Oh My Man

Oh My Man
Happy Anniversary MHS’corp


__ADS_3

Devan tengah bersiap sembari menatap dirinya dicermin besar dikamarnya , senyum-nya mengembang ketika ia mengenakan pemberian Jiandra .


“Pass sekali ditubuhku , apa Jia mengukur tubuhku sebelum membelikanku satu setel pakaian ini ? “ gumamnya cengengesan sembari menggelengkan kepalanya pelan .



“Perfect “ gumam Devan


Pintu kamar Devan terketuk


“Sudah siap van ? “ tanya mama Devya menyembulkan kepalanya untuk melihat persiapan anaknya


“Sudah mah “ ucap Devan melirik kearah mamanya sembari memasangkan kancing jasnya


“Wahhhh , anak mama sangat tampan “ puji Mama Devya


Devan tersenyum bangga


“Apa jas ini cocok denganku ? “


Mama Devya mengangguk


“Sangat cocok , kamu baru beli lagi ya ? Jangan sampai papamu tau . Dia akan kesal jika kamu tak membelikan satu untuk dirinya “


Devan memutar bola matanya malas


“Ini pemberian Jia mah , hadiah dari Jia “


Mama Devya berbinar


“Benarkahh ? Wahhhh selera Jia bagus juga ya , kerennn … Ahhh Mama rindu menantu mama “ ucap mama Devya girang


“Siapa yang memberi dan pemberian apa ? “ tanya papa Mahes yang sedikit mendengar percakapan mereka , papa Mahes berjalan mendekati putranya


“Wahhh van , Pak CEO sangat tampan “ puji papa Mahes sembari memegang kedua bahu anaknya


“Nurun dari papa “ ucap Devan tersenyum


“Jas baru van ? “ tanya papa Mahes penasaran


Devan mendengus


“Ini pemberian dari Jia pa , keren ya ? Seleranya Jia mantap “ ucap mama Devya bangga terhadap Jia


Papa Mahes menelisik wajah Devan yang tersenyum didepan cermin


“Apa papa tak diberikan hadiah oleh menantu ? “ tanya papa Mahes


Devan mengus kesal


“Nanti kubelikan satu untukmu pa “ ucap Devan


Papa Mahes mengancungkan jempolnya


“Mama tak kau belikan van ? “ tanya mama Devya


“Uang mama lebih banyak dari pada uangku , mama pegang 5 kartu debit platinum unlimited , aku hanya pegang 3. Jadi belilah dengan uang mama “ ucap Devan cengengesan


“Kau ini !! “ kesal mama Devya


“Tapi Devan benar mah , kau pegang 5 semua dengan kartuku . Sedangkan aku hanya kau beri 1 itupun debit Gold “ ucap papa Mahes membela Devan diselingi dengan sindiran


“Jika kau pegang banyak takkan baik , nanti malah macem-macem lagi kamu diluar sana “ kesal mama Devya langsung meninggalkan dua laki-laki menyebalkan menurut versinya .


Devan tertawa terbahak-bahak


“Mama itu takut papa cari sugar baby “ ejek Devan

__ADS_1


“Ckkk mana mungkin papa mencari kesenangan yang tak masuk akal diluar sana , punya mama-mu dalam hidup papa adalah berkah . Dan papa Senang jika mama-mu senang , jangankan 5 kartu debit platinum unlimited seluruh hidup akan papa berikan untuk mama-mu agar dia selalu bahagia . Karena semua yang papa miliki saat ini adalah berkat dari dukungannya , jadi mama-mu berhak atas semua “ ucap papa Mahes sembari menerawang mengingat bagaimana kisah susah-nya dulu namun mama Devya tak pernah berhenti mendorong dan mendukung dirinya


Devan tersenyum mendengar ucapan papa Mahes .


Mama Devya yang kebetulan hendak kembali untuk mengomeli dua pria pengisi rumah agar cepat bersiap , tak sengaja mendengar ucapan suaminya membuatnya berbunga


“Terimakasih hes , kau selalu memberikanku yang terbaik “ batin mama Devya berbahagia .


“Terimakasih van , kamu membawa pengaruh yang baik selama memimpin perusahaan . Terimakasih telah membawa warna yang baru untuk perusahaan “ ucap papa Mahes sembari merapikan Jas yang dikenakan putranya .


Devan memeluk papa Mahes erat


“Terimakasih telah berjuang sampai saat ini pah , maafkan Devan belum menjadi seperti yang papa mau . Dukung dan doakan selalu Devan agar menjadi seperti yang mama dan papa minta “ ucap Devan


Papa Mahes mengelus pundak sang anak lembut


“Kamu putra kami yang terbaik , kebanggaan kami , kamu sudah sangat menjadi putra yang kami mau “ ucap mama Devya memasuki kamar Devan , setelah menguping tadi ia terharu melihat putra dan suaminya yang saling memeluk .


Mama Devya datang sembari menahan air matanya agar tak jatuh kepipi-nya .


“Mahh “ ucap Devan langsung melepas pelukan sang papa


Devan berdalih memeluk mama-nya


“Terimakasih mah , terimakasih untuk semua . Terimakasih telah menjadi ibu dan istri yang luar biasa untuk kami , dua pria menyebalkan dirumah ini “ ucap Devan


Mama Devya terkekeh , air matanya pun turun membasahi pipinya


“Kalian sangat menyebalkan , namun mama sangat menyayangi kalian “ ucap mama Devya memeluk Devan .


