
Jauh disana, Devan kini tengah berada di Desa terinah di Switzerland . Yup seperti yang dikatakan Jiandra kini Devan tengah berada di Grindelwald bukan tanpa alasan Devan berada disini . Ini menjadi bagian dari kesibukan baru Devan. Devan yang sudah berjanji pada sang Ayah akan memulai membantu perusahaan dan memulai menjabat menjadi CEO nanti setelah 2 tahun ini berakhir .
Devan berjanji pada sang ayah akan sepenuhnya mengurus perusahaan dan selasai mengajar di Sekolah setelah 2 tahun mendatang . Bukan tanpa sebab , Devan ingin mengawasi Jiandra Drabia disekolah dan tentunya ingin bisa berada didekat Bia meskipun tak bisa saling berpelukan .
Flashback .
Ketika Devan pulang dari Rumah jia , Devan memang harus keluar kota untuk memonitoring anak cabangnya di Kota C , namun karena ada suatu kendala diperusaan tersebut Devan memerlukan seorang investor yang besar oleh karena itu ia mencoba mendatangi investor dari perusahaan Abraham Company namun, saat berbarengan CEO Abraham Company tengah berlibur bersama keluarga besarnya ke Swiss . Hal itu membuat Devan harus menyusul Pak Abraham . Kali ini Devan tak ingin gagal , ia ingin membuktikan pada sang ayah bahwa ia juga ikut adil dan berdedikasi dalam mengelola perusahaan .
Berkat kecerdasan,dan kerja keras Devan , Pak Abraham mejetujui kerja sama dengan MHScompany . Menurutnya ini akan sangat menguntungkan apalagi MHScompany memiliki CEO yang Cerdas dan bertanggung jawab . Abraham Company menyuntikkan dananya kepada perusahaan cabang MHScompany di kota C
Flashback off
Devan menghela nafasnya panjang , ia melonggarkan sedikit Dasinya . Kini devan tengah berada di dalam Mobil . Sedari pagi hingga menuju larut ia berbincang banyak hal dengan pak Abraham mengenai berbagai macam bisnis .
Senyum dibibir Devan tertarik sejenak memikirkan Bianya , Devan merasa rindu . “Untuk masa depanku bersama bia lebih cerah , abang rela kerja banting tulang “ Devan cekikikan geli mendengarkan gumamnya sendiri .
Ting ...
Notifikasi di Handphone devan berbunyi,Devan kaget bukan main, devan sangat bahagia mendapatkan pesan dari Bia , Devan membaca pesannya lalu membalasnya , namun sialnya tak ada sinyal . Minimnya sinyal disana membuat devan menghela nafas kasarnya . Devan pun memilih melanjutkan perjalannya kehotel tempat devan menginap .
“Nanti dihotel bisa connect ke Wifi saja lah “ membatin
Selama di Swiss juga, Devan sering berkabar dengan calon papa mertua , Devan sering menanyakan keadaan Jia kepada Papa Ken . Yang mana terkadang membuat papa ken kesal dan membuat mereka berdenat kecil. “Kau fokuslah bekerja agar anakku tak kekurangan nanti “ kata yang sering papa ken ucapkan ke Devan , namun hal tersebut tidaklah membuat Devan tersinggung tapi membuat devan termotivasi dan lebih bersemangat untuk bekerja . Devan dan Papa Ken sejak dulu memang sangatlah dekat hingga membuat Papa Mahes terkadang cemburu melihat Devan yang lebih Dekat dengan Papa Kem dibandingkan Papa Mahes .
...****************...
Sesampaimya di Hotel , Devan memilih untuk langsung tertidur , Devan tidak sadar Handphonenya sudah mati akibat lowbat , namun karena terlalu lelah membuat devan tak memperdulikan itu . Tidur devan sangatlah lelap hingga ia tak sadar jika sudah Petang jam 01.00 dini hari waktu jam Swiss .
Devan merenggangkan tangannya .
__ADS_1
Devan menguap
“Jam berapa ini? tidurku lama sekali, mungkin karena aku sangat lelah “ devan memilih untuk bangun lalu mandi karena badannya masih terasa lengket . Devan menghidupkan dan mengisi air hangat pada bathup agar ia merasa tenang dan rilex dan tentu juga agar tak merasa dingin , karena bagaimanapun ini jam 1 dini hari , suasana terasa dingin ..
