
Orangtua andre pulang ke indonesia untuk menjenguk anaknya yang sedang kuliah
Di luar negeri,karena pak deon sudah banyak Stay di luar untuk menjalankan bisnisnya tersebut.
Namun ketika pak deon dan buk nadia pulang,
Andre tidak bahagia melihat kedua orangtuanya balik untuk melihat dirinya tersebut.
"Mengapa papaku harus pulang,maunya stay
Di sana saja terus,aku bosan melihat Celotehnya."Gumamnya dalam hati malas melihat papanya.
Pak deon pun akan segera tiba di indonesia bersama mama nadia untuk menjumpai anaknya yang ada di indonesia tersebut.
Sesampai di rumah pak deon mencari putranya tersebut namun ketika putranya tersebut di panggil tidak menyahut pak deon.
Pak deon pun memanggil pak indra mencari tahu tentang keberadaan anaknya tersebut,
Karena ketika pak deon dan ibu nadya muncul anaknya tersebut tidak ada nampak sama sekali.
"Pak indra...Mana andre."Mencari andre namun tidak melihatnya sama sekali pak deon penasaran dengan keseharian anaknya tersebut selama di rumah tersebut.
Pak deon dan buk nadia sudah setengah tahun di singapura karena bisnisnya tersebut,
Kini baru ada waktu untuk menjenguk putranya tersebut.
Pak indra kebingungan mau menjawab karena biasanya pak deon datang kerumah tersebut pasti mengabari orang yang ada
Di rumah,namun untuk kali ini mereka datang Diam-diam untuk mencari tahu tentang apa yang terjadi di rumah tersebut.
"Pak indra kenapa bengong,mengapa tidak menjawab pertanyaan saya???."Pak deon
bingung lihat orang yang ada di rumah diam membisu.
"Hmmm andre..."
"Andre mana pak indra???."Tanya pak deon lagi.
"Andre lagi keluar bareng temanya ada kegiatan basket hari ini pak."Ucap pak indra
Sebenarnya andre pergi jalan-jalan sama kawannya bukan karena ada perlombaan basket,namun karena takut andre kena marah nanti,pak indra mencari alasan yang logika biar pak deon tidak marah padanya.
"Kegiatan dari kampus atau timnya??."Tanya
Pak deon lagi mencari tahu.
"Kegiatan tim pak,andre ada perlombaan Bareng timnya."Jawab pak indra pada pak deon.
"Baguslah biar ada yang di andalkan dari anak tersebut,biar berprestasi dirinya."Pak deon
Tersenyum melihat anaknya mulai mengisi waktu kosongnya dengan hal yang positif tersebut.
__ADS_1
"Kemarin saja nak andre juara satu lomba pertandingan bulu tangkis tunggal pak,pada
Waktu ada acara ulang tahun di komplek
Perumahan ini."Pak indra membanggakan
Anak pak deon tersebut supaya andre tidak
Di pandang sebelah mata oleh pak deon.
Ibu nadia yang mendengar bahwa anaknya juara satu tersebut mulai tersenyum serta bangga,anak laki-lakinya di tinggalkan selama 6 bulan mulai banyak perubahan pada diri andre.
"Anak itu menjadi positif vibes sekali Sekarang."Ibu nadia memuji serta bangga punya putra seperti andre.
"Kemarin juga andre menang dalam kegiatan
Peduli lingkungan buk."Pak indra memuji andre lagi.
"Biasa saja ma...tidak usah memuji anak Seperti itu."Sebenarnya pak deon bangga dalam hati mempunyai anak seperti andre,
Cuman pak deon lebih menyayangi kayla anak perempuan satu-satunya tersebut.
Kayla adalah anak kebanggaan pak deon
Kayla selalu membuat pak deon bangga karena prestasi,bahkan prestasi kayla sudah banyak mulai dari akademik mau pun non akademik.
