
2 minggu berlalu , Jia bersiap untuk mengikuti Ospek dikampusnya , Jia memilih untuk kuliah di Kampus terbaik di Kotanya, berat rasanya meninggalkan Papa dan Mamanya , Jia memilih untuk mengambil Jurusan Bisnis untuk meneruskan Bisnisnya dan tentunya bisnis kedua orang tuanya .
Dara , Tya dan Bryan juga memilih untuk kuliah di Kampus yang sama dengan Jia namun dengan Jurusan yang berbeda .
Tya memilih jurusan Hukum sementara Dara dan Bryan mengambil jurusan yang sama yaitu Ilmu Komunikasi .
Selama 2 Minggu libur selepas Graduation , Jia memilih untuk mengecek Online shopnya dan tentunya Offline shopnya distore miliknya . Pesanan membludak membuat Jia sedikit kewalahan , hal ini membuat Jia berunding dengan Papa dan Mamanya .
“Pa, ma , besok jia udah mulai ospek ni dikampus , apa sebaiknya Jia open recruitment saja? nambah Karyawan . Orderan lumayan membludak akhir-akhir ini , jia takut kewalahan “ curhatnya kepada Mama dan papanya yang tenga bersantai di belakang taman rumah mereka .
“Ambil baiknya kamu saja nak , menurut papa kamu open recruitment saja , papa takut kamu kewalahan dan kekurangan waktu untuk beristirahat “ cercah papa Kendra
“Betul ji , lebih baik open recruitment saja kalau begitu “ sambung mama
“Selama omset kamu dan menggaji karyawan masih mendapatkan laba , papa sarankan kamu untuk menambah karyawan “ Papa kendra
“Ouhmm baiklah pa, besok jia akan mulai open recruitment saja pah , mah , Makasi ya, kalian selalu mendukung dan memberikan solusi terbaik untukku “ jia memeluk kedua orang tuanya
“Apapun yang terbaik untuk anak mama dan papa ,” ucap mama
__ADS_1
“Rasanya baru kemarin kamu terlahir didunia , sekarang kamu sudah besar saja , sudah jadi mahasiswa , bangganyaaaa “ ucap papa kendra mengeratkan pelukannya pada jia dan istrinya .
“Semoga kita selalu harmonis seperti ini “ ucap mama Sita
“Pasti dan harus “ ucap Jia dan papa kendra
...****************...
Keesokan harinya , pagi -pagi sekali Jia sudah bersiap untuk mengikuti Ospek dikampusnya dan menyiapkan segala sesuatunya . Jia memoles wajahnya simple namun terkesan masih sangat cantik .
Bunyi handphone Jia berbunyi
“ Halo Sayang “ sapa Bryan
“ Apa kau sudah bersiap? ,” sambung Bryan
“Sudah , apa kau sedah bersiap? “
“Oh aku sudah jia , apa kau mau jalan denganku? Aku akan menjemputmu “
__ADS_1
Mendengar itu jia gelagapan untuk menjawabnya . Pasalnya jia belum mengatakan kepada Mama Sita maupun Papa Kendra jika Jia memiliki pacar setahun terakhir ini . Meskipun status mereka berpacaran namun sekalipun mereka belum pernah jalan keluar bersama , karena Jia selalu menolak .
“Oh uhmm , tak usah Bryan , aku harus ke store nanti , takut merepotkanmu “ elak Jia
“Tak apa Jia , aku bisa menunggu “ tawar Bryan
“Tak usah Bryan , sudahlah sampai bertemu nanti “ Jia cepat mematikan teleponya .
“Kalau begini ceritanya bakalan riweh , haruskah aku mengatakan pada Bryan kalau aku belum bisa mencintainya ? “ gumam Jia .
“Apa jia benar-benar mencintaku? Jangankan mencintai. Apakah dia benar-benar menyukaiku ? “ gumam Bryan gusar
...****************...
Jia bergegas untuk berangkat ke kampus karena Jia hendak menghindari macet , sebelumnya Jia sudah berpamitan kepada Mama Sita dan Papa Kendra . Karena memilih untuk tidak sarapan , jia diberi bekal oleh mama sita
“Kamu bawa ini , makan dimobil, hati-hati ya nak , jangan ngebut kamu “ ucap mama sita
“Siap Boss “ seru Jia
__ADS_1
“Aku jalan dulu pa , ma , LOVE YOU “ teriak Jia berlari menuju Garasi mobilnya
Jia mengendarai mobilnya menuju kampus mengikuti dan mengikuti Ospek .