
Wandi dan Angel pun saling menatap saat mereka berada dalam satu mobil tersebut.
namun mereka saling diam dan sebenarnya ingin memulai pembicaraan satu sama lain namun mereka masih salah tingkah.
Lalu di buka lah obrolan oleh Wandi,
Tentang kehidupan Angel apa saja.
"Angel luh tinggal sama siapa di rumah tadi??"Tanya Wandi sambil menyetir.
"Tinggal bareng orangtuaku."Jawab nya kepada Wandi.
"Orangtua kamu masih lengkap Angel??"
Tanya Wandi kepada Angel.
"Masih lengkap...Cuman kedua orangtuaku sudah cerai."Jawab Angel kepada Wandi.
"Maaf Angel.Gue tidak tahu bahwa orangtua kamu sudah cerai.Tidak bermaksud untuk menyinggung tentang perasaan kamu tadi."
Ucap Wandi meminta maaf karena sudah menyinggung tentang orangtua.
"Tidak Apa-apa kok.Lagian gue juga tidak mau sebenarnya tinggal di rumah itu kalau bukan di paksa Mama."Ucap Angel menyembunyikan semua yang ada dalam hati nya.
Wandi melihat Angel,saat di bahas tentang Orangtua langsung merasa tidak nyaman dengan pertanyaan itu dan Wandi menghentikan pembicaraan nya tentang Orangtua.Namun Angel tetap melanjutkan pembahasan tersebut mengenai anak broken home.
"Gue juga anak Broken Home kok Angel."
Ucap Wandi lagi karena mereka sama-sama anak dari broken home.
"Kamu anak broken home juga!!"Seru Angel.
"Iya...Makanya kita punya banyak kesamaan.
Namun beda nya kamu masih bisa bersama mereka,sedangkan aku sudah putus komunikasi dengan kedua orangtua aku."
Ucap Wandi merasa risih juga jika bercerita tentang Orangtua.
"Iya lengkap...Mama sudah menikah lagi dan Aku..."Angel belum menyelesaikan omongan nya.
"Aku mengapa Angel???"Tanya Wandi kepada Angel bertanya.
"Aku hampir menjadi korban pemerkosaan Ayah tiri aku."Jawab Angel merasa Risih untuk menceritakan itu semua.
"Ahh apa Angel!!"Seru Wandi kaget saat menyetir mobil.
"Iya...Tapi gak sampai karena gue bisa melarikan diri,namun Mama tidak tahu takut Mama lebih membela Ayah Tiriku ketimbang aku."Ucap Angel lalu menangis merasa sakit.
Lalu Wandi yang sedang menyetir itu mengelus rambut Angel dengan sedih.
__ADS_1
Selama ini gadis baik yang penuh dengan ceria itu ternyata punya luka di masa lalu.
"Angel...Loh sabar iya."Kata Wandi mengelus kepala Angel dan menenangkan Angel orang yang di suka nya tersebut.
"Terimakasih Wandi sudah menjadi teman curhat gue."Ucap Angel sambil menangis.
"Jadi gimana sekarang???Seandainya kamu ketemu Ayah tiri kamu,apa tidak takut sekarang ini melihat Ayah tiri kamu??"Ucap
Wandi penasaran.
"Gue sekarang.Jika seandainya Mama tidak ada di rumah.Aku mengunci pintu dan mengurung diri di kamar,jika nanti Mama
Sudah balik baru aku keluar untuk Makan bareng bersama Mama."Ucap Angel.
Ternyata sosok Angel yang begitu ceria itu.
Bisa hancur jiwa nya dari dalam,begitu lah menjadi korban perceraian.Serta menjadi anak broken home,sebenarnya Angel ingin tinggal dengan Ayah nya yang masih sendiri dan belum menikah.
Namun Mama nya melarang nya karena tidak Pantas.Mama nya tetap bersikukuh mempertahankan hak asuh,namun bagi seorang anak ayah adalah cinta pertama bagi mereka.
Saat bercerai pun Ayah Angel masih sering mendatangi Angel.Ayah Angel tidak mau menikah lagi karena bagi nya masih pingin memberikan kasih sayang lebih kepada Angel.Setidak nya Ayahnya datang untuk tidak menghancurkan psikis Angel namun datang untuk memperbaiki psikis Angel.
