Pacarku Suport Sistem Terbaik

Pacarku Suport Sistem Terbaik
Sabar


__ADS_3

Wandi dan Kevin mencoba untuk memberikan arahan kepada sahabatnya tersebut, agar bisa masuk kampus lagi seperti dulu lagi.


Bahkan keceriaan dari sosok Andre pun tidak terlihat lagi, tampak suram bahkan tidak ada kebahagiaan dari diri Andre, yang dulu suka bertengkar dengan Papanya karena di kekang kini mencoba menjauh dari Papanya tersebut.


"Andre yang sabar ia, kamu pasti kuat menghadapi semua cobaan ini." Kata Kevin memegang bahu sahabat nya tersebut.


"Vin...Sebenarnya tidak sanggu dengan posisi gue sebagai anak sekarang." Jawab Andre tiba-tiba menangis.


Andre jarang sekali menangis di hadapan sahabatnya, namun kali ini Andre tidak bisa menahan tangisnya dihadapan semua sahabat nya tersebut bahkan nampak hancur tak berdaya.


"Andre, sudah dong jangan menangis begini kami kan ada sahabat kamu yang akan mendukung dalam setiap apa pun." Kata Wandi mengelus pundak sahabatnya tersebut.


Lalu Kevin mengambil air minum agar Andre bisa tenang sebentar, di taman rumah sakit mereka bertiga saling menguatkan serta mendengarkan keluhan dari Andre tersebut.


"Andre jangan menangis lagi." Mereka saling menguatkan.


Akhirnya mereka bertiga berpelukan lalu bercerita lagi, kali ini Kevin membuat kegaduhan dengan mengambil rumput terus di elus ke telinga wandi dari belakang, Wandi merasa kegatalan namun saat menggaruk telinga nya Wandi melihat Kevin.


"Si Kevin ini lasak banget buat darah tinggi saja." Kata Wandi marah-marah sama Kevin.


"Selow Bro, bukan begitu gue pingin menghibur Andre saja jangan marah saja." Kata Kevin untuk menghibur Andre.


" Kalau menghibur Andre bukan begini caranya Vin." Wandi pun berlari mengejar Wandi.


Andre pun tertawa melihat tingkah konyol para sahabatnya tersebut, bahkan kekonyolan mereka membuat terhibur sedikit hati Andre.


"Kejar terus Wandi jangan kasih kendor." Ucap Andre kepada Wandi.


"Hmm kawan bangsat ini!! Gue sudah menghibur dirinya namun gue di suruh kejar sama si Wandi!" Kata Kevin menggebrak pundak Andre dari belakang.


"Aduh sakit banget Vin." Jawab Andre merasa kesakitan.


Ketiga sahabat ini merasakan bahagia pada hari, mereka mencoba membujuk Andre supaya masuk kampus lagi karena Andre hendak berhenti Kampus.


"Andre luh masuk lagi iya ke kampus, jangan seperti anak kecil begini karena situasi sedang down nya berhenti." Kata Kevin membujuk sahabatnya tersebut.

__ADS_1


"Luh gak mau dekat-dekat sama Nadia lagi loh, coba luh dekati si Nadia kan itu perempuan lagi jomblo sudah putus dari Reno." Ujar Wandi mencari cara agar sahabatnya balik kampus lagi.


"Hmmm gue sudah malas belajar rasanya pingin bisnis saja langsung !" Jawab Andre ingin berbisnis saja.


Kini Jefri sedang malas dekat dengan perempuan, semenjak papa nya selingkuh namun hatinya tetap mencintai Nadia, namun untuk sementara waktu tidak untuk mengajak Nadia pacaran.


"Mengapa??" Sahut mereka berdua.


"Malas sudah pingin berbisnis saja." Jawab Andre.


"Tidak Andre....Luh itu harus sarjana dulu serta memahami tentang bisnis dulu kalau kamu langsung terjun ke dunia bisnis kamu pasti tidak bisa langsung!" Ujar Kevin menasehati sahabatnya tersebut.


"Gue bisa kok belajar dunia bisnis dengan mengikuti seminar tentang bisnis." Jawab Andre.


"Jangan begitu Andre, pasti kamu tidak kuat dengan sendirinya nanti lebih baik pelajarin dulu baru kamu terjun ke dunia bisnis." Kata Wandi menasehati sahabatnya tersebut.


