Oh My Man

Oh My Man
Rendy’ Mencari Jodoh


__ADS_3

Semua dokumen telah Devan tanda-tangani , memberi nasehat seluruh karyawan terutama Rania juga telah ia lakukan .


Devan bersandar pada kursi kebesarannya sembari memijat keningnya yang terasa pening .


Devan melirik arloji yang melingkar manis di pergelangan tangannya .


“Sudah mau jam makan siang “ gumam Devan


Devan segera mengambil ponselnya untuk segera menghubungi Jiandra


“Hallo Sayang “ sapa wanita dengan suara lembutnya


“Hallo sayang , kamu sudah makan siang ? Aku akan pulang kerumah sekarang “


“Aku belum makan siang sayang , namun aku sudah nitip ke Tya , Tya akan datang juga “


“Kenapa tidak memintaku yangg ?? “ tanya Devan sedikit tak terima jika Jia meminta orang lain untuk membelikannya makan


“Cikhh , Si Tya mumpung lewat yanggg , mumpung lewat dagang lalapan langganan akooo .. udah deh ah jangan ngambek “ ucap Jia merayu


“Hmm baiklah , Ice cream jadi? “


“Jadii dong sayang , belli yang banyak ya yanggg , sama cemilan boleh deh “


“Baiklah , kalau begitu aku tutup telepon ya , aku berangkat sekarang “ ucap Devan


“Hati-hati sayang !! Love u “


“Iya sayangku , Love u too “


Jia mengakhiri panggilan telepon mereka


Senyum Devan tersungging manis di bibirnya ,


“Lucu banget sih calon istri “ gumam Devan sembari menggelengkan kepalanya .


Devan segera berdiri dan keluar ruangan hendak menuju rumah Jia , namun sebelum itu Devan memerlukan Rendy untuk ikut dengannya .


“Rendyy “ panggil Devan yang tengah membuka pintu ruangan Rendy yang terletak disebelah ruangannya .


“Iya van ada yang bisa gue bantu ? “ ucap Rendy yang sedang mengecek beberapa project di laptopnya .


“Udah jam makan siang , kamu sibuk ? “


“Lah dokumen lu udah kelar semua belum ? Kalau belum ya artinya gue masih sibuk “ ucap Rendy yang mulai berbicara tidak formal dengan Devan jika tidak sedang dengan banyak orang atau karyawan .


“Udahh , dokumen udah kelar semuaa .. Ikut gue ya kerumah bini “ ajak Devan


“Traktir makan ya ? “


“Gampanggg ahhh , udah cepetan “ ajak Devan


Rendy tentu saja dengan senang hati menerima ajakan Devan .


“Asekkk , ayok dahhh jalan boss “ ucap Rendy .


Mereka berdua berjalan bersama menuju lift dan hendak ke basemant untuk mengambil mobil .


...----------------...


Mobil Devan yang dikendarai Rendy sudah berjalan menuju rumah Jia , sebelumnya Devan dan Rendy sudah sempat singgah sebentar di Mini Market untuk membeli titipan Jia .


Rendy juga sudah meminta traktiran dari Devan , Devan meminta Rendy untuk membungkus saja makanan yang telah Rendy beli agar Jia tak menunggu lama dirumah .


“Lu bucin banget ya sekarang ? “ tanya Rendy yang tengah mengendarai mobil milik Devan


“Cinta men “ ucap Devan bangga

__ADS_1


“Lu gimana ?? Masih jomblo ajaa ? “ sindir Devan


Rendy memutar bola matanya malas , ia pasti akan diejek mati-matian oleh Devan


“Si Reyno apa kabar ya ? “ tanya Rendy beralih topik


Devan tertawa terbahak-bahak


“Ngapain nanya si Reyno ? gue nanya lu gimana ,? Masih jomblo aja ? “ ejek Devan diselingi tawanya


“Ga ada waktu gue , dulu waktu dijerman gue sibuk ngurus perusahaan lu . Disini gue sibuk ngurus elu , gimana gue punya waktu pacaran van ? “ kesal Rendy .


“Padahal dulu lu sama Reyno playboy cap kadal dikampus , sekarang jurus pengkait cewek lu udah hilang ? “ ejek Devan


“Serah lu dah van , males gue nanggepin kalau gitu urusannya “ pasrah Rendy


“Yaelahh sorry-sorry , jangan gedeg sama gue “ ucap Devan sembari menepuk bahu Rendy .


“Thanks ya ren , lu udah setia sama gue dan perusahaan , thanks udah mau balik ke Indo untuk gue “ ucap Devan tulus


Rendy terkekeh geli


“Gue balik karna duit bukan karna luu Ge-er amat boss “ ledek Rendy


“Minta dipotong gajih lu ren “


“Hahahaha ampunnnn bosss , but by the wat gue juga mau bilang makasi udah kasi gue kepercayaan . Karena lu keluarga gue berkecukupan , orang tua gue happy karna gue ada duitnya hihi , adek gue bisa sekolah . Many thanks broo “


Devan mengangguk dan tersenyum menanggapi ucapan Rendy


...----------------...


