
Andre pun main ke rumah Wandi dan betapa Terkejutnya andre melihat suasana sangat hening namun hanya ada beberapa asisten Rumah tangga yang bekerja di sana.
"Kok Sepi banget bro???."Ucap andre pada wandi.
"Maklum bro gue tinggal cuman bertiga,
Kakek,nenek dan gue jadi kalau mereka pergi suasana rumah menjadi hening."Ucap wandi Pada andre.
"Ibu bapak lo mama."Tanya andre.
"Ibu gue sudah menikah lagi dan ayah gue sudah menikah lagi jadi gue itu cuman dititipin sama kakek nenek gue."Jawab wandi Pada andre.
"Kita sama ia bro cuman orangtua gue masih bersama namun kita sama kurang kasih sayang orangtua."Kata andre sambil menepuk Bahu temannya tersebut lalu duduk di sofa milik wandi.
"Empuk banget sofa lo bro."Kata andre sambil bercanda.
"Bro lo ngejek banget sih."
"Lebih enak mana sofa di rumah bro atau ditempat gue."Ucap wandi pada andre.
"Di sofa lo lah."
"Dasar kamu ia bro."Ucap wandi pada andre.
Andre pun masuk ke kamar andre kamar yang mewah dan estetik tersebut juga sangat berantakan.
"Astaga kamar kamu ini bro berantakan banget sih."Ucap andre pada wandi.
"Hehehe biasalah masih anak baru gede tidak Bisa beres-beres dan tahunya hanya bisa berantakan saja."ucap wandi terbahak-bahak.
"Astaga kamu ini,bisa kelelahan si mbak yang Bersihkan rumah kamu ini,semua berantakan selimut tidak dilipat,
baju-baju digantung,tidak dilipat,
bantal berserakan dan buku-buku berantakan bro,kasihan asisten rumah tangga yang Membersihkan kamar lo."
Kata Andre sambil mengambil bantal yang jatuh dan merapikan buku-buku wandi.
Saat merapikan lemari serta sela-sela koleksi Parfum wandi,betapa terkejutnya dirinya melihat ada 20 bungkus stok rokok dan beberapa minuman bir dan andre terkejut betapa banyaknya rokok tersebut.
"Apa anak ini bisa menghabiskan sebanyak ini Rokok dan minuman ini."Gumam andre dalam hati lalu andre memanggil wandi.
"Wandi,wandi,wandi!!!."Panggil andre memanggil wandi.
"Apa andre."Tanya wandi pada andre.
__ADS_1
"Begini andre gue menemukan banyak banget Rokok dan bir lo tadi apa ini Punya lo bro."Tanya andre pada wandi.
Wandi hanya tersenyum serta tertawa melihat andre heran dan terengah-engah melihat wandi yang sudah perokok berat dan susah untuk mengubah kebiasaan wandi lagi.
"Maklum bro gue ini sudah perokok berat untuk mengubah gue menjadi perokok itu susah banget bro."Ucap wandi pada sahabatnya itu.
"Jadi selama kita berteman,jangan heran lagi dengan kelakuan gue dan seperti ini lah hidup gue sesungguhnya semua berubah ketika orangtua bercerai."Jawab andi.
"Sejak orangtua lo cerai,,,kamu menjadi tidak waras begitu."Canda andre pada waktu itu.
Lalu wandi menepuk bahu andre.
"Ia begitulah kira-kira bro."Ucap wandi sambil tersenyum.
"Gue dalam hidup ini,tidak peduli lagi akan hidup gue seperti apa kedepannya."Wandi berkata sambil curhat pada sahabatnya tersebut.
Lalu andre mengambil rokok wandi satu bungkus lalu menghisapnya.
"Gue ambil satu bungkus iya."Kata andre.
"Ambil saja bro gue tidak larang mau kamu ambil semuanya juga tidak apa-apa."
"Jangan nanti habis."Ucap andre sambil tertawa.
