
Andre yang sedang ada acara sebagai anak futsal tersebut merayakan makan bersama Sesama para organisasi futsal di perumahan Tersebut.
Para pemain futsal tersebut merayakan makan bersama di sebuah cafe mewah dan terkenal dan tersaji kopi hasil olahan cafe
Tersebut dan dibuat sendiri oleh mereka.
Ketika mereka sedang menikmati makanan Tersebut,Andre melihat seorang wanita sebagai gadis primadonanya tersebut dan ternyata sosok nadia sedang bersama pria lain.
Hatinya mulai cemburu dan tak karuan mempertanyakan dalam hatinya siapa sosok pria tampan dan tampak berwibawa tersebut.
"Itukan nadia,sama siapa dia kesini,mengapa
Kami bisa jumpa dengan nadia."
"Aduh,kurang ajar benar kawan-kawan aku kevin dan wandi ini,bisa-bisa mereka menutupi bahwa nadia sudah punya pacar."
Gumamnya dalam hati dan bertanya-tanya.
"Siapa itu,mengapa aku bertanya-tanya Tentang dia jadinya."Ucapnya dalam hati.
Nadia yang selama ini di kenalnya sebagai gadis cantik dan berwibawa tersebut bisa juga mempunyai pacar.
"Bisa juga nadia itu mempunyai pacar."
Katanya dalam hati karena sudah cemburu.
Lalu dirinya mempertanyakan pada kevin melalui sebuah chat wa.
"Vin ini gue ada acara makan bersama,
Sama genk futsal gue,tapi gue jumpa nadia ini,untung nadia tidak lihat gue."
"Vin luh kok begitu sih,mengapa tidak bilang
Bahwa nadia itu sudah punya pacar."
"Dia bawa pacarnya,kami bisa pula jumpa tapi gak janjian tapi dia sedang makan berdua sama cowoknya kayaknya."
Kevin yang sedang bersama wandi tersebut
Bermain game lalu menghentikan gamenya
Dan menengok notifikasi dari andre.
"Si andre chat gue nih wandi,gue tengok dari notifikasi gue,mengapa dia chat gue???"
Tanya kevin pada wandi.
"Mana gue tahu,coba saja lu buka chat nya
Biar kita tahu mengapa si andre chat luh
Di WhatsApp."Kata wandi padanya.
"Bentar biar gue buka."Ucapnya pada wandi.
Lalu wandi membuka isi chat tersebut dan Tiba-tiba kevin tertawa melihat isi chat andre.
"Wandi coba lihat dulu."Lalu kevin mengasih hpnya pada wandi lalu dia lanjut tertawa.
"Kasihan banget anak ini."Ucap Wandi tertawa Melihat isi chat andre.
"Iya kasihan kali anak itu."Ucap kevin tidak kuat menahan tawanya dan memegang perutnya.
"Dasar sahabat kita itu,kalau sudah suka sama perempuan begitu!!!"Mereka pun
Lalu tertawa terbahak-bahak.
"Lucu dan lawak."
__ADS_1
"Sudah bro tidak usah balas nanti kita lanjutkan cerita lagi kalau jumpa sama andre."
Ucap Wandi.
"Biar mati kutu anak itu."Kata kevin sambil
Menyindir kawannya tersebut.
Andre melihat nadia namun nadia tidak melihatnya,nadia tetap asik mengobrol dengan pria itu.
"Waduh orang si kevin ini kemana sih,masa
Chat gue cuman di read saja."Gumamnya dalam hati.
"Awas saja kamu kevin,nanti aku datangi
Kamu sempat saja kamu tidak berkata jujur Padaku."Ucap andre dalam hati.
"Makin romantis saja orang itu."Kata andre dalam hati.
Anak geng futsal melihat andre melihat perempuan itu terus dan menjadi tanya besar, bagi mereka mengapa andre melihat ke meja
Paling sudut.
"Lu friend mengapa melihat ke meja paling sudut,apa wanita itu karena cantik luh lihat-lihat saja dari tadi."Kata andi padanya.
"Tidak,aku hanya ingin melihat saja."Ucapnya
Dalam hati sebenarnya cemburu.
