Oh My Man

Oh My Man
Kemarahan Papa Kendra


__ADS_3

Devan mengantarkan Jia kerumah . Diperjalanan mereka saling diam dan terlelap dengan pikiran mereka masing-masing .


Yang Jia pikirkan bagaimana caranya mengatakan pada papa Kendra pasti papa Kendra akan sangat marah dengan tragedi ini, apalagi Jia tidak pernah mengatakan kepada papa Kendra jika ia memiliki seorang kekasih .


Yang Devan pikirkan saat ini ia hanya merutuki dirinya meski berhasil menghajar penjahat itu Devan tetaplah merutuki dirinya yang lalai dalam menjaga Jia .


Mobil Devan memasuki pekarangan rumah papa Kendra . Pintu rumah masih tertutup rapat , Jia turun dari dalam mobil Devan lalu membuka pintu gerbang rumahnya yang tinggi menjulang .


Jia berjalan menunggu Devan dihalaman rumah , sedangkan Devan langsung keluar dari dalam mobil . Mereka berjalan bersama menuju pintu utama rumah Jia , Jia mengetok pintu rumahnya . Dan benar saja , papa Kendra bergegas membuka pintu rumahnya .


Yang pertama dilihat papa Kendra adalah Devan


“Devan “ seru papa Kendra , Devan mengangguk lalu tersenyum tipis dan berdalih melihat Jia yang menunduk


“Jiaa “ panggil papa Kendra lembut


Jia mendongakkan kepalanya , Mata Jia sebab , papa kendra terkejut akan hal itu


“Jiaa ka-mu? —“ belum selesai papa Kendra berbicara Jia langsung memeluk papa Kendra dan menangis sesegukan .


Papa Kendra melirik tajam ke arah Devan meminta penjelasan


“Lebih baik kita masuk kedalam dulu , kita bicarakan didalam tak enak jika kita bicarakan diluar “ pinta Devan


Papa Kendra merangkul Jia untuk duduk di ruang utama sementara Devan berjalan dibelakang papa Kendra .


Jia tengah duduk disamping papa Kendra sedangkan Devan duduk disofa depan berhadapan dengan Jia dan Papa Kendra


“Ada apa nak? Ada apa ini Devan “ tanya Papa Kendra kepada Jia dan Devan


Namun bukannya menjawab Jia kembali memeluk Papa Kendra dan menangis kencang sesegukan


“Paaaa-pa maafkan Jia hiks hikss “ tangisnya pecah dalam pelukan sang papa . Mama Sita yang berada dikamar berlari keluar setelah mendengar tangisan Jia menggema seluruh rumah .


“Ada apa ini ? “ tanya mama Sita yang baru datang dari kamarnya


Mama sita melihat Jia sesegukan dalam pelukan papa Kendra sedangkan papa Kendra dengan ekspresi bingungnya .


Jia yang melihat mama sita datang lalu mendongakkan keplanya .


“Mamaaa hikss hikss “ air mata jia bercucuran .


Mama sita segera duduk disamping Jia lalu jia berdalih memeluk mamanya


“Mama Maafkan Jia , hikss hikss “


Devan sedari tadi hanya diam dan memperhatikan kesedihan Jia .


Mama Sita mengelus lembut rambut putrinya ,

__ADS_1


“Ada apa nak ? Kamu bisa ceritakan pada mama “


“Hikss maafkan aku ma, pa aku mengecewakan kalian “


Papa Kendra mengerutkan keningnya


“Devan kamu bisa jelaskan pada papa apa yang terjadi “ tegas papa Kendra


Devan menghela nafasnya kasar


“Jia hampir saja di rampok saat hendak memasuki mobilnya “


“Lalu? “


“Ya begitu kaca mobil Jia pecah bagian depan karena rampok itu melemparkan batu besar “


“Benar begitu Jia ? “ tanya papa Kendra kepada Jia


Jia mengangguk namun masih memeluk mamanya erat


“Maafkan aku pa, ma , mobil pemberian kalian tak bisa aku jaga dengan baik “ ucap Jia sesegukan .


“Papa tak masalah jika mobilmu hancur , yang jadi permasalahan disini , kamu kemana? Ngapain ? Kenapa bisa sampai semalam ini, selarut ini? Meski papa tak pernah mempermasalahkan kamu keluar sampai larut , tapi papa tak tau dengan siapa kau pergi , siapa yang menjagamu , Papa tanya padamu DENGAN SIAPA KAU PERGI JIA HAAAH? “ papa Kendra tersulit emosi dan membentak Jia


“Pahh “ ucap mama Sita lembut mengingatkan suaminya agar mengontrol amarahnya .


Jia terkaget , selama 20tahun hidup , ini pertama kalinya papa Kendra marah padanya , meski ia tau diposisi ini Jia memang bersalah


“Kau pandai berbohong sekarang Jia “ batin Devan


“KAU BOHONG JIA , JUJUR DENGAN SIAPA KAU PERGI “ papa Kendra tambah emosi mendengar anaknya berbohong karena sebelumnya papa Kemdra tau Jia pergi dengan siapa karena papa Kendra menyewa mata-mata untuk mengawasi anaknya .


