah peka, prialah yang harus memulai terdahulu.


Singkat cerita aku mulai merencanakan malam itu, untuk makan


diluar disebuah kafe. Dia menyetujui ajakanku.


Suasana dikafe itu, lumayan sederhana untuk sekelas


mahasiswa kafe itu cukup pas dalam tongkrongan, diiringi music-musik yang hits


pada itu, band ungu dan kawan-kawanya,


 Kami sudah berada


disebuah kafe itu, dan kami mulai memesan makanan dan minuman.


Aku memulai obrolan yang serius.


Dita ucapku,pelan dan penuh kecemesan, Aku mau ngomong


sesuatu ini…


Iya, ngomong aja ga ada yang larang ucapnya lembut..


Aku kembali merangkai kata-kata yang tepat untuk


mengungkapkan perasaanku,


Kita udah hampir sebulan dekat, dan selama satu bulan ini,

__ADS_1


aku merasakan kehidupan ku berubah, waktu dan pikiranku tertuju kepada kamu,


aku memang seorang lelaki yang kurang ahli dalam berpuitis ria, tapi tak ada


salahnya aku menyampaikan semua yang ada dipikiranku serta apa yang aku rasakan


pada perasaanku terhadap kamu.


Kamu mau ga jadi pacar aku, ucapku lembut dan penuh harap….


Hmm ucap dita, dia terdiam sejenak, dan membalas ucapanku,


kamu yakin mau pacaran sama aku Tanya dita


Iya aku yakin mau pacaran sama kamu, karena aku merasa dalam


kedekatan kita selama satu bulan ini, yang aku rasakan, ada kecocokan diantara


kita, cara pikirmu membuat aku kagum, cara kamu memberikan pandangan kepadaku,


membuatku tersadar. Bahwa aku selalu memikirkan orang lain dan lupa akan diriku


sendiri yang sebenarnya butuh meluangkan waktu untuk kehidupan pribadiku,


hari-hari ku semakin kesini semakin berubah dengan hadirnya kamu dalam hidupku.


Jelasku


ini, dan kamu tau sekarang kamu orang kedua yang nembak aku ditempat ini. Yah sebenarnya


aku juga belum sempat kepikiran untuk menjalani hubungan seperti pacaran, tapi


aku juga ga bisa bohongi diriku bahwa aku butuh kamu… secara tidak sadar kamu


masuk dalam kehidupanku membuat aku terikat secara tidak langsung dengan


keberadaan kamu disisiku.


Hmm aku juga ga bisa egois, pada dasarnya aku juga sama


dengan kamu…


Tapi yang membuat ku bingung jika kita pacaran nanti apakah


sama nasibnya dengan kisahku sebelum kamu…


Dita terdiam setelah memberikan penjelasannya kepadaku….


Aku paham apa yang disampaikan oleh dita, bahwa dita pernah

__ADS_1


punya kisah dengan mantanya yang kandas ketika masa-masa liburan semester, yang


dimana mantanya dita diwaktu itu sedang melaksanakan KKN (kuliah kerja Nyata)


dimana menghabiskan waktu selama dua bulan, singkat cerita mereka berdua putus


setelah si mantanya selesai KKN, yah aku masih tidak mengerti dengan tradisi


KKN ini, Nanti ku ceritakan dirangkaian cerita berikutnya.


Wajar saja dita dihantui ketakutan akan terulang dengan


kisah lamanya, dalam waktu kurang lebih 6 bulan lagi kami akan mengikuti KKN,


dan hal ini yang menghantui pikiranya, dita merupakan orang yang susah dekat dengan


orang lain apalagi dengan laki-laki, yah dita hanya cukup sekedarnya saja tidak


terlalu membuka diri dengan orang lain, yah teman-temannya bisa dihitung dengan


jari , teman-teman dekatnya sampai aku hafal. namun apabila ada kecocokan


kesamaan dia akan bergaul dengan orang-orang itu saja, yah sewajarnya saja, yah


kata-kata itu yang selalu dia ulang ketika menceritakan kedekatan nya dengan


orang lain dalam hal pertemanan dan perasaan.


Aku mencoba meyakinkan dita atas kebingunganya,


Kita ga pernah tau kedepanya gimana dit, aku pikir tidak ada


salahnya kita mencoba kisah baru dan berjuang bersama saling menguatkan satu


sama lain, Ketakutan kamu itu akan kita coba hadapi bersama-sama. Ucapku berusaha


meyakinkan.


 Terimakasih kamu udah


mau masuk dalam kehidupan aku, aku juga ga tau kenapa aku bisa sedekat ini


dengan kamu, dan membuka ruang untuk mu masuk dalam kehidupanku, aku harap kamu


bisa mengimbangi segala keegoisanku, dan sifat kekanak-kanakanku.


Aku juga mau menjalani hubungan kita dengan namanya pacaran,


semoga kita dapat membangun mimpi kita bersama.. makasi yah dol ucapnya.

__ADS_1


Aku merasa bahagia dengan perkataanya, jika di gambarkan ada


slowmotion love-love dikepalaku… <3 <3


__ADS_2