
Kayla pulang namun papa nya tidak mengetahui kepulangan putri kesayangannya tersebut, sopir pribadi nya sudah memberitahu pada pak Deon bahwa putrinya pulang dari luar negeri.
Deon tahu anak nya tidak menemui Papanya dalam hati kayla masih ada perasaan kecewa dengan sosok papanya tersebut, dalam hati Deon sebenarnya menangis keluarga yang sudah bina berapa tahun bersama istri menjadi renggang.
"Pak, putri bapak kayla sudah pulang,kini dia sudah berada di rumah sakit untuk menemui Ibu." Ucap Andri memberi tahu kepada Deon.
"Kamu tahu dari mana??" Tanya Deon pada sopir nya tersebut.
"Semalam Nona pulang, satpam langsung memberitahu bahwa ibu sedang sakit akhirnya Nona menemui Ibu kerumah sakit."Ucap Andri menjelaskan kepada Deon.
Dalam hati Deon ingin menangis bahwa kini dirinya sudah kehilangan banyak waktu bersama anak-anaknya, bahkan sama sekali pun mereka tidak pernah datang untuk sekedar mengobrol di rumah baru menjadi tempat Deon tinggal.
"Mungkin hati anak-anak masih kecewa,tetapi inilah konsekuensi yang harus aku terima dan aku tidak tahu bahwa semua akan terjadi seperti ini."Ucap Deon menggenggam erat kedua tangan nya.
Jam 10 pagi waktu nya Deon untuk menemui istri-istri muda nya untuk menyelesai semua masalah dengan istri muda nya. Pertama kali Deon mendatangi rumah istri muda nya Ziva,di berikan fasilitas mobil,rumah dan biaya anak terjamin untuk seterusnya.
Namun kali ini Deon meminta pada Andri sopirnya untuk diam saja, jangan pernah memberitahu rute perjalanan dirinya, takut ketahuan dengan anak-anaknya rumah istri muda nya Deon ingin menyembunyikan semua secara privasi.
"Andriiiiii, tolong bahwa saya ke jalan mekar ia nanti saya akan menemui seseorang di sana soalnya ada urusan bisnis, seandainya nanti anak-anak tanya??? Tentang perjalanan rute saya hari ini, tolong kamu jawab saya cuman di kantor saja!!" ujar Deon kepada sopir pribadinya untuk menjaga rahasia di antara mereka.
"Siapppp Pak, saya akan menjalan kan semua perintah dari Bapak." Jawab Andri siap menjalankan perintah itu.
Namun dalam benak Andri merasa heran saja, kini bos nya kembali berbohong pada hal Andri tahu bahwa ibu sedang berada di rumah sakit.
"Andriiiii, sampai sini saja saya turun,tapi saya mohon pada kamu jangan beritahu siapa pun saya kesini!!! mengerti kamu!" Ucap Deon mengancam Andre.
Andri merasa kasihan pada Nyonya nya tersebut dan merasa kasihan juga pada Andre serta Kayla, kini mereka sudah kehilangan sosok Papa dalam hidup mereka.
__ADS_1
Bahkan kini kedua anak pak Deon seperti kehilangan arah, bahkan rumah tersebut jarang di tempati karena Mama Andre lebih banyak keluar masuk rumah sakit.
Bahkan Andre jarang masuk kampus karena perbuatan Papa nya tersebut, Andre harus merawat Mama nya di rumah sakit, bahkan Anak ini lah yang menjadi harapan bagi Mama Nadia.
Kayla dan Andre di ruang tunggu mereka saling menguatkan, bahkan selama ini mereka jarang saling berbicara lama seperti ini,bahkan mereka saling memberi semangat satu sama lain.
"Dek, kamu pergi kampus lah biar Kakak yang di sini, menjaga Mama dek!!" Ucap Kayla menyuruh adiknya untuk pergi ke kampus.
"Tapi kakkkkkkkk."
"Sudahlah dek, pergilah sekarang kamu sudah berapa lama tidak masuk kampus, selama ini kamu lah yang banyak menjaga Mama."Jawab Kayla pada adiknya tersebut.
