
Aku pun larut dalam pelukannya. Dan akupun sampai tertidur dalam pelukannya.
Waktu aku bangun, aku sudah berada ditempat tidur. Betapa malunya aku yang tertidur dipelukan om. Masih kurasakan pelukan hangatnya, dadanya, detak jantungku, nafasnya ketika ia berbicara sangat dekat denganku.
Pas aku lihat sekelilingku om tak ada dikamar. Aku mencoba buka hp dan ia mengirimi aku pesan
Tidurlah, yang nyenyak kalau nanti kamu sudah bangun, turun ke lobby ya. Om tunggu dibawah.
😘
Akupun senyum senyum lihat whatsapp dari om. Aku bergegas turun kebawah. Pas aku hendak mau turun naik lift ada seorang laki laki yang menabrakku ketika aku keluar dari lift.
Brakkkk....!!!! .......
Handphonenya jatuh bersamaan dengan handphone milikku. Aku pun mengambilnya tanpa kuketahui kalau hp kita tertukar karena aku terburu Buru ingin menemui om.
"Maaf, maaf aku gak sengaja.. (laki laki itu berkata kepadaku dan melihatku sekilas.)
Akupun segera menemuinya. Dan apa yang aku lihat?. Ternyata ada si Feby dilobby bersama om. Aku melihat si Feby memohon mohon sama om dan berlutut didepan om. Orang orang disekitar lobby mulai memperhatikan dan menyoraki mereka.
Orang orang menyoraki mereka agar om mau menerima cintanya kembali. Begitu sangat malunya mungkin terpaksa atau tidak akhirnya om menerima Feby kembali.
Lalu Feby memeluk om didepan semua orang tepat didepan mataku yang kulihat sendiri.
__ADS_1
Seketika itu om melihat kearahku, dan menatapku.
Hati rasanya hancur, kecewa dan ingin menangis pun tak bisa kutunjukkan kepada om.
Kebahagiaan yang baru beberapa jam yang aku rasakan kini sudah menjadi kesedihan.
Pelukan , detak jantung itu, tatapan mata.Semua itu bagai daun kering yang jatuh tersapu angin, seperti ranting yang patah.
Perlahan lahan aku berjalan ke arahnya. Tiba tiba ada laki laki yang memanggilku dari arah belakang. Ternyata dia laki laki yang menabrakku tadi pas dilift.
"Heiiii!!!.. (teriak laki laki itu sambil membawa hp yang ia tunjukkan kepadaku.) Hp kita ketuker .
"Ahhhh,, bentar ya..! ( mengambil dari tas selempang kecilku.) " Aduh maaf ya, saya gak tau kalau tadi saya salah ambil hp.
Aku mengembalikan hp miliknya begitu pun dia mengembalikan hpku. Dan aku langsung menuju ke om ku.
Laki laki tadi masih memperhatikannku sebentar ,namun ia naik keatas lagi.
"Hai, kak Feby.. (menyapanya dengan pura pura bahagia.)
"Hai, kamu apa kabar?.Ohh ya jangan panggil kak dong, panggil tante Feby. Sebentar lagi kamu juga akan jadi keponakanku (dengan senyumnya yang manis.)
"Emmmm. iya tan.. te Febbby ( ucapku dengan nada yang terbata bata.)
__ADS_1
"Om, aku pulang sendiri aja ya?..(masih terbata bata.)" Lebih baik om sama tante Feby ngobrol aja dulu.Aku duluan ya!..
"Om antar aja!..(om berusaha mencegahnku dan berusaha mengantarku pulang tapi gak dibolehin sama si Feby.)
"Biar dia pulang sendiri saja sayang, ponakanmu pasti sudah punya pacar kan?
" Aku pulang dulu ya om..
Dengan buru buru aku langsung naik taxi online dan seperti biasanya didalam mobil taxi akupun menangis tersedu sedu.Aku mencoba menenangkan diriku dengan minum air yang aku beli pas mau berangkat ke hotel tempat om menginap.
Pak supir bilang sama aku.
Cinta itu tak bisa memiliki
Memang semua orang berhak untuk mencintai,merasakan ,menyatakan rasanya meskipun rasa itu salah menurut hukum alam
Tapi setidaknya ,kita bisa mengungkapkan perasaan kita terhadap orang yang kita sukai
Kalau kita pendam malah membuat kita jadi sakit.
Anehnya,pak sopir taxi online itu kok tau ya.Yang aku alami sekarang padahal aku gak mengatakan apapun.Hemmm mungkin saja dia peramal yang bisa tau isi hati orang.
Aku tak memperdulikan itu tapi yang dikatakan itu sepertinya memang benar.Aku harus mengatakannya meskipun perasaanku itu salah.Aku harus jujur dengan apa yang kurasakan sebelum aku nanti menyesal.
__ADS_1