
Seminngu kemudian Aciel sudah bisa menikmati bayaran dari Gael karna Vidio dirinya banyak yang suka. Apalagi Gael juga ikut ke dalam rekaman vidio Aciel. Yah, satu hari Gael ikut memancing karna kena hasutan Aciel. Gael juga mengajari para pemancing lain bagaimana cara mendapatkan uang dengan meng-upload Vidio.
Tak lupa ibu-ibu berdaster itu ikut heboh dengan kegiatan Aciel dan Gael. Saat tak sengaja mengetahui pembicaraan keduanya yang menunjukan bahwa mereka bekerja sebagai kurir, salah seorang ibu bertanya pada Gael.
"Apakah kalian Kurir,?" tanya ibu itu.
"Yah," jawab Gael.
"Itu sistemnya gimana sih,?"
"Kalau pegawai lama kaya saya sih UMR bu, kalau yang baru masuk di bayar per paketnya 3 ribu,!" jelas Gael.
"Oh, pantesan kurirnya lieur, bayarannya murah,"
"Emang kenapa bu,?" tanya Gael.
"Saat lalu saya pesan barang, saya sudah bayar sejuta, eh paketnya malah muter-muter terus sampe balik lagi ke penjualnya. Untung uangnya di balikin sama penjualnya. Lieur kan Kurirnya,!" sungut ibu itu.
"Kurir yang mana ,?" tanya Gael.
"Kilat Moyegh,"
"Oh, Saya mah Burix logistic bu, beda perusahaan," jelas Gael.
"Oh, kirain sama, hihihi,"
"... " sementara Aciel fokus pada jorannya.
Seperti yang di harapkan Aciel, rekan memancingnya kini bisa menghasilkan uang meski hanya malas-malasan menunggu ikan memakan umpan.
Tak lupa Aciel membeli jaket baru dan ponsel keluaran terbaru dengan uang hasil merekam vidio. Itu membuat Aciel terlihat lebih keren sekarang.
__ADS_1
Nita dan temannya yang saat itu melihat Aciel dan Gael sedang sarapan nasi kuning melihat ponsel baru Aciel , mereka berbisik-bisik dengan suara yang masih bisa di dengar oleh Aciel dan Gael.
"Wah ponsel pacar kamu bagus yah sekarang, dia juga jadi tambah ganteng," kata temannya Nita.
"....." Nita hanya diam.
"Kenapa diam, apa kalian udah putus yah Nit, semenjak putus dari kamu dia jadi berubah yah, jadi lebih keren sekarang," kata temannya Nita.
"Kita belum putus kok, dan yah... Aku mau kita putus ya Nit,!" kata Aciel.
"Baiklah," Nita terlihat pasrah.
"Aku bangga padamu kawan,!" bisik Gael.
Aciel sangat puas melihat kebisuan Nita, dia terlihat menyesal karna Selalu memanfaatkan kebaikan Aciel tanpa berfikir untuk mencintainya dengan tulus.
"Aciel aku minta maaf karna sudah memanfaatkan kebaikan mu, tapi bisakah kau memaafkan ku dan aku mau kita balikan," lirih Nita.
".........." Nita terdiam tanpa kata. Dia sangat menyesal karna telah menyia-nyiakan orang yang tulus padanya.
Sementara Gael menyarankan agar Aciel mengejar Cinta anaknya pak Alden yang perempuan. Dia masih sangat mengagumi Gael tapi Gael mencintai Nilam sejak pandangan pertama.
Setelah selesai sarapan Gael pergi ke kantor Burix logistic sementara Aciel pergi ke kantor Rhewox ekspress.
*******
Di sana sudah ada Nilam yang bersiap mengirim paket sambil mengingatkan Gael untuk pergi ke kampungnya besok . Mereka akan memeriksa keadaan anak-anak kucing hutan Dan mengajak mereka bermain sebentar, menyuapi, dan memandikannya. Vada juga ingin ikut kali ini.
Gael sangat senang saat mengetahui bahwa ibunya Nilam akan ikut berkunjung ke rumahnya di kampung.
Rio yang saat itu memperhatikan kedua sejoli ini yang semakin akrab merasa semakin iri.
__ADS_1
"Kenapa gak ada yang mau jadi pacarku yah,? Nilam sudah sama Gael, Abian juga punya pacar cantik," gumamnya dalam hati.
Sementara Rio mengalihkan intensi nya ke arah Gael yang terlihat akrab dengan kurir baru . Saat ini Nilam sudah pergi dari kantor.
Rio memandang dengan penuh kebencian, dia mengepalkan tinjunya. ingin rasanya dia menghajar Gael entah kenapa. Tapi dia harus menyusun rencana untuk menyerangnya di tempat yang sepi. Rio sangat mengagumi Nilam tapi Gael seakan tak ingin melepaskannya.
Bahkan Gael tak segan memarahi Abian karna Cemburu. Padahal sudah jelas bahwa Abian memiliki kekasih yang juga cantik. Gael begitu protective pada Nilam . Itulah yang membuat Rio merasa sangat jengah pada Gael.
Rio menyesal karna tak di pertemukan dengan Nilam lebih dulu sebelum Gael.
*****
Keesokan harinya Vada sudah sangat cantik dan bersiap untuk pergi ke rumah orang tuanya Gael. Dia sangat ingin melihat kucing hutan itu secara langsung.
Gael sudah menunggu lama di depan rumah Nilam. Dia sangat tampan dengan setelan serba hitamnya. Gael tetap setia menaiki kuda besinya itu.
Mereka pun cepat berangkat pagi-pagi sekali, karna Gael masuk kerja pukul satu nanti.
Sesampainya di rumah Orang tua Gael, Fina menyambutnya . Sedangkan Bagas sedang tidak ada di rumah. Pak Maman mengantar mereka menuju kandang kucing hutan yang sudah di bersihkan.
Vada sangat bahagia melihat anak-anak kucing itu, dia berpesan pada Gael bahwa dia ingin satu anak dari anak-anak kucing ini nanti.
Tentunya akan sangat lama , karna masih sekitar setahun lagi untuk menungu kucing hutan ini berkembang biak.
.
.
.
*** Terima kasih sudah mampir di karyaku ya Authorr..
__ADS_1
Tunggu kelanjutannya..****