PacarKU Kang KURIR Super

PacarKU Kang KURIR Super
Di Titipkan


__ADS_3

Selama dua minggu Nilam dirawat, dan sekarang sudah mulai pulih. Rencananya Nilam akan tinggal selama satu minggu di sini sebelum kembali ke kota kembang.


Sementara Gael sudah kembali sejak seminggu Nilam di rawat karna ada keperluan.


Gael memulai rencananya menggarap tanah bapaknya yang terbengkalai, langkah pertama Gael di bantu salah satu warga untuk menebang semua pohon bambu yang tumbuh liar di lahan yang akan di garapnya nanti.


Bambu itu di potong dan di belah-belah hingga menjadi sebuah turus berbentuk tongkat untuk menyangga beberapa tanamannya nanti.


Proses penebangan pohon bambu ini selesai dalam dua hari, selanjutnya proses pemotongan.


Proses ini menghabiskan waktu selama tiga hari. Setelah itu barulah ke tahap pembersihan lahan. Agar nantinya bisa di cangkul dan di tanami beberapa sayuran.


Gael sudah berhenti bekerja sebagai kurir sejak Nilam menjadi korban salah sasaran.


Rencananya dia ingin membuka layanan antar sayur-sayuran.


Selain itu dia juga membuka lowongan kerja bagi siapa saja yang ingin menjadi penjual sayur-sayuran dengan atau tanpa kendaraan. Asalkan ada kemauan.


Tujuannya , agar pembeli mendapatkan sayuran yang di inginkannya dan beragam. Petani pun masih bisa mendapatkan harga terbaik. Dan mereka juga bisa menanam sayuran yang lebih beragam.


Tentunya petani juga di ajak belajar menamam tanaman yang paling di sukai pembeli dan paling beragam. Untunglah para petani di sini mau membuka fikirannya sehingga di perkirakan hanya beberapa waktu lagi mereka akan menjadi petani yang sukses.


Gael sangat senang karna ini semua adalah impian Nilam. Selama dua bulan ini Dia akan berusaha mewujudkannya sekuat tenaga.


Kedepannya, Gael juga berencana ingin membuat aplikasi penjualan online khusus sayuran. Agar mampu menarik lebih banyak pembeli.


Dia akan menggunakan rumah bapaknya sebagai kantor untuk sementara.


Gael akan terus berjuang hingga suatu hari nanti kampung ini akan di juluki kampung sayuran . Karna begitu beragam sayuran sudah di tanam sekaligus di jual di kampung ini.


****

__ADS_1


Aciel juga sesekali melihat keadaan Gael di hari liburnya. Dia senang karna melihat Gael sudah ada kemajuan.


"Meski sudah berhenti bekerja, kamu masih saja jadi tukang kurir yah Gael,?" kekeh Aciel.


"Udah nasib Ciel, " jawab Gael sambil terus sibuk mencatat alamat rumah yang akan di kiriminya sayuran hari ini.


"Biar ku bantu El, masalah ngirim mengirim ini keahlianku, " sombong Aciel.


"Gak perlu Aciel, aku harus cepat, karna sore ini aku ada janji sama Nilam. Mau nemenin dia pilih baju pengantin," ucap Gael.


"Aku juga bisa terbang pake motorku Gael, jangan di kira aku gak bisa ngebut, dan seharusnya di saat seperti ini kamu harus memaksimalkan persiapan pernikahan kamu kan,? seminggu lagi loh" Aciel memperingatkan.


"Sejak kapan kamu suka ngebut Ciel,?"


"Sejak lama, aku juga belajar beladiri di padepokan tempat dulu kamu belajar Gael, aku kagum sama kamu. Jadi aku ngikutin semua yang kamu suka lakukan," ungkap Aciel.


"Jangan bilang kamu suka sama aku Ciel, percuma aku punya wajah Ganteng kalau suka sama yang Ganteng juga," kekeh Gael.


"Idiih lieur kamu mah Gael,!" rutuk Aciel.


Mereka pun pergi bersama mengantarkan sayuran yang di pesan ke beberapa rumah di pelosok kampung menggunakan motor kebanggaannya masing-masing.


Setelah ini Gael akan ke rumah Nilam mengantarkan banyak sayuran untuk keperluan pesta. Yah, waktu pernikahan Gael dan Nilam agak di mundurkan mengingat keadaan Nilam yang belum bisa berjalan.


Rencananya Gael akan mengirim sayuran sebanyak satu mobil bak penuh. Diantaranya ada kentang, wortel, kol, cabe hijau, cabe merah, bawang merah, bawang daun dan masih banyak lagi sayuran yang di butuhkan.


Nilam sengaja ingin membeli sayurannya di sini karna selain kualitasnya yang baik, persediaannya juga melimpah, semua sudah di rancang agar waktu pemanenan bisa di lakukan setiap hari.


Proses penanamanya juga di lakukan setiap tiga hari sekali. Untuk memastikan ketersediaan sayuran. Selalu segar dan melimpah. Kualitas baik dengan harga yang pantas.


Hingga pekerjaan petani di sini menjadi pilihan yang menjanjikan bagi kaum muda yang juga memiliki talenta yang beraneka ragam.

__ADS_1


****


Di sebuah rumah Aciel dan Gael bertemu dengan seorang Kurir yang kebetulan mengantarkan paket si penghuni Rumah.


Kemudian mereka melanjutkan perjalanannya masing-masing . Namun Dua jam kemudian mereka juga di pertemukan di sebuah rumah yang lainnya.


"Nganterin kesini juga,?" tanya Gael dengan refleknya dia bertanya. Aciel hanya menatap kurir itu dengan tatapan penuh pertanyaan yang sama dengan yang di tanyakan Gael.


"Iya, " jawabnya sambil terkikik.


"Harusnya tadi di titipin ke kita aja,iya kan Ciel,"


Aciel mengangguk setuju.


"Benar itu Bro, jangan sungkan ," kata Aciel.


"Saya mana tau Kalian mau nganterin ke sini juga bos," keluh Kurir itu.


"Iya sih," Gael ingin menjawab lebih jauh lagi tapi lidah nya terasa Kelu. Lagipula kurir ini tidak akan berani menitipkan barang pada orang asing bukan,?


"Oke, kita duluan yah bro," kata Aciel sambil mengacungkan telapak tangannya.


"Iya,"


Bagi Gael, mengantarkan barang miliknya sendiri ke pelanggan jadi pengalaman tersendiri. Sinar matahari terasa lebih panas dari biasanya. Yang aneh itu Gael lebih sering panas-panasan saat mengantarkan barang dari kantor Burix logistic ke pelanggan.


Tapi kenapa sekarang malah merasa seakan lebih kepanasan saat di jalan.


.


.

__ADS_1


.


***Selamat Nonton***


__ADS_2