Nihlyi Si Gadis Mungil

Nihlyi Si Gadis Mungil
Rumah sakit


__ADS_3

China,seorang gadis kecil yang baru berumur 16 tahun tengah terbaring lemah di atas brankar rumah sakit guna melawan penyakit yang sudah lama diderita gadis bertubuh mungil berambut panjang bermata sipit pipi semakin lama semakin tirus,Ini sudah ke sekian kalinya keluar masuk rumah sakit sedari kecil.


Nihlyi lingLinyi adalah putri satu satunya dari pasangan Tn.Andre lingLinyi dan Ny.nila lingLinyi,Tn.Andre sendiri berperan penting dibidang usaha ramuan obat herbal china serta pemegang saham terbesar dinegaranya Tn.Andre lingLinyi mempunyai dua orang putra dan satu anak perempuan,Adief lingLinyi merupakan putra pertama dari keluarga Linyi yang bertugas militer,sedangkan Aldof lingLinyi adik dari Adief lingLinyi adalah seorang dokter bagian syaraf otak(motorik).


"Pi,gimana ada kemajuan?"


"Ga banyak perubahan mi,masih sama kayak kemaren,"


Bagaimana mungkin tidak khawatir sedari kecil putri kecilnya seolah tiada lelah selalu saja seperti ini.


Tn.andre yang melihat istrinya menangis pun hanya bisa merengkuh tubuh sang istri kedalam pelukan guna meredan rasa takut Ny.nila


detik berikutnya seorang dokter tengah berlari menuju ruangan dimana neriy dirawat,Sontak hal itu membuat Tn.Andre bersama sang istri diselimuti rasa takut.


"Dok,kenapa apa yang terjadi?"


"Sepertinya putri nyonya dan tuan harus mendapatkan pendonor jantung segera," jawab sang dokter tenang namun menusuk hati


Mendengar penjelasan dari sang dokter,sontak membuat Ny.nila merosot jatuh ke lantai bagaimana mungkin sedari dulu tidak ditemukan pendonor yang cocok kalaupun ada yang dengan sukarelanya mendonorkan jantungnya darahnya tidak cocok.


"Dok,bisa saya dan istri saya kedalam melihat keadaan nihlyi,"


"Iya,tuan anda bisa saja melihat keadaan nona nihlyi asal jangan buat nona berfikir bahwa hidupnya tidak akan lama lagi,sebab yang saya lihat nona sekarang hanya bisa pasrah dengan keadaan tubuhnya yang sekarang," jawab dokter bian


"Iya,Dok saya pastikan putri kecilku itu tidak akan kehilangan semangat hidupnya,"


"Kalau begitu saya permisi tuan nyonya," ucap dokter bian sedikit membungkukkan badan sebelum berlalu


Didalam ruangan bernuansa putih tersebut nampak seorang gadis bertubuh mungil menampilkan senyum dibibir pucatnya kepada orang yang paling disayanginya.


"Pi mi,ayo sini duduk disamping Yi,"


"Ah,iya sayang mami sama papi kesana," jawab Ny.nila berusaha menampilkan senyuman terbaiknya diikuti sang suami yang berusaha menyembunyikan air matanya.

__ADS_1


"Mi,yi baik baik aja ga usah khawatir ya papi juga putri kecil papi ini udah kuat kok Pi jadi jangan sedih terus oke," ucap nihlyi dengan senyuman yang tak pernah lepas dibibir mungilnya.


Tn.Andre yang melihat anaknya tersenyum dan berusaha menyembunyikan rasa sakitnya tak lagi dapat menahan air matanya untuk menetes,perlahan Tn.Andre mendekati sang putri untuj segera dipeluknya putri yang selalu dijaga sedari kecil.


"Pi,kok nangis papi mah cengeng masa kalah sama yi,aku aja ga nangis ya kan mi,"


"Ga sayang papi ga nangis tu lihat," ucap Tn.Andre yang menghapus air matanya disambut kekehan kecil dari sang putri


"Udah jangan pada nangis ayo sekarang putri kecil mami harus istirahat dulu ya sayang," ucap Ny.Nila kepada sang putri Lang terlihat lebih pucat dari yang sebelumnya


"Eh,mi kakak mana kok ga kelihatan emang mereka ga tau ya mi kalau yi dirawat," ucap nihlyi sedih dan menatap kedua orangtuanya sendu


"Eh bukan sayang itu kan kakak kamu semua lagi punya tugas mungkin malam nanti baru kesini," ucap Ny.Nila meyakinkan putrinya


"Sekarang tidur oke," lanjutnya


Ny.Nila mulai beranjak keluar ruanggan menuju rumahnya untuk mengambil beberapa keperluan setelah memberi kecupan dikening sang putri dikuti Tn.Andre yang setia menguatkan sang diperjalanan pulang Tn.Andre dan juga Ny.Nila tak henti-hentinya berfikir kemana mereka mencari pendonor untuk putrinya.