"Tetapi gue gimana sudah malas belajar makanya gue malas kuliah lagi." Kata Andre.


"Lihat nih si Wandi semangat juga kampus karena si Angel sudah pindah unversitas ketempat kita." Sahut Kevin menertawai Wandi.


"Ia Vin, si Angel sudah satu universitas sama kita!" Ucap Andre ikut menertawai sahabatnya tersebut.


"Iya dong Andre makanya sahabat kita ini makin rajin ngerjain tugas." Sahut kevin.


"Bocor begini nih." Kata Wandi geram banget.


"Kalau sama Kevin memang harus kebal kan kuping Wandi." Ucap Andre tertawa terbahak-bahak.


Kevin adalah tipikal teman yang suka ceplos dan humoris, bahkan kalau tidak Kevin kalau ngumpul tidak bakal rame karena Kevin adalah orang yang suka melakukan aksi konyol.


Bahkan mereka cuman bertiga namun ramai saja terus dengan aksi kocak ketiganya tersebut, di taman rumah sakit pun mereka membeli minuman bersantai di sana.


Lalu Kevin membahas tentang Kakak Andre yang di temui tadi, pada saat menjenguk Mama Andre di rumah sakit tersebut, sahabatnya Kevin membahas tentang Kayla.


"Andre, Kakak luh cantik juga ia! Siapa nama kakak luh tuh?? Kalau tidak salah Kayla iya nama kakak tuh." Teringat Kevin.

__ADS_1


" Mengapa? Luh naksir dengan Kakak gue si Kayla." Jawab Andre kepada Kevin.


"Hmmm atau luh suka dengan Kakaknya si Andre?" Kata Wandi.


"Gue cuman bertanya, cuman kakaknya si Andre cantik juga." Memuji kecantikan kakak Andre.


"Siapa sih yang luh naksir?? Kinara yang pelayan restoran itu atau Kakak Andre?" Tanya Wandi mengada ngada.


"Jangan sok tahu deh!" Gue cuman memuji kecantikan kakak si Andre saja tidak lebih dari itu, kalau apa pun tidak mungkin suka karena Kakak Andre lebih tua dari gue." Kata Kevin kepada kedua sahabatnya tersebut.


"Tidak mungkin dari mana?? Bahkan banyak kok yang menikah usia perempuannya lebih tua dari pria!" Jawab Wandi sambil bercanda kepada sahabatnya tersebut.


"Sudah puas bercandanya sekarang." Kevin makin geram.


"Ya elah gitu saja marah Wandi !" Jawab Andre.


"Gimana tidak marah sama si Kevin gue kesal saja melihat nih bocah." Jawab Wandi.


"Kesal begini tapi tetap besti mu kan." Canda Kevin.


"Puas, tertawa lah sekarang sepuasnya kamu samaku." Ucap Wandi wajahnya memerah saking kesalnya.


"Santai Bro."


Mama Nadia atau Mama nya Andre berbicara kepada Kayla, mengenai perselingkuhan suaminya tersebut bahkan rasa bersalah yang begitu besar karena Mama Nadia tidak mengabari putrinya tersebut.


"Putriku, maafkan Mama tidak mengabari kamu bahwa mama sedang sakit serta di rawat di rumah sakit ini." Ujar Mama Nadia sambil memegang lembut tangan Kayla.


Kayla masih kuat memendam kesedihannya tersebut, atas kelakuan papanya tersebut bahkan dulu Kayla adalah anak kesayangan Papanya tersebut..


Kini Kayla tampak seperti orang kekurangan arah, bahkan si gadis pintar ini sering menyalahi diri sendiri atas perselingkuhan Papanya karena tidak bisa menjaga Mamanya dengan baik.


"Kayla memang marah maaaa, namun Kayla tidak marah sama Mama namun kepada papa marahnya." Ucap Kayla kepada Mama nya tersebut.


"Nak jangan menyalahi diri kamu sendiri bahwa tidak bagus, kamu harus semangat untuk menjalani hidup." Kata Mama Nadia yang sedang di infus di rumah sakit tersebut.

__ADS_1


"Baik Mama, aku akan kuat hanya demi Mama sekarang." Ujar Kayla.


__ADS_2