
Saat dalam ruangan kampus sebelumnya
Kevin menemui nadia yang lagi berada dalam taman kampus.
"Nad lo sibuk tidak???"Tanya kevin pada nadia.
"Tidak,mengapa??"Jawab nadia dengan cuek
Dan masih fokus dengan membaca buku novel.
Kevin ingin mengajak nadia ke pertandingan,
Karena andre hendak bertanding bulu tangkis
Dalam permainan tunggal.
"Nad,andre besok ada pertandingan bulu tangkis di perumahan,untuk memperingati
Hari ulang tahun perumahan di komplek kita."
Ucap kevin pada nadia untuk menyakinkan sahabatnya tersebut mensupport andre.
Lalu nadia menjawabnya:
"Terus,urusan ke gue apa??"Jawab nadia dan Tidak peduli ketika kevin menyebut nama andre.
"Salah apa sih Andre sama kamu,sampai kamu tidak peduli begitu pada andre."Kata
Kevin pada nadia.
Nadia masih marah dengan kejadian minggu lalu,dimana andre dan nadia bertemu,tanpa sengaja mendatangi meja nadia dan membuat keributan di meja nadia.
"Gue belum bisa maafin dia atas kejadian
Di cafe kemarin,kalau dia tahu aku dan dia
Tanpa sengaja bertemu di cafe tersebut,
Setidaknya jangan datang ke meja gue dan membuat keributan sama cowok gue."Nadia
Masih mengingat kesalahan andre.
Melihat pernyataan nadia dan kevin menjadi
Kasihan pada sosok cewek polos dan pintar tersebut.
"Jadi kamu tetap memilih reno."Sambung kevin ketika nadia berbicara tentang cowoknya reno.
Nadia langsung menatap tajam mata kevin
Dan tidak menyangka bahwa kevin akan berkata seperti itu.
"Maksud kamu apan,kamu mau menjelekan kevin padaku!!."Ucap nadia pada kevin yang sudah salah ngomong terhadap sahabatnya tersebut.
"Jadi maksud kamu apa,dengar kamu kevin,
Sampai kapan pun saya sebagai cewek dari reno akan percaya cowok gue seratus persen,
Apalagi reno orangnya baik dan tidak pernah
Macam-macam."Nadia memberikan pernyataan dan tidak suka kekasihnya reno
Di jelekkan oleh siapa pun termasuk temannya sendiri.
__ADS_1
"Santai,rileks nadia,tidak usah ngegas seperti itu."Ucap kevin pada nadia dan suara nadia mulai keras dan nadia pun berdiri.
"Kamu ngomongnya seperti itu,seperti memberi kesan buruk terhadap reno,
Asal kamu tahu,kamu itu sahabatku,jadi tolong suport hubungan kami."Kata nadia
Pada kevin dan nadia tidak ingin karena reno
Mereka selaku teman berantam.
"Maaf nadia,gue cuman nanya lo percaya atau tidak sama reno dan jawab saja gampang kok!!!."Kevin menenangkan nadia yang mulai naik pitam tersebut.
Nadia mulai kesal.
"Terus kamu membela teman kamu,siapa itu
Namanya cowok sialan itu,ooo oh aku baru ingat namanya andre."Nadia memberikan tepuk tangan pada kevin karena telah membela andre.
"Atau jangan-jangan karena kalian sudah besti sama andre,kamu dan kompolotan kamu itu berusaha menjauhiku."Nadia memberi tepuk tangan lagi.
Kevin berusaha menenangkan nadia yang sudah mulai marah tersebut karena lebih membela andre.
Kevin tahu betul tentang kekasih nadia,
Reno adalah seorang pria playboy yang mempunyai banyak selingkuhan.
"Maaf nadia semoga saja kamu dan andre sampai ke pelaminan dan semoga saja cuman setia sama kamu."Kevin menepuk
Pundak nadia.
"Maksud kamu apa vin,kamu tidak suka melihat reno iya,sehingga kamu berkata seperti itu pada aku,kamu tahu juga aku dan Reno sudah pacaran lama semenjak sekolah dulu,tetapi mengapa kamu berkata seperti itu Semoga saja reno setia,apa kamu tahu tentang reno lebih banyak???"Nadia mulai menangis ketika kekasihnya tersebut
Di ceritakan sama temannya sendiri.