Mama Devya meminta papa Mahes untuk mendekat , dan papa Mahes menurutinya .


Mama Devya memeluk erat suami dan putranya erat


“Suamiku , terimakasih atas cinta dan pengorbananmi selama ini “ ucap mama Devya mencium kening suaminya tulus


Mereka bertiga saling memeluk dalam suasana haru , meski mereka sering berdebat hal-hal kecil namun tak bisa dipungkiri rasa sayang dan cinta mereka sangat besar .


...----------------...


Devan tengah berkendara dengan kecepatan sedang , memecah jalanan malam menuju rumah Jia .


Setelah kejadian haru tadi , mama Devya kembali mengomeli dirinya dan papa Mahes . Mama Devya meminta kedua pria menyebalkan penghuni rumah itu untuk segera bersiap .


Alhasil Mama Devya dan papa Mahes berangkat dengan sopir , sedangkan Devan berkendara menuju rumah Jia untuk menjemput Calon Nyonya Muda Mahes .


Mobil Devan memasuki pekarangan rumah Jia .


Devan segera turun dari dalam mobilnya dan megetuk pintu rumah Jia .


Tok tok tok


Papa Kendra membuka-kan pintu rumahnya


“Vann sudah sampai ? “ sambut papa Kendra girang


“Udah disini artinya sudah sampai pah “ goda Devan


Papa Kendra memutar bola matanya malas


“Masuk , Jia sedang bersiap “ ajak papa Kendra


“Papa dan mama tidak ikut menghadiri acara ini ? Bukannya papa Mahes sudah mengundangmu . Aku secara resmi juga mengundangmu pah “ tanya Devan


Papa Kendra terkekeh


“Jiandra akan mewakili kami , papa dan mama baru saja databg dari Restaurant . Banyak bookingan hari ini dan kami merasa lelah , jadi titipkan salamku untuk Mahes dan Devya . Selamat hari jadi untuk MHS’ company , suatu kehormatan pak CEO datang kerumah saya “ goda papa Kendra

__ADS_1


Devan mendengus kesal


“Haisshhhh papa pikir aku apa? , aku ini anakmu “ ucap Devan


Papa Kendra tertawa terbahak-bahak


“Mama mana ? “ tanya Devan


“Sudah tertidur “


Devan mengangguk , mereka pun melanjutkan obrolan kecil sembari menunggu Jiandra yang belum keluar dari kamarnya


10 Menit penantian



“Sudah sampai sayang ? “ tanya Jia yang melihat Devan duduk di Ruang tamu sembari berbincang dengan papanya , Jiandra berjalan menuju lelakinya .


Mendengar suara Jia sontak membuat Devan menoleh


Devan membeku , ia tak mampu berkata ataupun bergerak .


Melihat penampilan Jia membuat Devan terpesona


Papa Kendra menyenggol lengan Devan pelan


Devan tersadar dalam lamunannya


“Jangan ditatap begitu , sudah jalan sana jangan sampai kalian terlambat . Seorang CEO tak boleh telat “ ucap papa Kendra


Devan menggaruk tengkuknya grogi


“Baiklah aku pamit pah , kami jalan dulu . Papa istirahatlah “ ucap Devan sembari menyalimi tangan calon mertua-nya


“Hati-hatii “ pesan paoa Kendra


“Jia jalan ya pa “ pamit Jia mencium tangan papanya


Papa Kendra mengangguk tersenyum


Devan segera menggenggam tangan Jia , mereka berjalan beriringan menuju garase mobil .


Papa Kendra menatap kepergian Devan dan Jia , bahagia menyelimuti hatinya .


“Semoga kalian selalu diberkati kebahagian “ batin papa Kendra berdoa untuk kebahagiaan putri dan menantunya .


Devan memasuki mobil Alphard putih milik Jia hadiah dari papa Mahes sebelumnya , Devan memilih untuk menggunakan sopir ( Kang Asep ) untuk menuju tempat acara .


“Cantik banget sih yangg “ ucap Devan yang sedari tadi menatap Jia penuh damba


“Kamu juga sangat tampan , jas ini cocok denganmu “ ucap Jia


Devan mengangguk tersenyum


“Terimakasih banyak sayang , terimakasih “ ucap Devan mencium tangan Jia lembut .


Jiandra tersenyum manis , menatap Devan yang memperlakukan-nya sangat manis


Kang Asep yang tengah berkendara dibuat gagal fokus oleh 2 pasangan bucin dibelakanganya


“Tabahkanlah hati ini ya allah . Saya jadi rindu bini “ batinnya t


Mobil yang dikendarai kang Asep melaju sedang membelah jalanan malam , menuju Abraham’Hotels tempat dimana akan diadakan acara ulang tahun Mhs’company ..


KEHANGATAN KELUARGA AKAN MEMBAWA DAMPAK YANG BAIN UNTUK KEHIDUPAN .


TO BE CONTINUE

__ADS_1


*JANGAN LUPA LIKE YA READERS **💙💙*


__ADS_2