PacarKU Kang KURIR Super

PacarKU Kang KURIR Super
Chapter 46.


__ADS_3

"Bagaimana caranya memberitahukan ini pada ibu mertuaku mak,? " bisik Gael.


"Tunggu sampai dia pulih, mungkin saja nanti sore atau besok Nilam bisa bangun. Semua akan membutuhkan waktu tapi emak yakin Nilam bisa kembali ceria lagi seperti dulu, " jelas Fina.


Sementara di dalam penjara Arka menyesali semua perbuatannya. Hanya demi menambah pundi-pundi kekayaan dia tidak menghiraukan kerusakan pesisir pantai akibat perbuatannya.


Meski warga sekitar tetap bisa memanfaatkan kolam-kolam besar bekas galian dengan memasukan bibit ikan agar bisa di panen siapapun yang membutuhkan.


Keadaan pantai menjadi mengkhawatirkan , jika ada air pasang maka abrasi tidak bisa di hindari lagi.


Kali ini rekan kerjanya membesuk Arka di dalam sel untuk menjaminnya keluar dari penjara.


"Ar, kamu tau gak pak Doddi meninggal mendadak, lagi jalan tiba-tiba pingsan dan gak bangun lagi sampai sekarang, " ucap Rudi.


"Yang benar kamu Rud, dia kan sehat. Ko mendadak gitu yah, " ucap Arka heran.


""Begitulah Ar, umur seseorang tidak ada yang tahu. Dan syarat mati tidak harus sakit, " ucap Rudi.


"Ngeri yah, " ucap Arka sambil tersenyum getir.


Rudi hanya tersenyum samar. Baginya ini hal yang sepele tapi mengapa sangat di ambil hati oleh Arka.

__ADS_1


(Satu bulan Kemudian)


Gael menangis di samping Nilam yang terpulas di ranjang rumah sakit.


"Kapan kau akan bangun Nil, aku merindukan mu, " isaknya.


Setelah satu jam, Gael pamit pergi pada Bi Minah yang menjaga Nilam selama di rumah sakit.


Karena terlalu merindukan Nilam, Gael menerima undangan Even 12.12 dari Burix Logistic. Meski kontraknya hanya sebentar, seharusnya cukup untuk mengobati rasa rindunya.


Gael menatap kursi dan meja di sudut kantor burix logistic yang selalu di pakai oleh Nilam jika ada pengiriman. Kilas balik senyuman manis Nilam di putar kembali bagaikan film dalam layar ingatannya.


Entah kapan Istrinya itu bangun dari komanya.


Setetes air mata lolos dari pelupuk matanya. Dan itu tak luput dari pengawasan Abian.


"Ga, ayok kerja,! " ajaknya.


Gael mengangguk samar dan mengekor Abian menuju truk barang yang baru datang untuk penyortiran.


Setelah selesai menyortir, Gael menerbangkan kuda besinya seperti biasa hingga sampai menyelesaikan pengirimannya dalam waktu tiga jam saja. Padahal yang lain membutuhkan waktu seharian.

__ADS_1


Gael kembali ke kantor burix Logistic dan menjadi penggila kerja. Jalanan menjadi temannya di kala kesepian. Di sana terdapat hasrat cinta yang pernah dia rajut bersama kekasihnya.


Matahari mulai terbenam, Gael beristirahat di kantor setelah bekerja tiga kali lipat dari yang bisa di lakukan rekan kerjanya yang lain. Pengiriman sangat banyak karena ada even promo 12.12. di platform yang bekerja sama dengan Burix Logistic.


Tanpa di sadari, dua pasang mata menatapnya iri.


"Guys kalau orang baru itu terus kerja di sini pasti paketan kita di sabet semua sama dia, " ucap seorang pemuda.


"Wah bahaya nih, tapi kayaknya dia pegawai lama , namanya Gael Aderald. Abian sangat dekat dengannya. Aku dengar dia di sini hanya pas even saja." jawab temannya.


"Tapi kerjanya bagus banget, kayaknya dia bisa teleportasi. Bahaya kalau dia lama di sini, kita gak akan dapet apa-apa, " keluhnya.


"Nanti kalau sudah tentu dia lama di sini baru kita bertindak, " ajaknya.


"Setuju tuh, "


Sementara di rumah besar ber cat putih itu Arka tampak bersiap ke masjid untuk persiapan Shalat. Semenjak keluar dari penjara, Arka sering mengajak orang-orang beribadah.


Vada tengah sibuk menidurkan adik kembar Nilam yang selalu rewel, kini usianya sudah satu bulan.


"Tidur yah kalian jangan rewel, apa kalian rindu kakak kalian.? " bisik Vada.

__ADS_1


Setiap detik Vada merindukan Nilam yang tidak tahu kapan dia akan bangun.


#


__ADS_2