
Aku masih menunggu Bagas.Sementara aku lagi menunggunya kembali aku berjalan jalan disekeliling tempat itu.Kulihat disana ada foto papa dan mama.Ada juga foto foto aku masih kecil,pernak pernik dari Korea .
"Kok banyak sekali pernak pernik dari Korea ya!.Ada foto mama papa juga.Sebenarnya ini ada apa ya? (kataku masih heran.)
Tiba tiba Bagas memanggilku dan diriku langsung menoleh kearah dia memanggilku.Kulihat dengan begitu jelasnya bukan halusinasi ku.Disana ada papa yang berdiri sedikit menjauh dan perlahan lahan melangkahkan kakinya untuk berjalan kearahku.Dan akupun langsung menghampiri papa dan kupeluk erat papa.Rindu yang tertahan selama bertahun tahun akhirnya ku bisa berjumpa dengan papa.Aku masih memeluknya sambil menangis di pelukannya.Begitu juga papa yang memelukku dengan erat sambil mengelus elus rambutku.
Tak lama kemudian aku, papa dan Bagas duduk satu meja .Disana kulihat wajah tampan papa masih tak berubah.Ia masih sangat bersih dan rapi, meskipun kulitnya sudah agak keriput seiring bertambahnya usia.
"Maafkan,papa ya nak! Papa baru bisa mengunjungi sekarang setelah beberapa tahun tak bertemu.Kamu tambah cantik,dewasa juga dalam berpenampilan.Padahal waktu itu kamu masih kecil masih umur 8 tahun waktu papa pergi ke Korea (papa bercerita dengan nada yang lirih seperti menyesali sesuatu.)
"Iya,pa. Sekarang aku senang sekali bisa bertemu dengan papa setelah sekian lamanya (jawabku dengan gembira.)
"Papa gak bisa kasih hadiah yang spesial dihari ulang tahunmu .Papa hanya berpesan sama kamu jaga mama kamu dengan baik.Dan ada satu hal yang perlu kamu ketahui (papa menoleh kearah Bagas dan ia menganggukan kepalanya.)Papa tak akan pernah kembali lagi ke Indonesia dan akan menetap diKorea nak (jawabnya dengan nada yang lirih.)
Aku terkejut mendengar ucapannya.Disana aku hanya bisa diam tanpa berkata apapun hanya air mata yang tiba tiba mengalir membasahi pipi dan kutatap wajah papa dengan penuh amarah.
__ADS_1
"Maafkanlah papa nak!.Papa bukanlah orang tua yang baik untuk kamu (katanya sambil menangis dan mengusap matanya dengan tisu .)
"Meera,kamu harus mengerti dulu alasan papa kamu ini semua (Bagas mencoba mendinginkan hatiku.)Om ,silahkan lanjutkan
"Papa dan mama sebenarnya sudah bercerai lama.Semenjak kamu berumur 12 tahun .Mama yang menggugat cerai papa karena bagi mamamu hidupmu sudah sangat tercukupi olehnya.Dan ada satu lagi alasan mamamu menceraikan papa.
(sejenak papa terdiam dan enggan untuk menceritakan tetapi dipaksa sama Bagas untuk menceritakannya semuanya.)
"Om, katakanlah yang sejujurnya (ujar Bagas pada papa.)
Aku berdiri sambil kuusap air mataku.Dari situlah aku berani berbicara .
"Terima kasih ya ,pa atas semua kejutan ini.Aku berharap semoga papa disana bahagia.Ohh ,ya berikan salamku buat anak papa yang di Korea.Papa tak perlu khawatirkan aku lagi karena aku disini sudah sangat cukup bahagia bersama orang orang yang menyayangiku.
Sungguh ini adalah kado terindah dihari ulang tahunku .Semoga dengan bertambahnya usiaku berkurangnya umurku bisa menjadi lebih dewasa dan lebih bertanggung jawab .(kataku yang masih sedikit menangis.)
__ADS_1
Dan aku langsung meninggalkan papa dan Bagas begitu saja.Aku tak kembali menuju mobil tapi naik taxi .Bagas sepertinya mengejar ku.Didalam mobil aku menangis sejadi jadinya .Sopir taxipun jadi takut melihatku seperti itu.Akhirnya dia menurunkanku ditepi jalan raya yang ketika tiba tiba turun hujan dengan lebat.
Kuberjalan terus tanpa menghiraukan sekelilingku banyak pengendara motor yang melihat ku seperti orang gila.Banyak juga yang menggoda ku tapi aku tak menghiraukan.
Tiba tiba ada mobil yang berhenti dan ia langsung turun.Kulihat dia om Fathir, ku peluk om erat sambil menangis tanpa henti ditepi jalan raya yang banyak mobil dan motor.Om pun memelukku dengan sangat erat dia tak menanyai ku apapun.Dia membiarkanku memeluknya sampai ia sudah cukup meluapkan rasa sedihnya itu.
Dibawah turunnya hujan
Kupeluk erat dirimu
Agar kau tau betapa sedih hati ini
Mendengar apa yang seharusnya tak ingin kudengar
Bertahun tahun kumenunggu ternyata ucapan selamat tinggallah yang kau ucapkan
__ADS_1