"Kakak, aku ingin melihat Mama sadar!!Jawab Andre sambil menangis di pelukan kakaknya tersebut.
Biasanya mereka tidak pernah sehangat ini dalam hubungan kakak dan adik, biasa nya mereka berdua sama-sama dingin serta cuek.
Namun berkat perselingkuhan ini ada hikmah yang bisa di ambil, hubungan kakak beradik ini kembali akur dan terlihat akrab sekali kini baru lah terasa, bahwa hubungan Kakak adik akan terasa akur bila ada sesuatu dalam keluarga tersebut.
"Adik kamu gak ada tugas?" Tanya Kakaknya tersebut.
"Ada kak, tapi ada teman wanita Andre yang mengerjakan!" Kata Andre seakan mengenalkan Nadia pada Andre.
"Hmmmm ada pacar sekarang!! Siapa dek boleh kakak kenalan dengan perempuan itu???Tanya Kayla kepada adiknya.
Andre masih malu-malu menyembunyikan Kayla dari kakak nya tersebut, namun suatu saat nanti pasti akan di perkenalkan pada adiknya karena Andre dan Nadia belum jadian masih tahap pendekatan.
"Hmmmmm, masih teman sih Kak!! Tapi aku mengagumi wanita itu," ujar Andre pada Kayla.
__ADS_1
Wandi dan Kevin sudah lama tidak jumpa dengan Andre. Kini mereka mempertanyakan mengapa Andre mengambil libur panjang hampir satu minggu, namun mereka tahu siapa yang mengerjakan tugas Andre?? Walau tidak masuk kampus.
"Vin...Akhir-akhir ini luh heran gak??? Dengan sikap Andre dia itu gimana ia!! Sering banget ngambil libur panjang, apa masalah di rumah iya?" Tanya Wandi dalam-dalam.
"Gue juga Vin merasa kayak nya Andre itu sedang ada masalah, apa kita bertamu saja kerumah nya," jawab Kevin merasa aneh dan ada kejanggalan pada sahabatnya tersebut.
"Ide bagus sih Vin, apa kita tanya Nadia saja?
Mana tahu dia tahu!" Kata Wandi kepada Kevin ingin mencari tahu.
"Jangan kita datangi saja kerumah!" Kata Kevin.
Saat mereka ngumpul Wandi dan Kevin tiba-tiba di kejutkan dengan kehadiran pria yang mereka kenal di restoran tersebut, sosok itu seperti mereka kenal ternyata Papa Andre,sedang bersama perempuan dan 2 orang anak.
Restoran tempat makan Pak Deon bersama perempuan muda, ternyata restoran milik kedua orangtua Kevin, mereka sangat syok melihat itu.
"Vinnnnnnnnnnnnn, sini luh lihat dulu yang di depan meja itu siapa?" Ucap Wandi sambil melambai-lambai tangan nya pada Kevin.
Kevin belum menoleh kearah meja tersebut masih sibuk dengan piring-piring kotor yang baru siap di bereskan oleh Kevin.
"Vinnnnnnnnnn, sini dulu hentikan dulu kerjaan nya ini info penting loh." Bisik Wandi ke telinga Kevin.
Wandi menunjukan ke arah meja no 15 tersebut, mereka mengenal orang tersebut adalah Papa Andre, keduanya menjadi syok dalam hati, mengapa Papa Andre bersama perempuan yang bukan Mama nya.
"Luh lihat itu siapa?? Itu sepertinya Papa Andre!" Ucap Wandi.
"Bukan seperti nya lagi, memang itu Papa Andre lagi, tetapi mengapa tidak bersama Mama nya Andre, itu jadinya perempuan siapa???" Tanya Kevin mempertanyakan sosok wanita itu.
__ADS_1
"Gue juga tidak kenal dengan wanita itu??Apa kita labrak saja mereka." Jawab Wandi ingin melabrak Papa Andre namun Kevin langsung menghadangnya.
"Jangan, jangan gegabah kita dengarkan saja pembicaraan nya melalui cctv, kan cctv ini memakai suara." Ucap Kevin.