Pacarku Suport Sistem Terbaik

Pacarku Suport Sistem Terbaik
Dinner


__ADS_3

Andre mulai terlihat akrab dengan Nadia, sebagai wujud terima kasihnya Andre ingin mengajak Nadia dinner karena telah merawat dan menjenguk Mamanya selama di rumah sakit.


"Nad nanti kita dinner berdua yuk." Ujar Andre menemui Nadia yang hendak pulang kerumah karena mata pelajaran kuliah sudah selesai.


"Dinner kemana kita?" Jawab Nadia ikut senang.


"Sebagai wujud terimakasih, aku hendak membawa kamu dinner." Ucap Andre.


"Baiklah mari kita dinner nanti malam, tetapi tolong jemput aku." Jawab Nadia kepada Andre.


"Baiklah aku akan jemput nanti malam." Ucap Andre senang juga akan menjemput Nadia kerumahnya.


Kini Andre dan Nadia sudah mulai terlihat dekat, semenjak Nadia putus dari mantan kekasihnya tersebut kini mereka hilang kontak bahkan sudah tidak ada komunikasi lagi dengan mantan kekasih.


Nadia ternyata salah mengenal Andre, sosok Andre merupakan orang yang care serta baik kepada siapa pun, bahkan dulu Nadia menerka bawah Andre ingin merusak hubungan Nadia dengan mantan.


Namun seiring berjalannya waktu, ketahuan lah bahwa mantan Nadia selingkuh darinya hingga membuat Nadia Down, bahkan sempat hendak frustasi karena saking cintanya dengan sosok mantan.


"Dulu aku sempat salah menilai kamu, bahwa kamu ingin merusak hubungan aku dengan mantan." Kata Nadia terus terang.


"Hehehe. segitu jahatnya kamu menerka aku Nadia." Jawab Andre sambil senyum.


"Kamu sih waktu itu suka buat kesal."


"Kesal tetapi kamu sayangkan." Ledek Andre kepada Nadia.


"Gimana ceritanya sayang?" Nadia pura-pura gengsi.


"Hmm gengsi amat cuman bilang sayang dan suka." Jawab Andre.


"Hi, kamu ini!" Jawab Nadia mencubit Andre.


Mereka pun saling main kejaran, sampai Nadia terjatuh karena Andre mengejar perempuan tersebut hingga terjatuh.


"Aduh. sakit banget! Aku jatuh seperti ini!" Kata Nadia mengerang kesakitan.


Andre langsung menolong Nadia karena kakinya sudah berdarah, mengambil perban dari mobilnya serta memapah Nadia masuk ke mobil karena sudah kesakitan.


"Gimana? Masih sakit kakinya Nad?" Tanya Andre memapah Nadia.


"Masih Andre, tadi terkena batu hingga buat kaki aku begini." Jawab Nadia.

__ADS_1


"Tidak sakit kan Nad?" Tanya Andre bercanda.


"Gak.Gak sakit kok malah enak banget sampai berdarah begini kaki gue." Sindir Nadia kepada Andre.


"Kamu ini! Kaki sudah sakit di bilang enak." Jawab Andre sambil ketawa juga.


Andre pun mengobati Nadia, mengantar Nadia pulang kerumahnya, selama dalam perjalanan mereka bercerita panjang lebar mengenai persoalan keluarga mereka bahkan Nadia bercerita tentang berasal dari keluarga harmonis dan orangtuanya tidak pernah sama sekali bertengkar.


Andre bercerita kepada Nadia dari dulu kurang mendapat kasih sayang dari orangtua nya, kedua orangtuanya sibuk dengan urusan bisnis bahkan selama ini terlihat romantis.


Namun keromantisan tersebut, ternyata hanya kebohongan belaka untuk menyimpan semua keburukan tentang Papanya yang selingkuh tersebut.


Bahkan mempunyai banyak Istri simpanan yang masih muda, bahkan sudah mempunyai anak dari selingkuhan tersebut hingga membuat Andre sampai sakit hati di khianati Mamanya sampai begitunya.


Begitu sakit ketika mengetahui semua, bahwa selingkuhan tersebut selalu datang kerumah hingga membuat Mamanya masuk rumah sakit, hingga Mamanya hampir mati mendengar kabar perselingkuhan Papanya tersebut.


Bahkan membuat Andre marah kepada diri sendiri, melihat semua tingkah laku bapaknya tersebut sangat membenci sekali dan tidak menganggap sama sekali sosok Papanya tersebut ada.


