OM AKU MENCINTAIMU

OM AKU MENCINTAIMU
Ciuman untuk om Fathir


__ADS_3

Selang beberapa menit Bagas pulang.Tak lama kemudian om Fathir datang kerumah ia membawa banyak sekali makanan kecuali buah buahan.Lalu ia segera menemui mama.


Ia berjalan menuju mama yang sedang berada diruang tamu sambil membawa beberapa makanan.Lalu om duduk di sofa seketika mama menoleh kearahnya yang pada saat itu sedang main game dihandphonenya.


"Kapan kamu datang? (sapa mama .)


"Barusan kak!. (jawabnya dengan nada sedikit letih .)


"Ada apa?kok sepertinya lagi capek banget (tanya mama)


"Ya lumayan lah kak.Oh ya kak,tadi itu Bagas ya temannya Meera (tanya om pada mama.)


"Iya ..(ujar mama sembari masih mainan handphone.)


"Ngapain dia kesini?.


Seketika itu mama berhenti mainan handphone dan menoleh kearah om Fathir.


"Memangnya kenapa?(ujar mama.)


"Ya ,aku gak suka saja sama dia (jawabnya dengan nada yang kesal )


"Mereka kan hanya berteman saja dan Bagas anaknya baik kok.Tadi aja dia yang bantuin Meera naik kekamar (ujar mama.)

__ADS_1


"Ya tetap aja, Fathir ngerasa kalau dia bukan orang baik jadi Meera harus hati hati sama dia (jawabnya .)


"Udah gak usah berfikir yang aneh aneh.Ohh ya kakak mau istirahat dulu dikamar.Tolong jagain Meera dan jangan lupa obatnya suruh minum (ujar mama pada om.)


"Baik kak!.


Mama pun langsung berjalan menuju kamarnya.Dan om naik keatas menuju ke kamarku.Dia membuka pintu secara perlahan lahan takut kalau aku terbangun.Lalu menutupnya dengan pelan juga.Ia duduk diatas kasur tepat berada di sampingku yang ketika itu aku sedang tertidur.Tangannya mengelus elus rambutku sesekali ia memegangi tanganku yang mungil ini.Dan tiba tiba aku terbangun dengan mata yang masih sedikit tak bisa kubuka .Kumelihat om berada di kamarku .


"Om, sejak kapan disini? ( tanyaku )


"Barusan .(jawabnya dengan lirih .)


Aku mencoba untuk bangun dari tidurku tapi om menyuruhku untuk berbaring saja


"Udah kamu berbaring saja ,biar om yang duduk disini (ujar om .)


"Iya tak apa kok !.


"Om,terima kasih ya sudah jagain aku.Dan secepatnya bawa aku kerumah sakit mungkin kalau tak ada om aku bisa mati (jawabku dengan nada sedih .)


Seketika itu tangan om mendarat kebibirku.


"Tolong jangan katakan itu (ujar om.)

__ADS_1


Mata kami saling bertatapan.Ku melihat tatapan sendu didalam bola matanya.Bibirnya yang ingin sekali kucium.Tiba tiba aku mencoba untuk bangun.Entah ada angin apa aku memberanikan diri untuk mencium bibirnya.


"Ummmchhhhhhh,...(kudaratkan bibirku ke bibirnya .)


Dengan cepat ku lepaskan bibirku dan aku tersipu malu sambil ku tutupi mukaku dengan selimut.Dia hanya terdiam dan bingung sambil menatapku yang ada dibalik selimut.


Lalu om tidak mengatakan apapun,ia segera menuju pintu kamar dan berbalik kearah ku dan bilang.


"Is...ti..rahat saja lagi ya,mungkin kamu masih butuh is..tiraht yang cukup dan jangan lupa minum obatnya (kata om dengan nada yang terbata bata )


Lalu ia menutup pintu dengan pelan.Dan aku hanya bisa mengintipnya dibalik selimut.Ketika om pergi aku membuka selimutku.Kubayangkan bagaimana wajah om Fathir saat ini.Betapa konyolnya dan nekad nya diriku menciumnya secara langsung.


Bagaimana besok aku harus menghadapi ini semua?.


Sementara itu om Fathir masih berdiri didepan pintu kamarku.Sambil memegangi bibirnya,pipinya memerah.Tiba tiba tersenyum sesekali memegang dadanya.Ada yang berdebar.Seketika itupun bingung,apa yang terjadi dengannya?.Apakah sakit


"Kenapa dengan dadaku ya? kok berdebar seperti ini.Apakah aku sakit ?.( memegangi dadanya dan masih heran dan bingung.)


Masih berdiri didepan pintu kamarku dengan pipi yang memerah sesekali tersenyum sendiri sambil melamun.


Tiba tiba teleponnya berdering membuyarkan lamunannya


"Hallo,

__ADS_1


"Hari ini..baik aku akan temuin kamu nanti sore .


Lalu om menutup teleponnya.Dan tersenyum kecil .


__ADS_2