Tinn Tinnn


Mobil Devan telah memasuki pekarangan rumah Jiandra , Jia yang sebelumnya sedang berglayah-glayah manja sembari menonton televisi-pun sangat bahagia ketika mendengar deru mesin mobil Devan memasuki pekarangan rumahnya .


Jia segera bangkit dari sofa dan berlari kecil menuju pintu utama rumahnya .


Devan tersenyum melihat Jia yang berdiri didepan pintu masuk , Devan segera berjalan kearah Jia ..


Jia segera berlari pelan dan menghambur kepelukan Devan .


“Kangennnnn “ ucap Jia manja memeluk Devan


“Kamu ini lari-lari begitu , kaki kamu masih sakit yang ? “ tanya Devan


Jia menggeleng dipelukan Devan


“Kalau masih sakit, gak mungkin aku bisa lari meluk kamu “


Devan terkekeh


“Yadehhh , syukur udah gak sakit lagi … Mau ice cream ? “ tanya Devan lembut


Jia mendongakkan wajahnya menatap Devan , Jia mengangguk cepat


“Mauuuu “ girangnya langsung mengambil tentengan ditangan Devan .


Jia segera masuk kedalam rumahnya meninggalkan Devan dan Rendy yang sedari tadi hanya menjadi penonton .


Devan menggelengkan kepalanya pelan , senyumnya tersungging . Tingkah laku Jia adalah warna bagi hidupnya .


“Nasib jomblo “ gumam Rendy yag terdengar jelas oleh Devan


Devan terkekeh geli


“Kalau lu punya paccar , gue kasi cutii lu seminggu “ ucap Devan lalu segera berjalan memasuki rumah Jia .

__ADS_1


Wajah Rendy berbinar


“Wahhh “ gumamnya bahagia


Rendy segera mengejar Devan yang mendahuluinya.


“VAN SERIUSAN LU KASI GUE CUTI KALAU GUE PUNYA PACAR ? “ tanya Rendy berteriak sembari mengejar Devan


“Bahh lu kayak di hutan aja teriak-teriak , iyee gue kasi cuti kalau lu punya pacar “ ucap Devan


“Janji lu “ ancam Rendy


“Kagak percayaan amat lu sama gue “ kesal Devan lalu duduk disofa ruang tamu


“Siapa yang pacaran sayang ? “ tanya Jia nyelonong setelah ia menaruh beberapa ice cream yang dibelikan Devan dikulkas .


“Belommm , ini si Rendy mau cari cewek katanya “ ucap Devan


Rendy mengernyitka keningnya , spontan tangannya melambai-lambai mengisyaratkan tidak


“Bohonggg , jangan percaya non “ ucap Rendy


“Adah Non terus perasaan , panggil Jia aja kak “ ucap Jia lalu duduk disamping Devan sembari memakan ice creamnya .


Rendy menggaruk tengkuknya yang tak gatal


“Eh tapi masak cowok seganteng kak Rendy gak punya pacar ? “ tanya Jia serius


Devan berdalih menatap Jia tajam , aura cemburu mulai memasuki dirinya …


“Cariin cewek dong Jia , siapa tau gitu ada cocok “ pinta Rendy


“Gampang mah kalau gitu , nanti aku kenalin sama temen aku “ ucap Jia asik memakan ice creamnya .


“Asik nih kalau gini , mau makan gue ya van . Laper banget “ ucap Rendy segera menuju dapur Jia untuk membuka makanan yang telah ia beli sebelumnya .


“Kenapa yanggg ?? “ tanya Jia kepada Devan karena sedari tadi Devan menatap Jia tajam ..


“Mau minta ice cream ? “ tanya Jia lagi


Mereka kini sedang berdua saja diruang tamu …


“Kamu ngapain bilang Rendy ganteng ? “ tanya Devan sewot


“Dihh kan memang benar ganteng , trus aku salah yang ? “ tanya Jia polos


Devan menghela nafas panjangnya , pandangannya lurus kedepan …


Ia tak rela jika Jia memuji lelaki lain didepannya .


“Mau ice cream ? “ tanya Jia membuat Devan kembali menoleh kearah Jia ..


Jia segera mencium Devan dan memberi lum*tan sedikit , Devan sontak terkejut namun ia menikmatinya .


“Jangan cemburu-cemburu gitu , Jia kan sayangnya sama kamu kak “ ucap Jia setelah menyudahi ciuman singkat itu


“Manis ya ice creamnya enak “ ucap Devan tersenyum


“Dihh aku ngomong apa dijawabnya apa “ kesal Jia mencebik sembari memasukkan ice cream kedalam mulutnya ..


Devan segera menarik tengkuk Jia , mencium bibir Jia dan memberi lum*tan pada bibir Jia .. Ciuman mereka semakin dalam bahkan mereka lupa jika mereka tengah ada di Ruang tamu..


Hingga seseorang datang membuat Jia dan Devan gelagapan ..


“ASTAGAAA KAGAK TAU TEMPATTT “ 😂😂😂


Siapaa tuuuuu yang datang ??

__ADS_1


Devan sihh ckkk


Jangan lupa like ya 🤗


__ADS_2