"Keturunan konglomerat ini."Ucap wandi
"Iya,gue baru menyadari itu."Kata andre sambil tertawa.
Lalu andre menghisap rokok tersebut dan rasanya sangat nikmat di balik lantai 2 sambil memandangi di sekeliling banyak rumah warga dan mereka pun menghirup udara segar dibalik balkon lantai dua.
"Balkon rumah orangtua lo mewah juga,pasti
Batu-batu granit sma batu alam ini mahal."
Ucap wandi sambil memperhatikan batu-batu
Yang melekat pada sisi bangunan beton dekat balkon.
"Balkonnya juga tertata rapi seperti ini."
"Biasa saja bro,ini harta orangtua gue kalau
Ini harta gue baru gue bisa senang karena hasil dari keringat gue sendiri."Kata andre
Yang tidak ingin meninggikan diri di hadapan siapa pun.
__ADS_1
"Iya lo bro anak orang kaya!!!"Jawab wandi padanya.
"Terus lo tidak anak orang kaya,kakek dan nenek lo kan pemilik tambang batu bara dan nikel juga."Jawab andre pada wandi.
"Tidak gue anak dari biasa saja."
"Itu bukan harta gue juga."Kata wandi pada sahabatnya tersebut.
"Tapi loh menikmatinya kan karena suatu saat kakek dan nenek lo akan menyerah semua pada kamu,karena anak dari istri kedua bapak lo tidak mendapat restu dari kakek nenek lo
dan tidak akan mendapat warisan apa pun."
Kata andre padanya.
Kakek nenek wandi bercerita bahwa suatu saat harta warisan itu akan jatuh pada wandi,
Karena wandi lah cucu yang diakui oleh mereka dan tidak menganggap cucu yang lain dari istri simpanan anaknya.
Nenek wandi sangat menyayangi wandi
Dan memberikan kasih sayang yang berlimpah pada cucu pertamanya tersebut dan apa pun yang menjadi keinginan wandi selalu di turutin oleh kakek neneknya tersebut.
"Pernah nenek gue di panggil ke sekolah karena ulah gue,waktu itu gue bolos sekolah dan di wali kelas dipanggil,akhirnya nenek gue datang sendiri dan geleng-geleng akan ulah gue."Kata wandi bercerita tentang cinta dan tulusnya nenek tersebut merawatnya.
"Terus nenek loh tidak pernah nanya bagaimana di sekolah dan bagaimana besar
Kamu mau jadi apa???"Tanya andre pada wandi ingin mengetahui apakah wandi di kekang juga oleh kakek dan neneknya.
"Kakek gue selalu bilang,apapun cita-cita gue
Mereka tidak berhak melarangnya dan tidak
Berhak untuk ikut campur,selagi cita-cita gue baik kelak,mereka hanya bisa suport dan mendoakan gue."Jawab wandi.
"Lo bersyukur punya kakek dan nenek penyayang sedangkan gue punya orangtua tidak menyayangi gue dengan tulus dan selalu nanya gue juara berapa dan prestasi apa yang gue ukir dan bisa banggakan dari anaknya ini."Ucap andre sedih menceritakan kehidupannya yang macam anak tiri
" Sudahlah jalani dan tetap berusaha."Wandi
Memegang tangan andre dan memberikan suport yang mendalam bagi andre.
"Kalau kata orangtua kamu bro,tidak sesuai dengan apa kemauan kamu lawan selagi jalan yang kamu ambil baik,namun jika kemauan mereka bisa membuat kamu lebih maju dan ikuti."Ucap wandi mengelus punggung sahabatnya tersebut.
"Kalau sekarang ini sebagai anak,kalau kamu
Di tuntut semakin dewasa turutin saja selagi Orangtua kamu tidak pernah ribut didalam rumah tangganya dan mereka bekerja tidak ada waktu mungkin karena kalian berdua menjadi alasannya untuk bekerja terus agar kalian berdua kelak bersama kakak kamu menjadi orang yang mempunyai masa depan."
__ADS_1