Oh My Man

Oh My Man
Sang CEO MHS’corp


__ADS_3

Keesokan harinya 🍃🍃


Devan sudah bersiap dengan setelan kemeja dan jas yang terpasang sangat cocok dibadannya yang kekar .


Devan akan pergi kekantor untuk mengurus dokumen-dokumen yang belum ia tanda-tangani , setelah itu ia akan pergi kerumah Jia untuk menemani tunangannya tercinta .


Mengingat papa Kendra dan mama Sita harus bekerja ke restaurant-nya , Devan tak mau itu menjadi beban orang tua Jia . Lebih baik Devan yang menjaga Jia , mama dan papa kembali saja bekerja ucap Devan kemarin malam .


Devan benar-benar ingin membuktikan bahwa ia adalah laki-laki yang bertanggung jawab .


Dering ponsel Devan berbunyi ketika ia baru saja turun dari tangga menuju meja makan .


“Hallo Sayangg “ sapa Jia lembut dipagi hari membuat Devan tersenyum senang .


“Iya sayang , ada apa hmm ? “


“Sudah akan berangkat kerja kah ? “


“Iya ini baru saja mau sarapan dulu , kenapa ? Ada sesuatu yang kamu perlukan ? “


“Aku hmmm “ ucap Jia ragu mengatakannya


“Aku hmm apaaa ?? “ Devan mulai penasaran


“Aku mau pergi ke kantor ya ? rasanya tak enak jika aku tak pergi , padahal kemarin kan baru hari pertama aku magang . Boleh ya sayang “ cicit Jia memohon terdengar dari nadanya .


“TIDAK “ tegas Devan


“Yahh , sedih banget aku kalau begini “ ucap Jia terdengar merajuk sedih


Devan menghela nafasnya …


“Aku akan kerumahmu sebelum jam makan siang sayang , kamu boleh kembali magang lusa saja ya “ pinta Devan lembut


“Uhmm ya sudahhh , titip ice cream ya honey … “ ucap Jia


Devan terkekeh


“Gampangg , mau apa lagi ?? “


“Itu aja dulu , kalau ada yang lain nanti aku bilang ke kamu ya “


“Baiklah sayang , istirahat yang cukup ya . Jangan lupa makan dan itu salep dipakai biar cepat sembuh lukamu “


“Iya sayangku , hati-hati ya berangkat kerja . Aku tutup panggilan yaa bye bye “


“Iya sayang , bye “


Panggilan mereka berakhir …


Devan sudah berdiri di meja makan sedari tadi , papa Mahes dan Mama Devya sudah menunggunya dan mereka hanya menjadi pendengar saat Devan tengah bertelponan dengan Jia .


“Dari Jiandra van ? “ tanya mama Devya sangat antusias

__ADS_1


Devan mengangguk lalu segera duduk dikursi meja makan .


“Bagaimana keadaan Jia ? Apa dia sudah membaik ? “ tanya papa Mahes


“Sudah pah , bahkan dia ingin kekantor untuk melanjutkan magangnya ,anak itu benar-benar “ ucap Devan menghela nafasnya .


“Jia itu tanggung jawab sama kerjaan van , duh gemes deh . Mama jadi gak sabar Jia tinggal sama kita “ ucap mama Devya menerawang


Papa Mahes dan Devan mengernyitkan keningnya .


“Apa hubungannya sama tanggung jawab ? “ tanya Devan


“Udah ah kamu dan kamu gak akan ngerti urusan wanita “ ucap mama Devya menunjuk suami dan anaknya


Papa Mahes mengendikkan bahunya .


“Papa jadi ikut ke kantor hari ini ? “ tanya Devan


Papa Mahes mengangguk sembari menggigit rotinya .


“Kok gak pakai baju yang rapi pah ? “ tanya Devan


“Alah udah , papa udah pensiun nanti papa padukan saja sama jas saja , lagi pula papa pakai apapun pasti selalu terlihat tampan .. Ya kan Ma ? “ ucap papa Mahes sembari bertanya pada istrinya


Mama Devya memutar bola matanya ia benar-benar malas menanggapi suaminya


“Najiss “ cicit Mama Devya


“Hahahahhaa “ Devan tergelak tertawa terbahak-bahak mendengar jawaban mamanya .


Mereka melanjutkan sarapan bersama , diselingi candaan dan gurauan yang membuat sarapan begitu hangat …


...----------------...


