Oh My Man

Oh My Man
Ungkapan perasaan


__ADS_3

Bel rumah berbunyi pertanda tamu datang ..


Pak Kendra dan Devan yang bercengkrama tentang masa lalu kini saling tatap , mereka saling kode siapa yang akan membukakan pintu


“Van buka gih “


“Ayolah pa,devan ini tamu “


“Mau gak dapet restu kamu ha?”hardik pak kendra mempuat devan kelimpungan lalu bangun dari duduknya menuju pintu utama


Devan membuka pintunya ...


“Selamat siang “ sapa arga Dokter keluarha devan


“Siang palalu peang, kutu kupret lama kali nyampe, bini gue terbaring lemas “ ucap devan menoyor kepala arga lalu mengajaknya kedalam rumah


“Bini bini endasmu “ gumam arga terdengar oleh devan


“Ngomong lagi lu,gue potong gajih lu “


“Iye iye bosss besarr “


Arga adalah salah satu sahabat devan yang sekarang menjadi dokter pribadi keluarga Mahes , bahkan Arga bekerja disalah satu rumah sakit terbesar di Negara tersebut yang pemilik saham terbesarnya adalah MHScorp , mereka bersahabat sejak SMA, mereka bersahabat dekat seperti layaknya saudara . Cekcok dan perdebatan diantara mereka terbiasa menjadi candaan . Arga sudah menikah dan memiliki istri bernama Amanda dan 2 anak kembar laki-laki .


“Ngaku2 bini jomblo aja bangga karatan sudah si devan junior dibalik layar “ arga cekikikan didalam hati


Arga berjalan menemui Pak Kendra di Ruang Tamu, disusul devan dibelakangnya


Arga menundukan badanya, sebagai tanda hormatnya


“Selamat siang Pak Kendra, kedatangan saya kesini untuk memeriksa bini si Devan , “ ucapnya sopan membuat devan menyenggol pelan bahu Arga


“Bacot lu “bisik Devan


“Biarin sapa tau lu gak disetujuin “ bisik arga memanasi devan


“Belum tau aja lu,” bisik Devan tenang


“Ehmm jadi mau periksa anak saya? “ Pak Kendra menyela pembicaraan bisik-bisik mereka


Arga menganggu begitu pula dengan Devan .


Devan, Dokter Arga dan Pak Kendra berjalan keatas menuju kamar Jia


Dikamar jia yang sedang terbaring lemas tak menyadari bahwa dikamarnya ada banyak orang yang mengawasinya


Ada Mama, papa, devan dan dokter arga yang bersiap akan memeriksa Jia ..


Meraka saling berbisik ingin membangunkan Jia, namun Pak Kendra dan Bu Sita angkat tangan karena tak tega melihat anaknya sudah terbaring menikmati tidurnya


“Bangunkan jia pa “bisik devan


“Kamu saja lah van papa tak tega “bisiknya papa pada devan


“Mana berani aku pa, kasian juga “ bisik devan


“Mama saja ya “ ucap Devan dan pak kendra berbarengan


Mama sita menggeleng “Mama ga tega “ ucap mama


Arga melihat itu menggeleng pelan “ keluarga baik hati sekali mereka , rada gila dikit, “ batinnya


Jia yang merasakan sedikit kebisinganpun merasa terganggu dan terbangun . Alangkah terkejutnya jia melihat Mama,Papa, Devan dan seseorang yang ia tak kenal didepannya


“Mau apa kalian “ sapa jia pertama kali bangun dari tidurnya


“Ini kamu harus periksa dulu ya, nak devan bawa dokter untuk periksa kamu “ucap mama lembut

__ADS_1


“Ini berlebihan , tak perlu aku sudah lebih baik “ sargah jia menolak


“Kali ini jangan menolak, kamu harus diperiksa agar cepat sembuh” ucap Devan tegas membuat Jia terdiam , devan mengangguk kepada arga agar arga mempercepat pemeriksaanya kepada Jia


...----------------...