"Papi juga mau yang terbalik untuk Nihlyi tapi kita harus apa sudah sedari dulu kita berusaha,"


"Kita harus sabar semuanya sudah ditangan tuhan Mi,"


"Iya Pi mami udah sabar kurang sabar apalagi sudah dari Nihlyi lahir sampai sekarang Mami harus melihat putriku itu kesakitan,"


"Mami juga sedih setiap Nihlyi tanya kenapa dia beda dengan gadis seusianya,"


"Andai Mami yang sakit hiks hiks mungkin Nihlyi sekarang sedang senang-senangnya menikmati masa remajanya,"


"Udah Mi,"


"Kalau Mami sendiri ga kuat gimana Nihlyi,kita harus kuat demi Nihlyi,"


"Iya Pi,"

__ADS_1


Sakit memang orang tua mana yang tak sakit jika melihat putri satu-satunya harus melawan rasa sakit sedari kecil.Jikalau bisa digantikan mungkin Nihlyi tak akan merasakan sakit.


"Jika bisa di gantikan aku rela mengantikan Nihlyi," Ny.Nila


"Jika nyawa anakku bisa dibeli akan kuhabiskan seluruh kekayaan yang ku miliki untuk membelinya," Tn.Andre


Entah apa rencana Tuhan untuk kali ini apa dengan cara seperti ini menguji kemampuan dan kesabaran manusia.Namun bukan itu masalahnya kenapa harus Nihlyi gadis yang bisa di katakan sempurna itu harus merasakan penyakit yang mengejar hidupnya.Kembali lagi ke takdir jika takdir sudah tertulis siapa yang bisa mengubahnya.


"Kenapa harus aku yang merasakan penyakit ini,Haruskah tuhan haruskah aku menjalani hidup sebegini sulitnya jangankan untuk menikmati masa muda seperti gadis sebayaku memimpikannya saja aku tak sanggup,"


"Tuhan jika aku tak bisa hidup lebih lama lagi maka ambillah nyawaku sekarang jangan kau buat diriku ini menyusahkan keluargaku sakit rasanya setiap kali tusukan demi tusukan jarum menembus kulitku tapi lebih menyakitkan lagi melihat keluargaku tersenyum kearahku dan menyembunyikan lukanya.Aku tahu Tuhan aku tahu jika Papi Mami dan Kakak ku terluka melihat diriku seperti ini,"


"Eh nona Nihlyi anda sudah bangun bagaimana tidurnya?"


"Dokter Bian iya aku sekarang merasa lebih baik,"


"Hm baiklah nona pasti akan sembuh jadi jangan menyerah sebelum Tuhan yang menyuruh anda menyerah,"


"Iya Dok aku ini kuat pastinya aku akan bertahan hidup lebih lama," ucapku sembari tersenyum kearahnya.Namun aku sendiri tak yakin dengan ucapan yang barusan aku katakan rasanya hanya berpura-pura kuat tapi apa yang harus aku katakan jika bukan ini.


"Ya sudah sekarang nona istirahat lagi jangan pikirkan apa yang membuat anda sedih ataupun stres,"


"Nona pasti sangat sayangkan dengan keluarga nona?"


"Pastinya dok siapa yang tidak sayang dengan keluarga," ucapku menatapnya serius


"Nah maka dari itu nona harus berjuang harus sembuh jangan menyerah oke," ucapnya tersenyum


"Terimakasih dok selama ini selalu memberi semangat entah dengan cara apa aku harus ber terimakasih,"


"Cukup dengan nona Nihlyi baik-baik saja dan tidak menyerah oleh penyakit yang anda derita itu sudah cukup bahkan lebih dari cukup," ucapnya aku yang hanya berpura-pura kuat ini hanya tersenyum sembari menganggukkan kepalaku pelan.


Jangan lupa kritik dan sarannya ya🥰😁

__ADS_1


__ADS_2