Pacarku Buaya

Pacarku Buaya
Playboy


__ADS_3

Pacar 99% Bab 20


Oleh Sept September


Dimas jalan dengan santai menuju tempat yang tadi ia duduki. Aneh, kok kosong. Di meja hanya ada posnelnya.


"Tata ke mana? Apa ke kamar kecil juga?" gumam Dimas yang masih positive thinking.


Lima menit sudah berlalu, Tata belum juga kembali. Dimas lantas mencoba menelpon Tata. Namun, ia kemudian melihat chat masuk. Dimas mengabaikan chat tersebut, ia lebih fokus untuk menghubungi Tata.


Tut Tut Tut


Tidak tersambung, sampai beberapa kali ia mecoba berkali-kali.


"Kok gak diangkat? Masa ke kamar kecil?" gumamnya kemudian beranjak. Ia pun pergi ke kamar kecil khusus wanita.


Tidak bisa masuk, hanya menunggu di depan. Sampai ada orang yang keluar, baru ia tanya.


"Mbak ... apa di dalam masih ada orang? Cewek, cantik kulitnya putih."


Perempuan yang habis dari kamar kecil itu menggeleng pelan.


"Gak ada siapa-siapa di dalam, Mas."


"Oh, terima kasih."


Dimas kembali ke kursinya, kemudian mengirim pesan pada Tata.


[Di mana, Ta?]


Ting, pesan terkirim tapi tidak dibaca.


[Ta, ada apa? Kok tiba-tiba pergi gitu aja?]


Dimas kembali mengetik pesan, tapi tetap diabaikan. Akhirnya ia mengeluarkan kunci mobil. Ia bergegas ke kosan Tata.


Mobil itu melaju kencang, tidak lama kemudian sampai di depan gerbang kos Tata.


"Permisi ... Permisi," teriak Dimas kencang. Sampai ibu kos yang kebetulan sedang ada di sana membuka gerbang.


"Cari siapa, Dek?"


Dimas tanpa ragu menyebut nama Tata.


"Tatanya ada, Bu?"

__ADS_1


"Tata? Sepertinya kalau jam segini anaknya pasti di kampus."


"Jadi belum pulang?"


Ibu kos menatap aneh. "Belum, paling agak sore atau siang pulangnya."


"Oh, baik ... makasih banyak, Bu."


"Sama-sama."


Dimas langsung bergegas pergi, dan bu kos sempat melirik kepergian pacar Tata tersebut.


"Wah, Tata ini diem-diem menghanyutkan." Bu kos tersebut sendiri kemudian mengunci pagar kembali.


***


Sepanjang jalan, Dimas ketar-ketir, ia pun memutuskan ke kampus. Barangkali Tata ada di sana. Ia memacu mobilnya menuju kampus Tata.


Di taman kampus. Tata duduk merenung dengan Tafli.


"Cowok keren memang banyak yang play boy, Ta. Merasa paling oke, tebar pesona di mana-mana."


Tata tambah nelangasa, baru juga berbunga-bunga, mendadak bunganya layu seketika.


Tata meletakkan kepalanya di pindah Tafli.


"Ya mana gue tempe. Apa dia dendam sama kamu, Ta? Katamu dulu kamu super cuek sama dia."


"Lah ... itu kan dulu banget, Tafliiiii!"


"Siapa tahu kan."


Tata menghela napas, apa bener ya? Tapi bukankah semalam mereka baik-baik saja? Bahkan Dimas melakukan sesuatu yang ... sudahlah. Tata langsung lemas.


"Eh ... Ta ... Tata, bangun! Itu Dimas kan?"


Tata langsung berdiri tegap, "Mana?"


"Itu?"


"Aku pergi dulu, Taf."


Tata langsung kabur, sembunyi agar tidak ketemu Dimas. Sayang sekali, dari jauh Dimas sudah mengetahui, dan langsung mengejar Tata.


"Taaaa!"

__ADS_1


Tata tidak menoleh saat namanya dipanggil. Ia lari dan masuk salah satu ruangan.


Tata kaget saat semua orang menatapnya, ia salah masuk ruang, di sana sedang ada yang belajar theaters. Dengan gaya canggung serta kaku, ia tersenyum kemudian mundur pelan, meninggalkan tempat tersebut.


Settt ...


Tata seketika terkesiap saat tangannya ditarik dari belakang.


"Ehhhh!"


Dimas langsung membawanya menyepi. Lalu langsung mendudukkan Tata di salah satu bangku.


"Kenapa kamu menghindar dariku lagi?"


"Kamu yang keterlaluan! Sudah punya cewek ngapain deketin aku lagi! Aku juga masih punya hati, Dimasss!" ujar Tata marah.


Dimas tertegun, sembari menelan ludah.


"Kamu baca chat di HPku?"


Tata langsung mlengos.


"Oke ... Aku salah. Aku akan putusin dia segera."


Mendengar kata-kata Dimas, hati Tata langsung sakit. Berarti benar, dia cuma selingan bagi Dimas. Marah, Tata langsung berdiri. Ia lari meninggalkan Dimas.


Sepertinya dari awal hubungan mereka tidak ada benarnya, sejak SMA maupun sekarang.


"Ta!"


Dimas mengejar.


"Jangan ganggu aku lagi!" Tata menatap benci.


"Ta ... aku cuma sayang sama kamu, Ta!"


Tata menggeleng, ia sudah tidak percaya pria tersebut. BERSAMBUNG


Cowo ganteng, jomblo? Jangan percaya bestiii. Sudah lihat buktinya. Pacar 1, gebetan tersebar merata.


Follow IG Sept ya


Sept_September2020


Terima kasih

__ADS_1


__ADS_2