Pacarku Suport Sistem Terbaik

Pacarku Suport Sistem Terbaik
Berkunjung Kerumah Wandi


__ADS_3

Wandi adalah teman komplek andre dan merupakan siswa baru di sekolah andre.


Semenjak kedekatannya disekolah dan menjadi teman satu meja andre dan wandi pun semakin akrab berteman walaupun sangat suka bercerita pada andre.


Andre dan wandi mempunyai masalah yang yang hampir sama merupakan anak yang kurang kasih sayang orangtua.


Bedanya wandi adalah anak broken home yang orangtuanya sudah bercerai sejak dirinya duduk di bangku SMP dan kini orangtuanya sudah sama-sama mempunyai Keluarga baru hingga wandi yang merupakan anak satu-satunya merasa ditelantarkan dan Tinggal bersama nenek tercinta.


Sedangkan andre merupakan anak yang orangtuanya masih utuh namun dirinya merasa menjadi anak yang kurang kasih sayang orangtua karena kehidupannya sebagai anak orang kaya dan pengusaha merasa terkekang,tertekan,dibandingkan dengan sang kakak dan selalu di tuntut untuk menjadi nomor satu baik dalam lingkungan sekolahnya dan prestasi.


Tiba saatnya mereka tinggal menunggu kelulusan sekolah akhirnya pagi-pagi wandi menelpon andre untuk bertemu di komplek Rumahnya karena mereka sudah lama tidak kumpul.


"Andre loh dimana."Tanya wandi dalam panggilan telepon tersebut.


"Gue masih dirumah munk kenapa???"Tanya Andre.


"Tumben loh pagi-pagi nelpon gue."Ucap andre.


"Yuk main di komplek,gue pusing di Rumah nenek gue lagi berobat keluar negeri gue sendirian atau loh boleh tidak temani gue sehari saja dan lo tidur di rumah gue aja."


"Gila kau,bokap gue di rumah."Jawab andre.


"Bokap loh belum balik keluar Negeri."KataWandi penasaran.


"Bokap gue masih di rumah sekitar jam 10 pagi nanti mau balik singapura,ini lo nelpon gue masih jam 7."


"Kalau begitu nanti kabarin kalau bokap lo pergi."Jawab wandi.


"Baik,,,3 jam lagi nanti gue telpon lo lagi


Tetapi lo harus ngangkat telpon gue,awas saja lo tidak angkat telpon gue saat gue nelpon."Kata andre untuk memberi tahu wandi 3 jam kemudian nanti andre menelpon balik wandi.


"Baik bos,,,Gue tunggu lo."


Andre pun mematikan telepon tersebut dan tampak pak deon seperti mengamati Andre,dan pingin mengetahui andre teleponan dengan siapa.


"Siapa itu???"Ucap pak deon tiba-tiba datang mendekati andre disaat selesai teleponan.


Andre pun terkejut lalu membalikan Badan dan takut pak deon mengetahui pembicaraan dirinya dengan temannya tersebut.


"Aduh mampus aku,aduh gimana ini,jika

__ADS_1


Bokap gue ini tahu dan mendengar pembicaraan kami sama wandi bisa mampus aku."Gumam andre sambil mengerutkan keningnya.


"Siapa itu???"Tanya pak deon sekali lagi karena andre diam saja.


"Itu teman aku ayah."


"Mengapa teman kamu menelepon kamu ada keperluan apa???."Kata pak deon bertanya pada putranya tersebut.


andre tidak tahu apa yang mau dikatakan lagi pada ayahnya tersebut dan dirinya pun berpikir apa yang harus dia katakan pada ayahnya tersebut.


"Hmmm itu tadi teman aku,mau ngasih tahu bahwa nanti ada pertandingan sepak Bola."Jawab andre berbohong pada ayahnya.


"Teman kamu yang mana."Tanya pak Deon penasaran.


"Teman aku wandi teman satu Sekolah."Ucap andre pada ayahnya.


"Oh begitu."


Pak deon pun melihat jamnya Bersiap-siap menyiapkan pakaian dan peralatan lainnya yang ingin dibawa.


