
Di malam hari saat Airin sibuk dengan urusan memasaknya. Tiba-tiba ponselnya berdering dan terlihat jelas nama sang atasan nampak tengah memanggil.
Klik!
"Halo bos?" Jawab Airin
"Ah Airin, jadi bagaimana apa kamu setuju untuk bekerja di tempat Nyonya Megan?" Tanya sang atasan
"Nyonya Megan?" Bingung Airin pada nama tersebut
"Kamu tidak tau? Nyonya yang kemarin menawarkan mu pekerjaan itu, Nyonya Megan!" Jelas atasan pada Airin
"Hehe, maaf bos Airin tidak tau!" Jawab Airin merasa malu karena lupa menanyakan hal itu kemarin
"Lupakan, jadi bagaimana? Apa kamu mau bekerja di tempatnya? Terlebih pekerjaan itu juga tidak memakan banyak waktu seperti di toko?"
"Boleh ... Tapi kenapa bos seperti senang jika Airin bekerja di tempat Nyonya Megan?" Tanya Airin penuh selidik
"Hehe! Sudahlah tidak perlu kamu tau! Karena yang jelas kita sama-sama di untung kan di sini!" Jawabnya terkekeh kecil
"Maksudnya?"
__ADS_1
"Ah sudah ... Intinya kamu bisa mendapatkan gajih yang lebih besar, dan waktu bekerja yang tidak lama. Sedangkan Saya ya dapat sponsor gratis!!" Jawab sang atasan dengan suara bahagia
Airin sendiri hanya bisa mengkerut kan alisnya, dan paham kenapa sang atasan bisa melepaskannya begitu mudah. Mengingat toko ramai sebenarnya karena Airin sendiri yang menjadi daya tarik.
"Dan juga nanti Saya kirimkan alamat rumahnya, kamu bisa bekerja di sana mulai besok jam 7 pagi mengerti?"
"Baik Bos! Terimakasih untuk bantuannya!"
"Jelas! Karena Saya juga untung haha!"
Panggilan berakhir dengan nafas yang Airin keluarkan dengan kasar. Tapi meski begitu Airin sendiri tak masalah, toh gajih nya juga lebih besar dan juga pekerjaannya tak memakan banyak waktu.
"Kakak kenapa senyum-senyum sendiri?" Tanya Dafa yang baru tiba dari kamarnya
"Jadi kakak bakalan lebih lama pulang kerjanya..." Jawab Dafa dengan wajah masam
"Soal itu tenang aja, katanya pekerjaan Kakak tidak akan lama. Jadi Kakak bisa lebih cepat pulang!" Ucap Airin meyakinkan
"Beneran kan kak?" Tanya Dafa
"Iya Dafa!"
__ADS_1
"Yee! Nanti bisa main sama kak Ririn!" Senang Dafa sembari melompat-lompat bahagia
***
"Jadi bagaimana?" Tanya Megan duduk santai di ruang tamu
"Sudah Nyonya, wanita yang Anda minta untuk selidiki sudah saya temukan." Jawab Joe berdiri diam di belakang Megan
"Lantas?"
"Namanya Airin Dwita, usianya masih 21 tahun. Ia tinggal berdua bersama adiknya yang bernama Dafa, dan usia adiknya baru 9 tahun, Nyonya."
Mendengar penjelasan Joe Megan seketika mengerutkan alisnya, ia mendengar bingung karena dari cerita Joe, Airin hanya tinggal berdua dengan sang adik.
"Lalu, orang tuanya bagaimana?" Tanya Megan mengangkat alisnya
"Ah itu Nyonya ... Keduanya telah meninggal dalam sebuah kecelakaan, jadi mulai saat itu keduanya hanya tinggal berdua saja selama ini. Dan itulah alasan Airin bekerja keras di toko bunga kemarin, tentunya untuk mencukupi kebutuhan dirinya dan sang adik yang sedang bersekolah."
"Dimana adiknya bersekolah? Apakah ada tunggakan selama ia bersekolah?" Tanya Megan menatap Joe di belakangnya
"Tidak Nyonya, karena dari data yang Saya kumpulkan, sang adik bersekolah di tempat milik Tuan Alfredo!" Jelas Joe menggelengkan kepalanya
__ADS_1
"Oh ya? Kebetulan sekali dia di sana. Mungkin lain kali kita bisa mengunjungi nya!" Senyum Megan memiringkan kepalanya
"Ya Nyonya, Saya rasa bisa!" Jawab Joe mengangguk