Mobil mewah papa Mahes sudah terparkir rapi didepan lobby pintu masuk .


“Ayok pak “ Devan mengajak papanya keluar mobil.


Papa Mahes mengangguk


Mereka berdua turun dari dalam mobil dan segera menaiki beberapa anak tangga untuk masuk ke Lobby .


Karyawan yang kocar-kacir mendadak membulatkan matanya melihat bos besarnya datang .


“Waduhhh , pak Mahes datang .. Mati kita semua pasti mendadak diaudit nih “ cicit karyawan disana .


“Selamat Pagi Tuan Mahes dan Tuan Devan “ sapa Rendy yang sudah menunggu didepan Lift khusus petinggi .


Rendy menekan tombol lift untuk kedua bosnya


“Selamat pagi Ren , tolong kamu infokan ke bagian Informasi untuk menginfo semua anak-anak tanpa terkecuali agar berkumpul di ballroom “ ucap Devan tegas


Rendy tau apa yang akan dilakukan bosnya kali ini .

__ADS_1


Rendy mengangguk


“Baik pak “ ucap Rendy


Papa Mahes dan Devan segera naik kedalam lift menuju lantai atas ruangan Devan , sementara Rendy bergegas keruangan informasi untuk memberi tau tugas yang harus bagian itu jalankan .


“Papa serasa muda setiap datang ke kantor “ ucap Papa Mahes yang masih didalam lift


Devan terkekeh ..


“Papa akan selalu muda “ ucap Deva


Papa Mahes mengernyitkan keningnya


“Mau apa kamu , ketumbenan muji papa “ sengit papa Mahes sembari keluar dari dalam lift mendahului Devan karena mereka telah sampai di lantai atas


Devan mendengus kesal


“Dipuji salahhh , didiemin salah , ngajak debat salah . Salah mulu perasaan Devan jadi anak “


Papa Mahes cekikikan , baginya melihat wajah Devan saat merajuk ,dan kesal adalah sesuatu yang lucu baginya . Gak ngerti lagi dah sama papa Mahes 😂


“Selamat pagi untuk seluruh karyawan yang tengah bertugas pagi ini , diharapkan berkumpul di ball room area tanpa terkecuali . Untuk data pada komputer mohon disimpan dengan baik sebelum meninggalkan ruangan , sekali lagi untuk seluruh karyawan yang tengah bertugas pagi ini , diharapkan berkumpul di ball room area tanpa terkcuali . Untuk data pada komputer mohon disimpan dengan baik sebelum meninggalkan ruangan . “


“Good morning to all employees who are on duty this morning, are expected to gather in the ball room area without exception. For data on computers, please save them properly before leaving the room, once again for all employees who are on duty this morning, please gather in the ball room area without exception. For data on the computer, please save it properly before leaving the room “


Speaker setiap ruangan karyawan maupun speaker dilobby sudah berbunyi , karyawan mulai ketar-ketir


“Kann gue udah bilang , kalau pak Mahes kesini artinya bakal ada sesuatu yang gak beres “ ucap karyawan frustasi .


Seluruh karyawan mengikuti intruksi untuk pergi ke ball room area ..


“Apa yang akan kamu lakukan kali ini van ? “ ucap papa Mahes setelah mendengar speaker information berbunyi .


“Akan aku berikan secercah hidayah “ ucap Devan dari tempat duduk kebesarannya


Sementara papa Mahes duduk disofa ruangan Devan , papa Mahes melempar bantal kecil ke wajah Devan


Devan yang tengah memejamkan mata pun segera membuka matanya


“Apa sih pah “ kesal Devan


“Secercah hidayah ,secercah hidayah . Ada kamu yang harus dirukyah “ ucap papa Mahes


“Cepat kita ke ball room sekarang “ sambungnya


Devan mendengus kesal dan segera berdiri


“Untung babe gue , kalau enggak ckckc “ gumam Devan yang masih terdengar oleh papa Mahes


“Kalau enggak mau apa kamu ? “ tanya papa Mahes sengit


“ Mau aku rukyah “ ucap Devan langsung berlari ke lift mendahului papa Mahes

__ADS_1


“ Bocah tengikkk “ ucap papa Mahes menggelengka kepalanya sembari berjalan menuju lift


*Jangan lupa like ya **☺️*


__ADS_2