Aku datang untuk mengundang kamu ikut
Menonton bulu tangkis ini atau tidak,Semoga Saja kamu bisa datang."Ucap kevin sambil Menepuk pundak nadia.
Nadia yang menangis karena pacarnya
Di jelekkan oleh temannya sendiri dan
Kevin pun keluar meninggalkan nadia.
Kevin berharap nadia bisa datang dalam acara lomba tersebut untuk menyaksikan
Andre,wandi dan kevin bertanding.
Sekilas balik dalam kejadian tersebut dan
Nadia pun berubah pikiran untuk hadir,
Dalam lomba tersebut untuk menonton
dan mensuport kevin selaku sahabatnya
Tapi tidak dengan andre.
Nadia pun datang ke acara tersebut dengan mengendarai mobil sendirian tanpa kekasihnya.
Nadia memakai baju warna pink dan celana hitam dan memakai topi warna hitam,
Lalu sampailah nadia ke gedung tempat perlombaan ulang tahun perumahan tersebut
__ADS_1
Lalu memarkir mobilnya di tempat parkir.
"Nad,nad,nad,lo datang juga."Panggil seseorang,saat nadia menutup mobilnya dan
Menengok ke arah orang yang memanggilnya.
"Kevin,Kamu sudah datang."Ucap nadia pada kevin.
Sebenarnya kevin mengajak nadia supaya sahabatnya lebih semangat lagi untuk bertanding,karena andre sejak lama sudah naksir berat pada nadia.
"Kamu kesini sama siapa,mana teman atau pacar kamu."Tanya kevin yang sangat tahu bahwa pacar nadia orangnya sangat posesif.
"Aku sendiri vin."Jawab nadia pada kevin.
"Mana pacar kamu??"Tanya kevin yang tidak melihat kehadiran reno.
Nadia terdiam dan agak engan ngomong karena nadia datang tanpa mengabari pacarnya.
"Pacar aku lagi sibuk,makanya aku pergi sendiri!!."Kata nadia.
"Apa pacar kamu sudah tahu bahwa kamu kesini untuk suport kami??."Tanya kevin pada nadia karena kevin tahu bahwa pacar nadia sangat posesif.
"Tidak,dia tidak tahu."Ucap nadia.
"Nad,nanti pacar kamu marah lagi,kabari dong
Kian karena gue tahu bahwa reno itu posesif."
Ucap kevin terkejut dan baru kali ini mengetahui bahwa nadia tidak memberi tahu kevin.
"Sudahlah tidak usah di pikirkan."Ucap Nadia
Untuk menghiraukan.
Lalu kevin mengajak nadia masuk dan sahabatnya lebih dahulu masuk ke dalam gedung tersebut.
Tampak wandi melihat nadia lalu memberi tahu kepada andre bahwa orang yang di idamkannya tersebut turut hadir juga.
"Andre,re,re lihat itu siapa!!"Wandi menunjukan ke arah nadia dan memberi tahu.
"Apa??"Tanya andre pada wandi.
Lalu wandi memutarkan wajah andre ke arah depan dan andre pun terkejut melihat sosok nadia ada.
"Nad,nad,nadia."Kata andre dan mulai salah tingkah karena dirinya tidak ada mengundang nadia untuk hadir.
"Siapa yang mengundang wan??"Andre bertanya pada wandi.
"Gue pun tidak tahu,itukan nadia barengan sama kevin,mungkin yang mengajaknya."
Kata wandi menatap kearah kevin dan nadia.
Kevin pun mengambil bangku dekat para sahabatnya tersebut dan mendatangi sahabatnya tersebut dan andre pun membuang muka dan rada-rada cuek.
Kevin yang melihat andre fokus melihat peserta lomba tanpa menoleh ke perempuan yang dia taksir menjadi tertawaan kevin dan wandi.
"Andre mengapa diam saja,lihat dong nadia,
Sudah ikut datang untuk mensupport kamu sobat."Kata kevin berbisik lalu tertawa.
Nadia yang mendengar bisikan tersebut langsung menepis pembicaraan tersebut.
"Gue di sini karena di undang kevin."Ucap
__ADS_1
Nadia pada mereka semua.