"Jam sembilan pagi nanti ayah,kakak dan mamak harus siap-siap ke bandara apa kamu ingin juga mengantarkan kami ke Bandara."Ucap pak deon pada putranya tersebut.


"Oh iyalah."Jawaban singkat dari andre.


Andre tidak suka dengan semua dirinya ingin kebersamaan dengan orangtuanya walau sekali-kali namun momen itu sangat berharga baginya.


"Maksud kamu apa,,,apa kamu melarang Ayah kamu ini untuk pergi."Jawab pak deon.


"Ingat ayah kamu ini punya rutinitas."


"Dari aku kecil hingga sampai dewasa


Ayah dan ibu selalu sibuk bekerja."


"Maksud kamu apa nak,semua ini demi kamu dan kakak kamu agar kalian berdua itu punya masa depan."


"Ada ribuan karyawan yang harus ayah tanggung jawabkan seandainya ayah tidak ikut mengontrol perusahaan kita dan mereka lalai akan tanggung jawab,perusahaan kita


Bangkrut terus ayah mau kasih apa mereka!!!Ayah merasa bersalah jika hal itu terjadi,mulailah dari sekarang berpikir Dewasa,hidup ini keras jika kita tidak Berjuang."


Lalu andre cemburu ayahnya masih mempunyai hati untuk para karyawan,

__ADS_1


kali Ini kecemburuannya muncul karena ayahnya selalu ingin menjadikan dia nomor satu dalam prestasi apa pun.


"Terus kalau ayah peduli dengan karyawan ayah,mengapa ayah tidak peduli dengan anak ayah ini yang selalu di tuntut harus jadi nomor satu."Ucap andre pada ayahnya tersebut.


"Maksud kamu apa nak."


"Sudahlah ayah tidak peka,lalu andre pergi ke kamarnya dan asik dengan gadget kepunyaannya dan mengunci pintu kamarnya.


"Dasar ayah,tidak peka sama anak sendiri,"Ucap andre di dalam kamar lalu sibuk dengan gadgetnya lalu ayahnya menghampirinya dan mengambil gadgetnya.


"Kamu tidak boleh asik dan bermain dengan gadget kamu terus,bagaimana mau juara kalau kamu pegang gadget terus."Pak deon pun menahan gadget anaknya tersebut lalu memanggil pak indra untuk memberikan waktu pada andre dalam bermain gadget.


"Indra ambil gadget ini,dan saya menyuruh Kamu untuk mengatur waktu andre dalam bermain gadget."Ucap pak deon pada indra..


"Baik pak saya akan mengawasi Andre."Ucap Indra menunduk.


"Bagus kalau begitu jalankan perintah Saya,Awas kalau kamu lalai lagi menjalankan tugas,bisa saya pecat kamu dari sini indra!!!"Ucap pak deon dengan tegas kepada orang


Kepercayaan tersebut.


"Baik pak,saya akan menjalankan tugas dari bapak."


Andre diam saja melihat kelakuan ayahnya tersebut serta tidak habis pikir ayahnya selalu mengekang jalan hidupnya.


"Ayah cepat sadar deh,dengan semua kelakuan ayah."Ucap andre pergi meninggalkan kamar dan menuju balkon rumahnya.


"Dasar anak kurang hajar kamu,tidak bisakah Kamu membahagiakan dan menghargai aku lagi."Kata pak deon membentak putranya tersebut.


"Terus aku harus gimana,harus menghargai ayah yang tidak bisa menghargai anaknya juga."


Pak deon diam saja dan tidak menjawab pertanyaan anaknya tersebut.


"Jawab ayah,mengapa ayah diam saja."Ucap Andre mau mengeluarkan air mata.


"Sudah aku bilang belajar lah dengan baik,Besok jika aku tidak mendengar kamu lagi mendapatkan juara umum akan aku habisin Kamu."Pak deon berkata dengan suara lugas dan dingin.


"Aku tidak mau menjadi orang lain dan


Aku mau berprestasi sesuai keinginanku."


"Terserah kamu dan aku akan menuntut kamu

__ADS_1


Menjadi orang dan keuntungan yang kamu dapatkan kamu bisa menjadi dirimu sendiri."


__ADS_2