"Ayah kamu kemana Wandi???"Tanya Angel.
"Gue di rawat dari kecil sama nenek dan kakek.Namun aku tidak tahu Mama aku
Di mana sekarang,namun kalau sama Papa masih sering komunikasi,Namun begitu lah
"Sabar lah Wandi untuk kita berdua."Ucap Angel menenangkan.
"Bahkan baru-baru ini gue nemuin Ayah gue.
Jalan sama selingkuhan lagi saat sudah punya istri kedua.Gue tidak tahu berapa sekarang selingkuhan Papa!!"Ucap Wandi tahu bahwa sosok Papa nya punya banyak selingkuhan.
"Sabar iya Wandi...Tetap kuat dalam menjalani hidup."Ucap Angel memegang bahu Wandi.
"Bahkan saat gue di rawat sama Nenek pun.
Bahkan Mama gue sendiri pun tidak pernah datang untuk melihat gue,namun kini gue menganggap kedua nya seperti tidak ada dalam hidup gue...Yang membesarkan gue hanya sosok kakek nenek saja."Kata Wandi menjelaskan bahwa Nenek dan Kakek nya lah orang yang telah berperan dalam membesarkan dirinya.
"Gue juga jarang komunikasi sama Mama.
Kalau ada hal penting saja gue komunikasi sama Mama."Jawab Angel menangis mengingat semuanya.
"Maka nya gue sampai sekarang menjadi Play boy,namun untuk mencari calon istri harus baik."Ucap Wandi ingin nakal di umur sekarang.
Saat menikah nanti Wandi ingin menjadi sosok bapak yang baik untuk anak-anak.
Memberi sepenuhnya perhatian untuk Anak-anaknya.
__ADS_1
"Kamu menjadi Playboy mempermainkan hati perempuan.Namun kamu mau mendapat sosok calon istri yang baik,gimana cerita nya
Wandi!!"Seru Angel kepada Wandi.
"Iya sekarang masih tahap memilah.
Pria itu tahu kok seperti apa perempuan yang harus di jadikan calon istri."Ucap Wandi kepada Angel.
"Hmm aku hargai prinsip kamu."Ucap Angel kewalahan ngomong kepada wandi.
"Angel aku pingin mencari yang baik."Ucap
Angel kepada Wandi.
"Hmm perlunya kita sadar diri iya Wandi."
Ucap Angel sambil bercanda.
"Hmm."Jawab Wandi kepada Angel.
Mereka pun sampai ke tempat nongkrong.
Sebuah Cafe yang menjadi tempat janjian mereka tersebut,Angel memandang Cafe tersebut dan melihat apakah benar itu tempat yang di sarankan oleh Nadia.
"Wandi...Inikah tempat Cafe yang Nadia bilang itu."Ucap Angel sambil memandang ke Cafe tersebut.
"Kayak nya sih ini Angel."Jawab Wandi.
Mereka lalu masuk ke Cafe tersebut dan ternyata benar.Nadia,Kevin,Andre sudah menunggu terlebih dahulu di situ.
"Wah sudah ada yang menunggu Rupa nya."
Sapa Angel terhadap ketiga sahabat nya tersebut.
"Kalian berdua ini kemana sih,dari tadi di tunggu baru muncul."Ucap Nadia mengomel.
"Kesasar cari tempat ini tadi."Jawab Angel.
"Ya elah kok bisa kesasar Angel.Apakah menikmati jalan dengan Wandi."Ucap Nadia meledek sahabatnya tersebut.
Mereka menjadi sama-sama salah tingkah.
Baik Angel maupun Wandi ketika di ledek dan di gombal oleh sahabat mereka tersebut.
"Cie elah ada jantung yang lagi berdenyut kencang ini.Gimana jantung aman???"Ucap
Kevin meledek keduanya.
"Aman dong Vin.Secara berduaan dalam mobil pasti ada saja pembahasan kan."Ucap
__ADS_1
Andre sambil menyindir dengan senang.