Setelah memeriksa jia , Dokter arga pun menjelaskan jika jia kekurangan tidur dan kekurangan cairan,asupan , dan efek kehujanan juga menjadi faktor jia sakit .


Dokter arga memberikan beberapa obat untuk jia minum . Setelah dokter arga selesai memeriksa Jia, semua penonton jia tadi pun keluar kamar jia membuat jia menghela nafasnya .


“Terimakasih nak arga sudah datang kemari untukmemeriksa jia “ucap mama lembut didepan pintu kamar jia


“Sudah menjadi tugas saya “


“Makasi ya udah dateng kesini sesuai permintaan gue “ devan


“Gue aduin lo ke papa mahes “ goda Arga


“Ck gue gak pernah takut sama pak tua itu “ejek Devan lalu mendapat bogem mentah namun tak keras oleh arga ,


“Dasar anak durjana lu “ kesar Arga membuat devan tertwa terbahak-bahak


Mama,papa ,devan dan arga mengantarkan kepulangan arga smpai didepan pintu .


“Mama, bia belum makan ya? Bia harus minum obat “tanya devan pda mama sita


“Iya van,ini mama mau bawakan bubur untuk Jia “


“Biar devan saja yang bawakan untuk jia ,mama bisa beristirahat, mama pasti lelah “ pinta devan


“Kamu bukannya haruskesekolah? “


“Tenang saja ma,semua mudah devan atur “


“Baiklah, mama akan ke kamar menyusul papa untuk boci ya “


Mama sita mengangguk


“Bobok ciang” sambungnya lalu melambaikan tangannya kepada Devan sembari berjalan


“Calon mertua gue ternyata segini gaulnya, sefrekuensi sama mama “ batinnya cekikikan .


Devan membawa nampan berisikan bubur ayam kesukaan jia dan air minum , ia berjalan menuju kamar jia, devan berjalan sangat hati-hati karena devan takut makananya tumpah .


Tok tok tok


Devan mengetok pintu kamar jia dan membukanya perlahan , dilihatnya jia sedang duduk bersandar pada board kasurnya sambil memainkan handphonenya , Devan baru memperhatikan sekitar kamar Jia , kamar nuansa Putih Biru ini sangat segar apalagi aroma parfum vanilla Jia semerbak dimana-mana .


Jia yang memperhatikan devan pun segera menaruh handphonenya


“Habis chattingan sama siapa ? “ tanya devan


“Sama teman-teman, mereka khwatir dengan keadaan saya “ balas jia sopan dan formal , “bapak ngapain masih disini,bukannya ngajar? Sambung jia yang penasaran kenapa devan gak kembali kesekolah


Devan menaruh Nampan dimeja samping kasur jia, ia pin duduk didepan jia .


“Itu soal yang mudah saya atur, tapi kalau kamu sakit saya gak bisa atur pikiran “ ucap devan membuat pipi Jia merah merona


“Kamu makan dulu ya, habis makan minum obat lalu istirahat“ ucap devan sembari mengaduk bubur ayam dan akan menyuapkannya kepada Jia .


“Biar saya makan sendiri saja pak “ tolah jia saat akan disuaplan devan .


“Saya bukan bapakmu, sudah sering saya bilang, panggil saya kak , lagi pula saya tak keberatan jika menyuapi kamu,tak rugi untuk saya “ balas devan dingin ,


Jiapun tak menjawab dan hanya menerima setiap suapan dari devan


“Kamu kenapa bisa sakit hm? “Tanya devan lembut membuat jantung jia berdebar

__ADS_1


“Namanya juga manusia,pasti bisa sakit “ketus jia sengaja


Devan mendengarnya pun tersenyum lalu menyelipkan rambut jia .


