
Sesampainya dimall, kutujukan kakiku langsung menuju ke tempat makan .Hal yang paling pertama jika aku sudah masuk ke mall yaitu wajib makan terlebih dahulu.
Kupilih tempat makan yang sudah biasa aku kesana, orang restaurant pun sudah hafal sama aku. Menu yang kupesan pun tanpa aku ngomong dulu mereka sudah mengerti makanan yang biasa ku pesan.
"Wahhh,, pelayan disini sudah hafal menu yang kamu suka ya?( ujar Bagas dengan heran.)
"Ya jelaslah, aku sering makan disini jadi hafal apa menu kesukaanku.
"Pantesan langsung kesini, mbaknya udah tau! (kata Bagas)
Tak lama kemudian, makanannya datang. Menu yang biasa aku pesan adalah nasi goreng gila dan minuman jeruk lemon hangat. Itu menu wajib yang biasa kupesan di restaurant ini. Kita pun menikmati makanannya ,lezat sekali agak sedikit pedas sih tapi gak begitu pedas banget jadi aman untuk lambungku.
Pas makan, si Bagas lihatin aku terus. Entah yang ia lihat apa, aku tak begitu memperdulikan, kunikmati saja makananku.
"Meer, apa kamu gak kangen sama papamu? ( tanya Bagas)
"Kangen sih, tapi papa jarang hubungi aku sekarang! ( kataku dengan nada yang lesu.)
"Memangnya kenapa? mungkin papamu lagi sibuk jadi gak sempat hubungi kamu.
"Ya, mungkin kali ya!. Aku sih gak pernah berfikiran yang aneh tentang papa. Aku hanya doain tahun ini papa bisa pulang. Soalnya minggu depan hari ulang tahunku yang ke 17 (kataku yang masih tak semangat.)
__ADS_1
"Aku yakin papa kamu pasti pulang kok! .Percaya sama aku (Bagas memegang tanganku tapi aku segera melepaskannya.)
"Iya, mudah mudahan saja.
Tiba tiba handphone Bagas berdering. Dia pun segera melihat handphone-nya.
"Sebentar ya, aku angkat telepon dulu (dia menyeret kursi tempat ia duduk dan beranjak pergi untuk menerima telepon tadi.)
Tak lama kemudian ia pun kembali. Ia pun duduk kembali dan meneruskan makannya.
"Telepon dari siapa?( tanyaku pada Bagas. )
"Dari Bos aku ( jawabnya)
"Ee... e.....iya maksud aku tuh, bos ditempat kerjaku. Jadi gini, aku tuh selain kuliah juga kerja. Kerja paruh waktu gitu, ya lumayan buat nambah ongkos kuliah (kata Bagas.)
"Ohhh,, aku bisa dong ikutan kerja paruh waktu.
"Buat apa? kamu kan masih sekolah mending kamu fokus sama sekolah kamu bentar lagi mau kenaikan kelas kan? jadi sekolah saja yang benar (Bagas menasehatiku.)
" Iya deh..!
__ADS_1
"Kamu masih lama disini? ( tanya Bagas padaku.)
"Masih pengen lama. Memang kenapa? kamu ada acara ya.
"Enggak sih, kalau masih lama mending habis makan kita tempat yang lain aja yuk! ( ajak Bagas)
"Memang mau kemana? enakan disini adem. Atau jangan jangan kamu mau ajak aku ke pelabuhan lagi ya? (tanyaku yang penasaran.) "Emmm sepertinya tidak, karena gak mau kan.
"Kok tau, kalau aku gak mau (jawabku)
"Tau dari raut mukamu (sembari tertawa.) Tenang saja gak akan ku ajak kesana kok!
"Ya udah, yang penting tempatnya yang adem ya.
Bagas pun menganggukan kepala ,sebelum itu dia yang membayar tagihan makananku. Sebenarnya aku gak mau tapi dia maksa. Ya udah aku biarin aja namanya rezeki dibayarin.
Hahahahaha.
Pas mau masuk mobil, aku melihat om Fathir sedang menuju mall tadi. Aku perhatikan dia hanya sendiri saja. Tapi ya sudahlah mungkin dia disana lagi janjian sama Feby.
Tanpa pikir panjang lagi, aku masuk mobil dan ikut sama Bagas.
__ADS_1
Sementara itu didalam mall, om Fathir memilih ditoko accessories wanita. Tampaknya dia kebingungan memilih accessories dia juga sempat bertanya sama pegawainya disana. Sampai berapa lama dia disitu akhirnya ia menemukan apa yang ia ingin beli.
Ulang tahunku minggu depan. Ku harap dengan bertambahnya umurku nanti. Aku bisa menjadi orang yang lebih dewasa dalam mengambil keputusan. Dan tak merepotkan orang lain.