
Hari ini cuacanya sangat cerah. Langitnya tampak biru berawan. Kicauan burung kulihat didepan jendela kamarku tumben ada burung yang berkicau didepan jendela kamarku. Biasanya satu aja tak pernah ada mungkin dia tahu akan suasana hatiku.
Pagi ini aku bersiap siap akan pergi study tour ke Malang. Gak begitu banyak juga barang yang aku bawa, jadi tak perlu bawa koper juga.
Aku sempatkan untuk menelpon mama dan berpamitan agar perjalananku lancar.
Sesampainya disana aku langsung menemui teman temanku. Pas aku mau menuju ke mereka tiba tiba ada mobil yang lewat didepanku. Ternyata itu adalah om Fathir dia tak sendiri, rupanya sama si Feby. Dia pun menghampiriku.
"Hai, Meer (sapa om ku.)
"Hai, juga om (sapaku dengan nada yang biasa.)
"Kamu hati hati, jaga diri disana. Oh ya jangan makannya diatur, jangan sampai telat makan dan jangan makan yang pedas ya!... ( katanya menasehatiku.)
" Iya om, Meera mengerti kok! Ya udah om aku mau samperin teman teman aku dulu.
(pergi meninggalkan om dan langsung berlari menuju Akira dan Safana.)
Kami pun sudah mulai masuk kedalam bus. Dan aku lihat om sempat melambaikan tangannya untukku dan aku pun membalasnya. Meskipun hatiku kecewa melihatnya bersama wanita lain. Aku masih butuh waktu untuk mengatakan perasaanku kepadanya. Untuk sekarang kan kusimpan dulu, tunggu waktu yang tepat.
Didalam bus, bu guru memberi pengarahan untuk berdoa terlebih dahulu sebelum memulai perjalanan agar selamat sampai tujuan kita di kota Malang.
Perjalanan kita membutuhkan waktu dua hari satu malam. Karena kan jauh dari Jakarta menuju Malang.
Jadi kita menginap dulu disalah satu penginapan yang sudah disiapkan oleh panitia study tour. Yang tak jauh dari lokasi.
__ADS_1
Saat diperjalanan menuju penginapan tiba tiba bus kami bannya bocor yang pada saat itu hari udah malam.
Wahhh,, ada apa ya?.
Untungnya pak sopir punya ban serepnya jadi alhamdulillah kita melanjutkan perjalanan lagi.
Setelah beberapa jam, sampailah di penginapan. Aku langsung menuju kamarku kebetulan aku sekamar sama Safana. Kurebahkan tubuhku diatas kasur yang empuk sambil membuka hpku. Ternyata ada pesan dari om.
Kalau sudah sampai kabarin ya...
Aku gak buka hp sama sekali karena ngantuk banget didalam bus tadi. Akhirnya aku balas pesan dari om bahwa aku sudah sampai di penginapan .
Safana mengajakku keluar untuk makan bersama yang lainnya, yang sudah dipersiapkan sama panitia.
Kami mengambil piring dan mengambil makanan yang kami mau. Aku ambil sayur sop sama udang goreng tepung. Pengen sih ambil ayam pedas manis tapi teringat omongan om. Pas mau balik badan tanpa sengaja aku menabrak seseorang yang ada dibelakangku.
Semua mata tertuju padaku .Piringnya jatuh beserta makanannya."Aduh ya ampun....!
Aku menunduk kebawah mencoba untuk membersihkannya tapi aku terkena pecahan piring. Tak tau kenapa laki laki itu memegang tanganku dan membalutnya dengan sapu tangannya.
Setelah kejadian itu aku menghampiri laki laki tersebut yang sedang duduk didepan tempat kami makan tadi. Pas aku tengok, dia menoleh dan berkata.
" Ada apa? ..
"Emmmm, mau ngucapin makasih yang tadi (ucapku begitu.)
__ADS_1
"Iya gpp. Udah sering juga kan begitu! ( ucapnya dengan nada yang santai.)
Aku heran dengan ucapannya itu. Maksudnya apa ya dia begitu?
"Kita kan pernah ketemu. Apa kamu gak ingat?.. (laki laki itu memandangku.)
Aku masih mengingat ingat dimana dan kapan aku bertemu dengannya. Akhirnya aku ingat dia laki laki yang hp nya tertukar sama aku. Ya ampun aku baru ingat.
Dengan wajah polos ku aku mengatakan kalau aku ingat.
"Ya, aku ingat kok!.Yang hp ketukar itu kan.
"Hahahhahaha, lha itu ingat! (ujarnya sambil tertawa.)
"Kamu ngapain disini? .tanya dia kepadaku
"Sekolahku lagi mengadakan study tour di kota ini. Maaf yang tadi dan terima kasih juga udah balut lukaku. Ini sapu tanganmu udah aku bersihin kok darahnya. (menyerahkan sapu tangan kepadanya tapi dia menolak. )
"Kamu simpan saja siapa tau nanti kamu butuh?.
"Emmmm...., ya udah deh..!kalau begitu aku ke penginapan dulu. Ohhh ya, aku Meera.
"Aku Bagas, perasaan aku dah pernah bilang kalau namaku Bagas. Pasti lupa lagi ya.. ingat aku ya Bagas. (dia menekankan namanya.)
Aku hanya menganggukan kepalaku, pas aku mau balik badan dia mengatakan sesuatu.
__ADS_1
"Besok kita akan bertemu lagi, jadi ingat aku ya!... (sambil tersenyum dan menyulut rokok yang ada ditangannya.)
Aku hanya diam saja dan kubergegas menuju tempat penginapan karena sudah larut juga.