“I know that “ balas devan


“Kamu kenapa gugup? Apakah kamu takut ada yang cemburu? “ tanya devan


“Mengapa ada yang cemburu?”balas jia


“Ya mungkin pacar kamu, cemburu karena saya menemai kamu saat ini “


“Mana mungkin saya,bapak kali pacarnya cemburu nanti nemenin muridnya yang sedang sakit, isi acara suap-suapan lagi “ kesal jia membuat devan tertawa


“Hahaahahaha , kamu ini ada - ada saja “balas devan “tapi saya serius, kamu kan ada pacarnya “ sambung devan menggoda jia


“Ck , saya ga ada pacar kak, kakak aja yang ada pacarnya,nanti cemburu lho ,apalgi lebih cantik aku “ PD jia Membuat devan tersenyum senang


“Yes this my girl , “ batin devan , devan menyukai wanita yang Percaya Diri


“Lalu mengapa bryan panik ketika kamu di UKS tadi, isi pegang-pegangan tangan “ kesal devan mengingat kejadian tadi, Devan sengaja menanyakan status jia untuk memastikan jia memiliki hubungan dengan Bryan atau tidak, bagaimanapun juga devan cemburu karna bryan lebih muda darinya .


“Hahaha “kali ini jia tertawa mengejek “ emang kenapa kalau pegang tangan? Kan gak cium cium “ sindir Jia kepada devan membuat devan terdiam seribu bahasa


“Lagi pula, bryan emang suka dekatin saya, namun berkali-kali saya menjauh “ ucap Jia membuat devan memanas


Devan bangkit dari duduknya


“Kamu minumlah obatmu, saya akan keluar “ ucap devan


Jia yang awalnya hanya ingin menggoda devan dibuat kaget akan reaksi devan yang cemburu


“Pak devan kenapa? Masak cemburu “


Karena tak mau devan pergi jia pun segera memanggil devan yang hendak membuka pintu


“Kak Devan “ panggil Jia lembut membuat devan berhenti


Jia bangkit dari tidurnya , dan berjalan sedkiti tertatih karena kepalanya yang masih terasa berat .


Devan yang ingin mendengar apa yang dikatakan jia selanjutnya tak membalikan badannya, Devan pikir jia akan mengatakan sesuatu lagi namun


“Bughh


Jia memberanikan diri untuk memeluk erat pinggang devan dari belakang


“Jangan pergi kak, tolong “ pinta jia lembut


Devan hanya diam, ia benar-kaget saat ini . Bahkan jantungnya berpacu sangat keras


“Aku hanya bercanda , mengapa responmu seperti ini “ sambung jia . Devan hanya terdiam , ia ingin tau seberapa nyali jia mengungkapkan perasannya


“ Apakah kau cemburu pada Bryan ? , jika ia apakah kau tak pikirkan perasaanku yang melihatmu bercumbu dengan wanita lain kemarin ? Ini mungkin gila, bahkan aku pikir ini hanya rasa kagum , namun mengapa hatiku sakit melihatnya . “ jia terisak dalam pelukan , “ Apa aku jatuh cinta padamu ?” Sambung jia


Degggg


Jangung devan berpacu sangat keras


“Aku juga jatuh cinta padamu “ ingin rasanya aku mengatakan itu , tapi aku sudah berjanji pada ayahmu “batin devan


Devan membalikan badanya , ia melihat Jia menangis, devan mengangkat dagu jia yang sedang tertunduk , Devan tatap lekat wajah cantik yang selalu mengguncang hatinya .


Jia menatap wajah tampan yang selalu mencabik hatinya


“Apakah aku salah mencintaimu, ? Aku tau, aku masih belum matang, namun apa salah aku mencint—“ belum selesai jia mengatkan apa yang ingin ia katakan , Devan dengan cepat melahap bibir mungir Jia , Devan ******* lembur bibir jia membuat jia kaget dan melototkan matanya . Detik kemudian jia mulai menikmati ciuman dari devan


“Yeah you got my first kiss “ batin Jia

__ADS_1


“ I’m your first person who kiss you , and i will be your favorite home one day “ batin Devan


__ADS_2