
3 hari telah berlalu dengan sangat cepat 🍃
Pesta pernikahan juga telah disiapkan sangat matang oleh keluarga kedua belah pihak , Jia sama sekali tidak boleh terjun membantu menyiapkan pernikahannya mengingat Jia tengah hamil .
3 haru setelah terbongkarnya kehamilan Jia , kehamilannya semakin menjadi-jadi . Bahkan mual-mual Jia semakin parah , namun akan hilang jika ia tidur bersama disamping Devan . Mungkin baby didalam perut Jia tengah ingin bermanja ketika mereka tau Daddy-nya mengetahui keberadaan mereka .
Oleh karena itu ,3 hari ini Devan menginap dan tidur bersama Jia dikamar milik Jia .
Meski sempat dilarang keras oleh papa Kendra , mengingat putrinya belum sah menjadi suami-istri dengan Devan namun Jia merengek dan ketika papa Kendra melihat bagaimana tersiksanya Jia ketika mual dipagi hari membuat papa Kendra tidak tega . Akhirnya papa Kendra sendiri yang menghubungi Devan untuk menginap dan menemani Jia tidur .
Seperti pagi ini , keluarga mereka tengah sarapan bersama dimeja makan .
“Bagaimana nak ? Apakah masih mual-mual ? “ tanya papa Kendra kepada putrinya yang tengah mengoles roti untuk Devan
Jia menggeleng dan tersenyum
“Mungkin dedek pingin ditemenin daddy-nya “ ucap Jia
Papa Kendra menghela nafasnya
*“Ingat kalian jangan sampai kelelahan terutama kamu Jia , hari ini akan ada fitting* dan prewedding “ ucap mama Sita mengingatkan .
“Pernikahan kalian akan dilangsungkan di akhir minggu ini , setelah itu 2 hari selanjutnya Jia akan Wisuda . Jadi Jia kamu harus jaga kesehatan jangan sampai lelah . Devan kamu perlu menjaga Jia dengan baik “ pinta papa Kendra
Devan menganggu dan tersenyum
“Papa dan Mama tenang saja , aku akan menjaga Jia dengan baik , lagi pula aku sudah mengosongkan jadwalku 2 minggu kedepan “ ucap Devan
Papa Kendra dan Mama Sita mengangguk dan tersenyum .
“Good Husband “ puji mama Sita
...----------------...
Jia dan Devan kini tengah berada didalam mobil mereka , sesuai perjanjian Devan dan Jia akan melakukan fitting gaun dan texudo pernikahan mereka . Berbarengan dengan itu mereka akan melakukan foto prewedding .
*Jia tak meminta banyak , ia hanya meminta prewedding indoor* saja mengingat dirinya tengah hamil .
“Kamu mau honeymoon kemana setelah kita menikah nanti ? “ tanya Devan yang tengah duduk disamping Jia , hari ini Devan tak menyetir karena ia ingin bermesraan dengan Jia dibelakang mobil jadilag kang Asep yang menyetir mobil Alphard mewah Jia pemberian Papa Mahes dan Mama Devya .
Jia mencebik sembari mengelus perutnya yang masih rata
“Honeymoon? Udah bunting begini gimana honeymoon sayang ? “ tanya Jia
Devan terkekeh
“Babymoon ? “ ucap Devan bertanya
Jia berbinar namun mendadak lesu
“Janjinya dulu kan mau ke Jerman , tapi sepertinya aku tidak boleh melakukan penerbangan jauh “
Devan menggenggam tangan Jia erat
“Maafkan aku ya sayang “
Jia menbelai lembut tangan Devan yang tengah menggenggam tangannya
“Aku bahagia , jadi kamu tidak perlu meminta maaf padaku . Terimakasih “ ucap Jia tulus
Devan tersenyum dan mencium tangan Jia bertubi-tubi
__ADS_1
Kang Asep hanya tersenyum melihat keromantisan bosnya dikursi belakang .
...----------------...
Jia tengah melakukan fitting bersama dengan designer ternama pilihan mama Devya , sementara Devan juga tengah mencoba texudo dirungan sebelah .
Jia menatap dirinya yang memakai gaun dikaca besar butik tersebut .
“Bisa minta dibagian perut dilonggarkan sedikit ? saya sedikit tidak nyaman jika dibagian perut terlalu ketat “ pinta Jia kepada sang Designer
“Tentu saja Nyonya Muda , akan saya atur untuk itu “
“Terimakasih “ ucap Jia
“Mommy gak mungkin dong bikin kamu kesakitan didalam sana “ batin Jia tersenyum
Tirai tempat Jia fitting dan Tirai tempat Devan fitting terbuka satu sama lain .