Andre kini tidak mau menganggap Papanya sebagai orangtuanya. ingin keduanya orangtuanya segera bercerai tidak ingin melihat pria itu ada di rumah lagi semakin menambah rasa sakit hati Andre.


"Nad, berarti kita sudah pacaran kan, berarti kalau begitu bisa dong gue panggil sayang sama kamu Nad," Kata Andre ingin memanggil Nadia dengan sebutan sayang.


"Mengapa kamu memanggilku dengan sebutan sayang?" Tanya Nadia.


"Baiklah gue akan terima di panggil dengan sebutan sayang." Jawab Nadia.


"Serius kamu mau di panggil sayang?" Kata Andre.


"Serius dong sayang! Gue mau di panggil dengan sebutan sayang!" Jawab Nadia tersebut.


"Hmm awas saja tidak mau di panggil sayang! Bisa-bisa gue marah sama kamu." Ucap Andre kepada Nadia.


Nadia merasa bangga bisa di perjuangkan oleh Andre, namun ada perasaan takut dari Andre bahwa Nadia akan mengikuti jejak Papanya menyelingkuhinya tersebut namun semua di tepis olehnya.


"Aku merasa bangga, bisa di perjuangkan oleh kamu." Kata Nadia kepada Andre.


"Serius."Ucap Andre.


"Serius banget sih." Jawab Nadia.


"Syaratnya juga kamu tidak boleh terlalu dekat dengan cowok! Kalau kamu dekat dengan cowok aku bisa posesif sama kamu." Ucap Andre tidak ingin Nadia dekat sama cowok.

__ADS_1


"Serius kamu! Mengapa sekarang menjadi posesif seperti ini." Jawab Nadia.


"Gimana gue tidak posesif, gue ini pacar kamu tentu gue posesif." Ucap Andre.


Akhirnya mereka dinner barang saling menggenggam tangan dan berdansa bersama mengikuti alunan musik mereka terlarut dalam sebuah kebahagiaan.


Nadia dan Andre tampak sama- sama bahagia, kebahagiaan tersebut semakin mereka rasakan dengan hubungan mereka yang di erat dengan kata pacaran.


"Hy kita pacaran." Sorai-sorai bahagia Andre.


"Hmm jangan seperti itu." Jawab Nadia menepuk punggung Andre.


"Nampak sekali kamu ikut bahagia juga." Kata Nadia kepada Andre.


"Gimana aku tidak bahagia, cewek yang aku cintai menerima ajakan aku untuk pacaran." Kata Andre kepada Nadia tersebut.


"Aku juga merasakan kebahagiaan seperti kamu rasakan sekarang." Jawab Nadia.


Mereka diam-diam ingin menyembunyikan hubungan ini dari Wandi dan Kevin, tidak ingin memberitahu Kevin dan Wandi bahwa mereka pacaran.


"Kita tidak perlu memberitahu Kevin dan Wandi bahwa kita sudah pacaran." Ucap Nadia kepada Andre tersebut.


"Hmm mengapa kita beritahu mereka dong! Biar mereka tahu bahwa kita sudah pacaran sekarang." Jawab Andre tidak sabar ingin memberitahu sahabatnya.


"Hmm terserah kamu saja deh, mau sayang beritahu mereka juga tidak apa-apa." Kata Nadia kepada Andre.


"Iya kita harus menyampaikan berita bahagia ini kepada mereka tentang hubungan kita ini." kata Andre.


Saat mereka sedang dinner bareng tiba-tiba ada panggilan berdering dari hp Andre ternyata mamanya menelponnya, Mama Andre menghubunginya untuk memberitahu bahwa Mamanya ingin makan nasi goreng.


Andre pun menuruti perkataan Mamanya tersebut, kepingin makan nasi goreng tersebut begitu sayangnya Andre kepada Mamanya tersebut.


"Baiklah Mama nanti Andre belikan." Kata Andre kepada Mamanya tersebut.


"Oke sayang."


"Hy Tante." Kata Nadia melalui panggilan telpon tersebut.


"Hy ada Nadia, hy sayang bagaimana kabar kamu?" Tanya Mama Andre kepada Nadia tersebut.


"Baik Tante, gimana kabar Tante di sana?" Tanya Nadia kepada Mama Andre.

__ADS_1


"Baik juga sayang, kabar Tante baik kok."Jawab Mama Andre tersebut.


__ADS_2