Selesai mandi , devan memakai baju kaos simple dan celana pendek , ia hendak merebahkan badannya lagi dan hendak tertidur .
Namun baru saja ingin memejamkan mata devan teringat akan pesan Jia , lantas devan mengambil Handphonenya di nakas samping bed .
Devan mengecek handphonenya dalam keadaan mati pun hanya bisa mengumpat kesal , devan raih chargernya dan ia pun mencharger hpnya lalu menghidupkannya .
Devan segera membuka Whatsappnya ,dilihatnya pesan yang devn kirim sebelumnya masih bertanda pending , namun yang membuat devan sangat terkejut adalah pesan Jia sebelumnya telah hilang dihapus si pengirim , dengan segera devan pun menghapus pesannya yang masih pending , syukur dia belum menconnectkan wifi hotel .
Devan mengirim ulang pesan kepada jia
“Hai jia , maaf baru sempat balas , karena tidak ada sinyal dipedesaan, maaf tidak bisa mengajar karena saya sedang dalam perjalanan bisnis “ - Devan
Di sisi lain Di Indonesia pukul 06.00 Jia yang baru saja bangun untuk bersiap pergi kesekolah dibuat kaget karena handphonenya berbunyi pagi-pagi sekali .
Ting ...
“Siapa ya chat pagi-pagi begini “ gumam Jia berjalan menuju nakas
Dilihatnya pesan Devan ,
“Hai jia , maaf baru sempat balas , karena tidak ada sinyal dipedesaan, maaf tidak bisa mengajar karena saya sedang dalam perjalanan bisnis “ Devan
Entah melihat pesan tersebut membuat hati Jia teduh , kekhawatirannya terhadap devan pun berkurang , setidaknya Jia mendapat kabar dari Devan,meskipun sebelumnyabada rasa kesar di Hati Jia karena devan tak membalas pesannya , namun sekarang Jia mendapatkan alasan dibalik pesan yang di read saja oleh devan
“Hai selamat pagi kak, tak apa , seluruh siswa mencarimu jadi aku hanya ingin tau , semangatlah untuk perjalanan bisnismu dan semoga sukses ,jangan lupa beristirahat . “ sangkal bia membawa nama selurub siswa ,Padahal sebenarnya jialah yang rindu dengan si Devan . Isi pesan jia penuh dengan petuah layaknya memberi petuah suami , padahal mereka tidak ada hubungan apapun
__ADS_1
Devan yang kini tengah terjaga menunggu pesan dari Jia pun menarik sudut bibirnya .
Tingg
Pesan dari bia masuk
“Hai selamat pagi kak, tak apa , seluruh siswa mencarimu jadi aku hanya ingin tau , semangatlah untuk perjalanan bisnismu dan semoga sukses ,jangan lupa beristirahat “ - Bia sent
“Di bahkan menyemangatiku “ batin devan . “lucu bangetbsih jodoh aku “ sambungnya .
“Tentu , terimakasih bia , kau hendak kesekolah bukan ? Maka berhati-hatilah jangan lupa memakan sedikit sarapan agar kau tetap sehat “ Devan sent
Devan yang telah mengirim pesan tersebut kepada bia langsung melanjutkan tidurnya karena besok akan balik ke Indonesia .
Jia yang baru saja selesai mandi pun memilih untuk megecek Whatsapp yang masuk dari Devan
“Tentu , terimakasih bia , kau hendak kesekolah bukan ? Maka berhati-hatilah jangan lupa memakan sedikit sarapan agar kau tetap sehat “
Sunyum Jia mengembang , ia merasa gemas dan menguyel-uyel hpnya
“Gemesh banget sih kamu kak Dev , “gumam jia ,
Jia yang hendak sekolah memilih untuk membalas chat tersebut lebih duli
“Tentu, terimakasih telah mengingatkan ! “Sent Jia
Devan yang tengah asik didalam mimpi pun tak menghiraukan banyak pesan yang masuk
Sedangkan Jia dengan gembiranya menaiki motor maticnya untuk kesekolah ..
__ADS_1
...****************...