Nihlyi Si Gadis Mungil

Nihlyi Si Gadis Mungil
Siapa Ludrel?


__ADS_3

Dengan menggunakan kemeja biru garis putih dan celana pendek berwarna putih serta sendal jepit juga berwarna putih yang pastinya karena aku suka heheh rambut ku biarkan tergerai bergelombang aku turun ke bawah.


"Mi hari ini Nihlyi mau pergi jalan-jalan sebentar sama Chen juga Yuzu,"


"Pergi kemana Yi terus pake apa?"


"Ke kafe di antar pak Sizi aja mi,"


"Ga sama Lursl aja?"


"Ga mi ya udah Nihlyi pergi ya," gegas aku dan pak Sizi langsung ke kafe tempat dimana aku juga Chen janji ketemu cukup lama hingga akhirnya mereka berdua sampai dan duduk di depanku.


"Yi selfie yuk,"


"Tumben pengen selfie biasnya ga mau,"


"Udah cantik kita poto aja bertiga oke," saat sedang asyik-asyiknya selfie aku melihat kearah anak-anak Arbragost masuk ke dalam kafe cukup ramai hingga separuh pengunjung memilih pergi mungkin takut tiba-tiba salah satu di antara mereka melihat ke arahku tak ku hiraukan mereka aku lebih memilih pura-pura tak melihat mereka.


"Yi gimana kita keluar aja yuk aku takut ni,"


"Udah Che Zuu ga usah takut ga mungkin mereka berani nyakitin kita kalo di tempat umum,"


"Iya juga bener itu," semula suasana kafe riuh akibat Arbragost yang selalu membuat pusing yang melihatnya namun syukur mereka tak menganggu kami bertiga tiba-tiba suasana jadi sunyi saat pria bertubuh tinggi bertubuh atletis dan juga tampan setelah ku lihat dia sekilas mirip Lursl ah tapi entahlah aku tak tau sayup-sayup terdengar suara dari salah satu antara mereka yang memanggil nya dengan sebutan bos.


"Bukannya tempo hari yang menganggu ku itu bos mereka lalu kenapa ada bos lagi ah sudahlah tak penting memikirkannya," batinku mengalihkan pandanganku ke arah Chen juga Yuzu yang tengah menikmati minuman dingin mereka


"Aku mau ke toilet bentar,"


"Ga mau aku temenin?"


"Ga Che ga usah aku sendiri aja," saat ingin keluar dari toilet aku tak sengaja menabrak seseorang dan ternyata itu adalah pria yang di sebut anak-anak Arbragost dengan sebutan bos tadi sontak aku gemetar ketakutan bagaimana kalo dia marah terus ga terima karena aku tabrak.


"Maa_maaf ya Kak," ucapku menundukkan kepalaku sebelum berlari pelan


"Siapa gadis itu menarik,"


"Udah Che Zuu ayo pulang aja,"


"Eh bentar dong Yi sayang ini makanan belum juga abis,"


"Iya cepet makanya,"

__ADS_1


"Emang kenapa sih cantik kok kamu keringetan gitu?"


"Ga aku gapapa ya udah ayo cepetan makannya,"


"Iya-iya," setelah membayar makanan ke kasir kami segera keluar kafe melewati anak-anak Arbragost semoga saja mereka tak menyadari bahwa itu aku ku langkahkan kaki ku cepat-cepat keluar dari kafe namun sayang belum sempat keluar panggilan suara bariton itu menghentikan langkahku.


"Tunggu," aku tak berani menatap wajahnya jujur aku takut karena takut aku meremas baju Chen yang berada tepat di depanku


"Kamu cewek yang di toilet tadi?"


"Iiiiya Kak aku," jawabku masih saja menunduk tak mau menatapnya remasan di baju Chen juga semakin kuat


"Saya Ludrel," ucapnya mengulurkan tangannya kearahku


"Eh iyaa Kak," jawabku membalas uluran tangannya


"Maaf Kak kami permisi," ucapku berlari sembari menarik tangan Chen juga Yuzu keluar kafe hingga di parkiran saat melihat pak Sizi gegas aku masuk ke mobil dan mengajak pulang


"Yi kenapa?"