Jia dibuat terpana oleh Devan yang terlihat sangat gagah dan tampan , sebaliknya dengan Devan ia dibuat terpana melihat Jia yang sangat cantik dan anggun .
Senyum mereka tersungging manis , mata mereka menatap lekat satu sama lain .
“Kami permisi Tuan dan Nyonya , jika ada yang kalian butuhkan panggil saja kami “ ucap kedua designer yang menangani Jia dan Devan berpamitan membiarkan Devan dan Jia berduaan.
Devan dan Jia mengangguk bersamaan
“Terimakasih “ ucap Devan dan Jia
Sepeninggalan Designer , Devan berjalan melangkah mendekati Jia didepannya .
Jiandra sontak menjadi gugup , ia meremas pelan gaunnya .
Senyum Devan tersungging manis diwajah tampannya .
“Kau sangat cantik “ puji Devan seraya membelai lembut wajah Jia
Wajah Jia sontak memerah , Jia mencubit pelan pinggang Devan
“Arghh yangg , sakitt “ keluh Devan
“Kau membuatku sangat gugup dan grogi “ ucap Jia malu-malu
Devan tersenyum dan memegang kedua bahu Jia
“Terimakasih karena telah berdiri disini untukku , mencoba gaun ini dan mengandung anakku” ucap Devan tulus seraya mengelus perut Jia pelan .
Jia tersenyum dan mengalungkan tangannya dileher Devan , sontak Devan langsung mengalungkan tangannya memeluk pinggang Jia erat
“Aku yang berterimakasih padamu karena telah bersedia menungguku untuk waktu yang sangat lama , kau tau ? Kau pria hebat dan aku sangat bangga memilikimu “ ucap Jia
Jia memajukan wajahnya
“Aku sangat Mencintaimu bapak Devandra Putra Mahes “ bisik Jia dan tersenyum menatap Devan .
Devan tersenyum dan tidak tahan lagi , ia segera mencium bibir Jia . Meraup ranum bibir yang membuat dirinya candu namun ia masih bisa menahan rasanya .
“Kali ini aku tidak akan menahan lagi jika aku ingin mencium bibirmu “ ucap Devan melepaskan ciumannya .
“Apa aku pernah melarangmu untuk mencium bibirku ? “ goda Jia
Devan menggeleng dan kembali mencium bibir Jia
__ADS_1
CUP
Devan mencium dan memberi l*matan-l*matan kecil pada bibir Jia , Jia membalas itu semua dengan senang hati ..
...----------------...
Disebuah Gallery Studio Foto , Jia dan Devan tengah bergaya dan mengekspresikan dirinya didepan fotographer yang tengah membidik mereka dengan kameranya .
Jia sudah berkali-kali mengganti busana , begitu juga dengan Devan .
Jia yang lelah namun tak menampik ia sangat bahagia hingga wajah lelahnya tak terlihat , namun Devan sangat mengerti dirinya .
“Apa kau lelah ? “ tanya Devan
Jia menggeleng dan tersenyum
“Aku sangat senang dan bahagia hingga rasa lelahku terkalahkan “ ucap Jia bersemangat
“Kita segera selesaikan ini semua , kau mungkin tak lelah tapi dedek pasti kelelahan ? “ ucap Devan seraya mengelus perut Jia
Jia nyengir
“Maafkan mommy ya dekk “ ucap Jia
Devan mengelus rambut Jia pelan
“ Iya Mommy “ cicit Devan
Mereka-pun menyelesaikan semuanya seharian , Jia yang kelelahan pun bersandar manja didada bisang Devan . Mereka tengah dalam perjalanan menuju Ruman Jiandra .
“Kau akan menginap lagi kan ? “ tanya Jia
“Kamu maunya gimana ? Dedek udah bisa ditinggal belum ? “
Jia segera menggeleng dan mengeratkan pelukannya kepada Devan
“Dedek mau sama Daddy “ rengek Jia
Devan mencium pucuk kepala Jia
“Daddy akan menemani kamu dan mommy-mu oke ? “
Jia mengangguk senang
TBC
JANGAN LUPA LIKE YA
Mau bagiin foto preweddingnya Jia dulu 😁😁
Undangan disebar untuk semua fans Devan dan Jia 😃
Jangan lupa komen lhooo🤗🤗
__ADS_1