Lalu dirinya menghampiri nadia dan
Nadia tidak menyangka andre datang menghampirinya pada hal mereka tidak janjian.
"Hy nadia,lagi kita ketemu lagi di sini."
Andre memberi salam pada nadia dan
"Mengapa kamu disini???"Tanya Nadia pada andre.
"Aku disini sedang makan bersama dengan
Teman-teman futsal aku."Andre menunjukan
Kawan-kawannya yang di meja nomor satu tersebut.
"Terus mengapa kamu menghampiri aku???"
"Salahkah aku menghampiri kamu di sini,
Kebetulan kita berjumpa tanpa di sengaja."
Kata Andre sambil tersenyum.
Pacar nadia menjadi cemburu ketika andre datang.
"Dia ini siapa???"Ucap pacar nadia padanya.
"Sayang perkenalkan dia ini teman aku."Ucap
Nadia pada andre.
"Teman kamu yang mana???"Pacar nadia mempertanyakan pertemanan mereka.
"Dia ini teman kampus aku!!!"Kata nadia padanya.
"Yakin cuman sebatas teman saja kita."Kata
Andre untuk memperkeruh suasana.
__ADS_1
Pacar nadia pun menjadi salah paham akan omongan andre.
"Maksud kamu apa bro."Lalu pacar nadia
Memegang pundak andre dan berdiri ketika andre berkata seperti itu.
Lalu andre menepis tangan pacar nadia yang memegang pundaknya tersebut.
"Santai saja bro,kami ini teman tidak lebih jadi jangan di anggap serius perkataan dari aku,
Iyakan nadia kita cuman temanan saja."
Andre tersenyum pada nadia.
"Sayang siapa kamu ini???"pacar nadia mulai
Salah paham dan bertanya sekali lagi.
"Sayang dia ini teman aku,jangan di anggap
Serius lah perkataan dia tadi."Nadia memegang tangan pacarnya agar pacarnya tidak mempersalahkan hal tersebut.
"Kalian ini yakin cuman temanan saja,
Aku tidak yakin dengan ucapan kalian ini dan aku meragukan omongan kalian ini cuman sebatas teman."
Lalu andre memotong pembicaraan.
"Santai saja kita bicara bro,jangan di lanjutkan lagi kalau kamu tidak yakin dengan pertemanan kita yang biasa saja."Ucap andre pada pacar nadia.
Lalu pacar nadia meninju andre dan
Andre pun terjatuh ke lantai dan dirinya merasa kesakitan atas tinjuan tersebut.
"Kamu berani menghajar aku."Lalu andre berdiri dan balik menghajar pacar nadia.
"Luh rasakan ini tinjuan dari gue,biar loh
Tahu bagaimana rasa sakitnya."Andre meninju
Pacar nadia.
"Andre udah,lagian kamu ngapain datang kesini,bikin rusuh kamu ini."Ucap nadia pada andre.
"Dia yang duluan meninju gue,masa gue
Harus tinggal diam begitu saja."Andre mengungkap isi hatinya bahwa baru kali ini ada orang yang berani meninjunya.
"Saya kasih tahu sama kamu,selama ini tidak ada yang berani meninju diriku selain kamu."
Kata andre pada pacar nadia.
Pacar nadia menjadi geram lalu balik menyerang dan meninju balik andre.
"Kamu rasakan ini,kamu rasakan ini."
Pacar nadia meninju andre.
"Dasar kamu apa-apaan berani meninju aku."
Andre meninju pacar nadia hingga babak belur dan andre lah yang menang akan perkelahian ini karena telah membuat pacar nadia berdarah.
Tinjuan andre mengenai hidung pacar nadia dan dirinya pun mengerang kesakitan.
"Sayang itu darah!!!"Nadia membalikkan wajahnya pada andre dengan wajah marah.
"Kamu lihat,Hidung dia menjadi berdarah
Sekarang apa kamu bisa bertanggung jawab dengan semua ini,Keterlaluan kamu ini."
__ADS_1
Ucap Nadia pada andre.
"Bukan aku yang salah,dia yang menyerang dan meninju aku terlebih dahulu."Ucap andre pada nadia.