Kayla juga merupakan lulusan cumlaude dari universitas ternama merupakan kampus yang sangat terkenal di luar negeri,serta untuk saat ini sedang menjalankan bisnis sang papa.
Bahkan ceo perusahaan asing pernah menyukai kayla,namun kayla masih menolaknya dengan alasan ingin melanjutkan pendidikan setingginya,mengembangkan karirnya serta ingin memperbanyak prestasi untuk saat ini.
Prestasi kayla sudah banyak yang
di menangkan oleh anak pak deon tersebut,
Piala penghargaan sudah banyak terpanjang
Di lemari hias rumah tersebut.
Setiap prestasi kayla selalu pak deon pajang di lemari hias yang kaca tembus pandang,
Supaya bisa terlihat oleh rekan kerja pak deon
Supaya bisa melihat anak pal deon tersebut ternyata mempunyai segudang prestasi.
Andre selalu cemburu pada kakaknya tersebut,jika kakaknya mempunyai banyak prestasi,karena andre tidak pernah
di banggakan oleh pak deon.
Ibu nadia adalah ibu yang paling dekat dengan andre,bahkan mendukung serta memberikan suport untuk anaknya tersebut
Supaya berprestasi.
__ADS_1
"Pa,jangan begitu dong sama anak,jangan kayla saja yang papa banggakan,bagi dong
Kasih sayang itu rata buat anak,biar tidak ada
Kecemburuan suatu saat nanti,lihat andre
Jarang mendapat pujian dari kita karena papa Selalu membanggakan kayla."Menasehati
Suaminya tersebut supaya membagi rata kasih sayangnya pada anaknya tersebut.
"Papa selalu bangga lihat prestasi andre,
Tapi papa tidak mau tunjukan bahwa papa Bangga pada andre supaya anak tersebut Mandiri."Ucap pak deon kelak supaya anaknya tersebut menjadi pewaris perusahaan yang bijak.
Pak deon sudah mengatur tentang warisan kelak perusaahan mana yang akan di bagi pada anaknya kayla dan andre secara rata untuk mengelolanya,jika pak deon suatu saat sudah tua tidak bekerja suatu saat nanti ingin anaknya yang mengambil alih semua tentang perusahaan tersebut.
"Jam berapa andre pulang nanti???."Tanya
Pak deon pada indra lagi.
"Kurang tahu saya pak,jam berapa biasa anak tersebut pulang,biasanya setiap ada pertandingan selalu pulang jam 5 sore,
Soalnya mereka makan dulu bareng kawan-kawannya."Ucap indra pada pak deon tersebut.
"Lama juga anak saya pulang."Pak deon
Membawa bingkisan untuk di berikan pada
Karyawan yang ada di rumah,sebagai oleh-oleh pulang dari singapura.
"Iya pak jam segitu biasa andre pulang."
"Tolong berikan oleh-oleh ini pada semua karyawan yang ada di rumah ini!!!Ingat indra Bagi rata semua karyawan."Pak deon menyerahkan bingkisan tersebut sekitar 10 bingkisan untuk semua karyawan ada di rumah tersebut.
Pak indra pun menyerahkan bingkisan tersebut pada seluruh karyawan,pak deon
Serta ibu nadia pun pergi untuk istrahat
Di kamar karena sudah kecapekan ingin istrahat.
Sesampai di kamar pak deon langsung rebahan dalam kamar tersebut,sudah lama kasur tersebut tidak di tempati mereka karen sudah lama mereka meninggalkan rumah tersebut hampir setengah tahun lamanya.
"Sudah lama ma...kita tidak menempati rumah Ini."Ucap pak deon pada ibu nadia tersebut.
"Sudah hampir setengah tahun kita pa...
Tidak menempati rumah ini,rindu juga dengan
Rumah kita ini."Mama nadia merindukan rumah tersebut karena selama ini lebih banyak tinggal di apartemen bersama suaminya tersebut.
Pak deon juga mempunyai bisnis perhotelan yang berkembang pesat tersebut.
__ADS_1