
Wandi membenci ayahnya sendiri karena
Wandi belum bisa melupakan masa kelam
Wandi sudah berapa kali memergoki ayahnya
Sendiri selingkuh dan membenci kalau peran ayah pada orangtuanya tersebut tidak ada.
"Nak kalau ada waktu luang datanglah kerumah,kamu sudah lama banget tidak datang kerumah ayah."Pesan yang dikirim ayah wandi padanya.
Membaca pesan tersebut dirinya sudah merasa jijik dan lalu dirinya memblokir nomor
Ayahnya di WhatsApp tersebut.
"Siapa dia,aku merasa tidak mempunyai ayah
Jangan harap aku berkunjung ke rumah itu."
"Jika aku kerumah itu yang ada emosi aku yang tidak stabil."Gumam wandi dalam hati
lalu mengambil air minum dan meminumnya.
Nomor WhatsApp tersebut diblokir masih ada panggilan dari nomor baru lalu wandi berpikir nomor siapa yang menelponnya tersebut.
"Nomor siapa ini."Gumam wandi sambil memegang hp nya.
Lalu wandi mengangkat telepon dari nomor baru tersebut.
"Halo nak,bagaimana kabar kamu."Ucap Seorang wanita yang menelponnya.
Wandi lalu mematikan telpon tersebut karena baginya suara tersebut tidak asing adalah suara ibunya yang dari SMP sudah pergi tinggalkan wandi ketika sudah bercerai dan memilih tinggal dengan keluarga barunya.
"Apa benar ini mama."Ucap Wandi berbicara sendiri.
"Tetapi mengapa mereka menelpon diriku disaat aku sudah dewasa."
"Luka itu belum hilang dari hidupku dan aku tidak bakal bisa lupakan itu."Kata wandi mengerut dan memegang kepalanya tampak kecewa mendalam baginya 6 tahun silam
Yang dimana dirinya pernah berkata pada orangtuanya untuk mempertahankan rumah tangga.
"Sudahlah bagaimana pun mereka tidak ada peran penting dalam hidupku dan lebih banyak berperan penting dalam hidupku hanya kakek nenek."
"Mereka bukan siapaku lagi."
Wandi berpikir bagaimana caranya membuat keduanya orangtuanya menyesal telah meninggalkan dirinya dan pada waktu malam tersebut di tengah suntuk dirinya pergi berjalan-berjalan jalan kaki di komplek perumahannya yang asri ketika dirinya sedang memandangi sesuatu dirinya berhenti
Disebuah bangku yang biasa menjadi tempat duduk ditengah taman lalu melihat seorang gadis muda yang masih berumur 19 tahun sedang meminum bir dan merokok kemudian gadis tersebut duduk di rumput sambil memandangi danau yang dekat taman tersebut dan terus menghisap rokoknya.
Lalu wandi terus menatapi gadis tersebut
__ADS_1
Dan masih berpikir mengapa ada anak gadis jam satu malam duduk ditepi danau sambil memandangi danau tersebut dan sambil merokok.
"Siapa dia."Gumam wandi dalam hati.
"Apa dia hantu."
"Tapi kalau dia hantu,masa hantu bisa minum bir sambil merokok."Ucap wandi dalam hati.
Dirinya pun bersembunyi dibalik pohon untuk melihat lebih jelas wajah tersebut mana tahu wandi mengenalnya namun ketika memperhatikan lebih jelas ternyata dirinya tidak mengenal wanita itu.
"Apa dia anak komplek disini."
"Mengapa dia malam-malam kesini apakah dirinya frustasi dalam menjalankan hidup."
"Mungkin saja lagi frustasi."
Wandi terus mengamati gadis tersebut gadis tersebut terlihat mungil,cantik,manis,imut.
"Cantik juga gadis itu."
"Tapi mengapa gue tampak kasihan pada dia
Tapi beban hidup gue masih banyak,,,udah mikirin beban hidup orang lain saja."
Wandi pun terus mengamati gadis itu namun tiba-tiba gadis itu menangis tersedu-sedu ditengah kesendiriannya dalam tepi danau tersebut seakan banyaknya persoalan hidup dan masalah menerpanya.