“P-pacar pah “ Jia semakin menunduk


“PACAR KATAMU ? PACAR SEPERTI APA YANG MEMBIARKAN GADISNYA SENDIRI PULANG LARUT BEGINI HAAA ?SIAPA PRIA ITU ? AKAN PAPA HAJAR “


“SIALANNN” marah papa kendra memuncak


“Pah maafkan aku, ini bukan salahnya , aku yang tak mau diantarkan olehnya “


“OH PINTAR SEKALI KAMU MEMBELANYA JIKA DIA SALAH TETAP SALAH . KAMU JUGA MENGAPA TAK MEMBERI TAHU PAPA KALAU KAU SUDAH MEMILIKI KEKASIH ? APA KARENA KAU MERASA KAU SUDAH BISA MENCARI UANG JADI PENDAPAT PAPA TAK PENTING LAGI ?”


Jia kaget setengah mati, ia tak menyangka jika papanya akan berpikir seperti itu


Jia menghampiri papa Kendra yang berdiri berdencak pinggang


Jia bersimpuh dikaki papanya . Ia menangis sesegukan


“Aku tak bermaksud seperti itu pah, mengapa papa berpikir bahwa aku seperti itu?Aku meminta maaf jika aku menjadi anak yang tak sesuai harapanmu . Alasan aku tak pernah memberi tahu keberadaan kekasiku karena saat itu aku tak mencintainya , namun hari ini aku menyukai dan mencintai dia papa “ Jia menangis sesegukan

__ADS_1


Devan mendengar perkataan Jia melototkan matanya kaget , dadanya bergemuruh , CEMBURU . Itu hal yang Devan rasakan saat ini .


Papa Kendra mendengar pernyataan sang anak bahwa ia mencintai kekasihnya segera melirik Devan


Mama sita hanya diam membisu , ia benar-benar kecewa dengan papa Kendra . Mama sita sering menekankan agar tak menyakiti Jia dan Devan .Mama Sita melirik Devan didepannya .


Devan terdiam dan tam bergeming


“Maafkan mama devan “ batin mama Sita


Papa Kendra menghela nafasnya kasar “APA KAU TAU BAHWA IA PRIA YANG—-“


“Sudahlah pah, jangan kau memojokkan Jia seperti ini “ Devan berdiri dan menghampiri Jia , Devan memegang bahu jia dan merangkulnya untuk berdiri


“Biarkan Jia beristirahat hari ini pah, memikirkkan semua kesalahanya , “ ucap Devan mengantarkan Jia kedalam kamar .


Papa Kendra terdiam .


Devan mengantarkan Jia hingga depan kamar


“Kak maafkan aku, dan aku ingin berterimakasih padamu untuk hari ini “


Devan mengangguk tanpa ekspresi


“Beristirahatlah “ Devan segera meninggalkan Jia didepan pintu kamar dan kembali ke ruang keluarga/tamu Papa Kendra


Jia menatap kepergian Devan , ada rasa kecewa dihatinya


“Bahkan kak Devan sepertinya sangat kecewa kepadaku , kenapa aku sangat bodoh seperti baru mengenal cinta . Mengapa aku bisa mencintai Bryan akhir-akhir ini ? Apa karena aku sering berjalan bersama dengannya ? “ batinya menangis


Jia memilih untuk membersihkan dirinya , merenungi kebodohanya bersama dengan tangisan penyesalan .


Papa Kendra dan Mama Sita telah duduk , papa Kendra melipat kakinya , bersandar disofa sembari memijat keningnya


“Apa aku gagal mendidik anak ? “ gumamnya namun masih terdengar oleh Devan dan Mama Sita


“Tidak , kau tidak pernah salah mendidik anak pah “ Ujar Devan


Papa kendra yang tidak mengetahui kedatangan Devan pun segera membuka matanya dan duduk tegap berhadapan dengan Devan


“Maafkan papa Van “ satu kata itu keluar dari mulut papa Kendra


Devan mengangguk dan tersenyum tipis


“Aku takkan menyerah pah, jia Bia memang berjodoh denganku , kita pasti akan bersama , untuk saat ini aku akan perbanyak perketat anak buahku untuk mengawasi , karena sementara aku akan menjauh sedikit dengannya , aku akan fokus mengurus perusahaan agar sedikit melupakan Jia “


Papa Kendra bingung “Apa kau ingin menjauh dengan Jia ? “


Devan mengangguk “ Mungkin ini lebih baik sekarang , “ Devan menghela nafasnya kasar “ Aku akan kembali pulang , biarkan Jia beristiahat , papa tenangkan dirimu terlebih dahulu , jangan kaku ah , nanti lama-lama kau bisa tertular penyakit Papa Mahes , penyakit kaku “ canda Devan membuat papa Kendra dan mama sita tertawa kecil

__ADS_1


“Dasar durhaka “ ucap papa Kendra membuat Devan tertawa


__ADS_2