"Gapapa oh ya Che Zuu ngineppp aja yah kalian berdua,"


"Iya deh," sedangkan disisi lain Ludrel masih saja melamun memikirkan gadis yang baru saja di temuinya


"Bos,"


"Menarik,"


"Apa nya bos yang menarik,"


"Itu cewek yang baru aja pergi,"


"Oh itu,"


"Kamu kenal Cii?"


"Iya itu Nihlyi putri keluarga Linyi,"


"Keluarga Linyi,"


"Iya bos kenapa?" tanpa menjawab Ludrel berlaru pergi mengunakan Lamborghini berwarna putihnya membelah jalan.

__ADS_1


"Pulang juga kamu?"


"Ya pulang kenapa ini juga rumah saya,"


"Ludrel Ludrel kapan kamu itu berubah?"


"Terserah saya urus aja hidup anda juga bunda anda yang menjijikkan itu!"


"Diem kamu jangan sesekali kamu menghina ibu saya!"


"Kenapa memang iya buktinya bunda kamu itu menjijikkan perampas kebahagiaan kalau bukan karena bunda anda pasti mami saya masih hidup sekarang!"


"Ludrel sampai kapan kamu benci sama adik kamu sendiri ha!"


"Adik hahah aku ga punya adik!"


Plak


"Jaga bicara kamu kenapa kamu jadi seperti ini!"


"Kenapa anda berhenti pukul saya bunuh saya sekalian biar istri anda yang tak tau diri ini bahagia,"


"Ludrel bund_"


"Berhenti sebut-sebut diri anda itu bunda saya,saya tidak punya ibu kecuali mami saya yang meninggal karena mendonorkan hatinya untuk anda!"


"Ludrel kamu harus denger alasan mbak Luoii mendonorkan hatinya untuk bunda,"


"Berhenti sekali perampas kebahagiaan orang lain akan tetap sama!"


"Dan yah satu lagi jangan pernah ganggu atau campuri hidup saya!"


"Ludrel!"


Bugh Lusrl yang sudah tak tahan melihat makian yang di lontarkan Ludrel pada ibunya langsung mengajar habis-habisan Kakak nya itu begitupun sebaliknya seolah tak menganggap Lursl itu adiknya Ludrel membalas pukulan demi pukulan yang di lontarkan Lursl.


"Berhenti sudah nak sudah sampai kapan kalian akan seperti ini hiks hiks," ucap Ny.Miru yang ambruk di atas lantai Tn.San yang melihat itu langsung menghampiri tubuh sang istri untuk di dekapnya begitu pun Lursl langsung berlari menghampiri sang ibu lain hal nya dengan Ludrel yang tersenyum sinis sebelum berlalu masuk ke kamarnya.


"Hiks hiks mami Ludrel rindu mami," beginilah sosok Ludrel yang sangat keras di luar namun rapuh di dalam sebenarnya Ludrel adalah anak yang rajin dan penurut namun saat maminya masuk rumah sakit Tn.Andre justru sedang berlibur ke Amerika bersama istri keduanya dan juga anaknya dan di titik terakhir hidup Luoii dia ingin mendonorkan hatinya untuk Mira yang sudah di anggap adiknya hingga membuat Ludrel membenci istri kedua papinya itu dan juga anaknya.Sejak saat itu Ludrel jadi anak yang pembangkang juga keras jarak antara Ludrel juga Lursl hanya dua bulan namun tetap saja Ludrel yang lebih tua.Ny.Miru juga menikah atas permintaan Ny.Luoii serta menitipkan putranya padanya awalnya Ny.Mitu tidak mau namun mengingat Ny.Luoii sudah menganggap adiknya sendiri mau tak mau dia mau.


Jangan lupa tinggalkan jejak ya guys

__ADS_1


__ADS_2