Apa gadis tersebut menangis beneran.
"Pasti dia menangis beneran."Ucap wandi dalam hati.
Wandi berpikir berani sekali gadis malam-malam datang kesini duduk sendirian lagi di tepi danau lalu wandi pun nyamperin Gadis tersebut dan memegang bahu belakang wanita tersebut.
Betapa terkejutnya gadis yang bernama
Angel tersebut dan berpikir bahwa wandi adalah hantu yang datang untuk menganggu.
"Hantu,hantu,hantu."Kata gadis bernama angel tersebut ketika dirinya sedang menangis.
"Aku bukan hantu."Ucap wandi lalu memperkenalkan diri dan mengulurkan tangannya pada perempuan tersebut untuk berkenalan.
"Apa kamu manusia???"Tanya angel sambil memperhatikan wujud wandi dari atas sampai bawah.
"Apa aku terlihat seperti hantu dan menyeramkan."Tanya wandi pada angel.
"Oh begitu iya."Ucap angel pada wandi.
"Perkenalkan namaku wandi,kamu siapa???"
Ucap wandi pada angel.
__ADS_1
"Perkenalkan namaku angel."Angel pun mengulurkan tangannya pada angel lalu melihat wandi lumayan ganteng juga,kharisma wandi begitu mempesona.
"Oh ngomong-ngomong kamu jam satu malam mengapa disini."Ucap wandi pada angel lalu mempertanyakan pada angel mengapa dirinya menangis di tepi danau sudah larut malam begini.
"Kamu mengapa menangis."Ucap wandi pada angel dan melihat mata angel merah.
"Aku sedang pingin saja kesini sambil meluangkan semua kesedihan aku di tepi danau ini."Kata Angel yang sudah pusing akan permasalahan keluarganya.
"Masalah apa???"Tanya wandi.
"Kalau sebelum cerita apa kita mengobrol duduk saja."Ucap angel untuk mempersilahkan wandi duduk.
Wandi pun duduk lalu melempar rumput-rumput ke danau tersebut.
"Menyenangkan juga duduk di tepi pantai ini."
Ucap wandi pada angel.
Lalu angel menatap wandi dengan penuh kesedihan lalu angel pun bingung mengapa ada pria tengah malam masih jalan santai jam segini.
"Oh iya,ngomong-ngomong kamu mengapa
Keluar jam segini apa kamu tidak dicari sama keluarga kamu nanti."
"Sudah jam berapa ini."Ucap angel pada wandi sambil menunjukan jam di tangannya.
"Aku sedang suntuk,makanya aku keliling sekitar komplek ini tadi aku pikir kamu ini setan,karena aku tidak melihat jelas sosok kamu tadi."Ucap wandi pada angel.
"Aku dirumah kesepian orangtuaku sudah lama bercerai sedangkan aku ditinggal dengan nenek kakekku,sedangkan kakek nenek ku sedang berobat sekaligus liburan keluar negeri."Kata wandi sambil menceritakan isi hatinya dan kegundahan kamu selama ini.
Angel yang mendengar itu menjadi bingung mengapa mereka di pertemukan dalam masalah yang sama dan sama-sama terlahir sebagai anak broken home.
"Mengapa kita dilahirkan sama."Ucap angel pada wandi.
"Maksudnya???"Kata wandi pada angel.
"Kita mempunyai permasalahan yang sama,
Sama-sama terlahir sebagai anak broken home."Jawab angel pada wandi.
"Kamu anak broken home juga."Sahut wandi sambil memandang angel yang sedang nangis.
"Mengapa kamu menangis???"
"Tadi mamaku di hajar sama papaku,
Papa itu orangnya tempramen sedangkan mama orangnya tidak mau ngalah dan egois jadi sering berlawanan orangtuaku."Ucap Angel menceritakan semua kesedihannya.
"Setiap malam mamaku selalu dihajar papaku,dari kami kecil hingga besar sampai trauma mendalam bagiku dan papa mama juga punya selingkuhan diluar hingga kami jarang di urus di rumah dan lebih banyak diperhatikan oleh pembantu kami."Curhat angel pada wandi.
__ADS_1